4 Hal yang Terjadi Jika Karang Gigi Tidak Dibersihkan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4-hal-yang-terjadi-jika-karang-gigi-enggak-dibersihkan-halodoc

Halodoc, Jakarta – Karang gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang kerap dialami oleh banyak orang. Hal ini tidak mengherankan, karena nyatanya memang masih ada banyak orang yang kurang perhatian terhadap kebersihan giginya. Akibatnya, bakteri dari sisa-sisa makanan yang masih menempel pada gigi akan membentuk plak yang kemudian mengeras dan menjadi karang gigi. 

Nah, karang gigi sebaiknya jangan dibiarkan saja. Sebab, ada berbagai macam penyakit yang bisa dipicu oleh karang gigi yang dibiarkan menumpuk. Yuk, ketahui dampak apa saja yang bisa terjadi bila karang gigi enggak dibersihkan di sini. 

Kenali Proses Terbentuknya Karang Gigi

Tahukah kamu, bila gigi tidak dibersihkan dengan baik, bakteri dari sisa-sisa makanan tidak akan hilang dan akan terus menempel pada gigi kamu. Lama-kelamaan bakteri tersebut akan semakin menumpuk dan membentuk plak gigi. Plak yang tidak dihilangkan akan mengeras, karena mengalami mineralisasi. Plak yang sudah mengeras tersebut tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi saja. Nah, plak yang sudah mengeras dan tidak dihilangkan ini bisa membentuk karang gigi yang disebut juga dengan dental calculus.

Baca juga: 5 Cara Hilangkan Plak Gigi

Penyebab Karang Gigi

Selain kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang kurang tepat dan kondisi air liur juga bisa menyebabkan timbulnya karang gigi. Kesalahan dalam menyikat gigi membuat bakteri sisa-sisa makanan mungkin saja masih menempel di gigi. Sedangkan pH air liur yang tinggi bisa mempercepat terbentuknya karang gigi. Inilah mengapa kecepatan timbulnya karang gigi pada tiap orang bisa berbeda-beda.

Susunan gigi yang tidak rapi atau berjejal juga bisa memicu timbulnya karang gigi, karena terdapat daerah yang sulit untuk dijangkau oleh sikat gigi. Mengunyah hanya pada satu sisi mulut saja, baik karena kebiasaan ataupun karena ada gigi yang berlubang juga bisa menyebabkan karang gigi. Hal ini terjadi karena daerah yang tidak digunakan mengunyah jadi kurang mendapatkan stimulus untuk menghasilkan produksi air liur.

Karang gigi yang sudah terbentuk tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikatnya saja, melainkan butuh bantuan seorang dokter gigi untuk membersihkannya. Tindakan membersihkan karang gigi disebut scaling, karena melibatkan alat khusus untuk memecah karang gigi hingga ke tempat yang sulit dijangkau, termasuk karang gigi yang berada di bawah gusi. Bila digunakan dengan benar oleh tenaga ahlinya, alat scaling cukup aman bagi permukaan gigi dan akarnya.

Baca juga: Ini Alasan Gigi Linu Saat Karang Gigi Dibersihkan

Dampak Karang Gigi yang Tidak Dibersihkan

Karang gigi yang enggak dibersihkan bisa menyebabkan masalah kesehatan tidak hanya pada rongga mulut saja, tapi juga kesehatan organ tubuh lainnya. Berikut ini dampak kesehatan yang bisa disebabkan oleh karang gigi:

1. Menjadi Tempat Bersarangnya Bakteri

Karang gigi bisa memberi efek yang serius pada kesehatan mulut, terutama bila muncul di atas garis gusi. Sebab, di sanalah tempat yang tepat bagi bakteri untuk bersarang, kemudian masuk ke dalam gusi dan merusaknya. Akibatnya, gusi akan mengalami iritasi dan peradangan.

2. Gingivitis atau Radang Gusi

Karang gigi yang dibiarkan menumpuk bisa memicu peradangan pada gusi yang disebut gingivitis atau radang gusi. Saat gingivitis sudah terjadi, tapi karang gigi tidak kunjung dibersihkan, maka kamu tinggal menunggu waktu saja sampai mengalami penyakit periodontitis. Penyakit ini berupa kantong nanah yang muncul di antara gusi dan gigi.

3. Membuat Gigi Menjadi Rapuh

Saat periodontitis terjadi, sistem pertahanan tubuh akan melakukan reaksi perlawanan terhadap bakteri yang ada di dalam kantong nanah gigi. Namun, di saat yang bersamaan, bakteri juga akan melepaskan zat pertahanan diri. Kondisi ini mengakibatkan tulang gigi dan jaringan di sekitarnya bisa mengalami kerusakan. Bila dibiarkan terus berlanjut, gigi akan mudah tanggal, atau mengalami penipisan tulang di mana gigi tertanam.

Baca juga: Sering Nyeri Saat Mengunyah Makanan, Hati-Hati Terkena Periodontitis

4. Memicu Penyakit Jantung dan Stroke

Masalah kesehatan gusi juga bisa memicu terjadinya penyakit jantung dan stroke. Hal ini diduga karena bakteri dan mikroorganisme yang terdapat dalam plak gigi bisa masuk ke dalam aliran darah dan menimbulkan peradangan. Akibatnya, pembuluh darah akan mengalami kerusakan atau penyumbatan. Bila aliran darah tersumbat, maka risiko mengalami penyakit jantung dan strok akan meningkat.

Mengingat ada banyak penyakit yang bisa disebabkan oleh karang gigi, kamu dianjurkan untuk rajin menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan cara yang tepat. Gunakan juga dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Lakukan juga pemeriksaan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

Untuk membeli perlengkapan perawatan gigi yang kamu perlukan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Enggak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal pesan lewat aplikasi Halodoc, dan pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.