14 October 2018

5 Cara Menjaga Kapasitas Paru-Paru

Ini 5 Cara Menjaga Kapasitas Paru-Paru

Halodoc, Jakarta – Bernapas termasuk proses vital dalam hidup seseorang yang dijalankan oleh organ paru-paru. Sebab, paru-paru yang berfungsi kurang baik bisa menurunkan aliran oksigen ke seluruh tubuh dan berisiko menyebabkan penyakit paru-paru lainnya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kapasitas paru-paru, yakni kemampuan paru-paru dalam menampung udara ketika bernapas.

Penurunan dan peningkatan kapasitas paru-paru berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang. Ciri-ciri paru-paru sehat adalah kedua paru-paru mampu menampung udara sebanyak kurang lebih 6 liter. Namun, seiring dengan pertambahan umur, fungsi dan kapasitas paru-paru bisa mengalami penurunan setelah memasuki usia 35 tahun.

Hal ini dikarenakan semakin usia bertambah, otot diafragma semakin melemah. Elastisitas jaringan paru-paru yang membantu saluran udara terbuka juga cenderung berkurang. Hal ini bisa membuat saluran pernapasan menjadi lebih sempit dan pergerakan tulang rusuk yang menjadi lebih terbatas sehingga paru-paru kurang bisa mengembang secara maksimal.

Penyebab Penurunan dan Peningkatan Kapasitas Paru-paru

Penyebab penurunan kapasitas paru-paru meliputi kondisi efusi pleura, fibrosis paru idiopatik, kerusakan saraf pada otot pernapasan, pneumonia, pembengkakan paru, penurunan volume paru-paru setelah operasi paru, penyakit paru interstisial, dan skoliosis. Salah satu ciri paru-paru sehat, jaringan paru-paru bersifat fleksibel dan bisa mengembang dan mengempis dengan baik. Namun pada kondisi-kondisi medis yang disebutkan di atas, pengidap akan merasa lebih sulit menarik napas akibat jaringan paru-paru mengalami penurunan elastisitas, atau karena adanya masalah pada otot pernapasan sehingga membuat tubuh tidak mampu menarik napas dengan maksimal.

Kapasitas paru-paru juga bisa mengalami peningkatan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), asma, bronkiektasis, dan cystic fibrosis. Adanya kondisi tersebut menyebabkan udara yang bergerak ke luar lebih lambat dari biasanya dan terasa lebih sulit untuk dihembuskan saat bernapas. Selain itu, pengidap juga mengalami sesak napas saat menjalani aktivitas berat.

Cara Menjaga Kapasitas Paru-paru

Penurunan fungsi paru-paru menjadi bagian normal dari proses penuaan. Namun, ada cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kapasitas dan memperkuat paru-paru, yakni:

  1. Berhenti merokok, menghindari paparan asap rokok, dan polusi lingkungan.
  2. Meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dengan menggunakan alat penyaring udara dalam ruangan dan mengurangi polutan, seperti asap rokok, debu, jamur, dan wewangian buatan.
  3. Vaksinasi tepat waktu, seperti vaksin flu dan vaksin pneumonia. Hal ini bisa membantu mencegah kerusakan akibat infeksi paru-paru.
  4. Lakukan olahraga secara rutin. Kamu bisa melakukan berbagai latihan untuk memperkuat fungsi dan kapasitas paru-paru. Lakukanlah latihan teknik pernapasan dari mulut, latihan pernapasan otot diafragma, dan latihan peregangan tulang rusuk.
  5. Terapkan pola makan sehat dengan banyak asupan yang mengandung antioksidan.

Jika memiliki keluhan pada saluran pernapasan, kamu perlu berbicara pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa melakukan cek lab melalui layanan Lab Service di aplikasi Halodoc. Kamu hanya perlu memilih paket pemeriksaan darah, serta menentukan jadwal dan lokasi. Kemudian, petugas lab akan datang ke lokasi tujuan untuk melakukan pemeriksaan. Hasil lab bisa dilihat langsung pada aplikasi layanan kesehatan Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play.

Baca juga: