25 March 2019

4 Olahraga untuk Mencegah Spondilosis Servikal

mencegah spondilosis servikal

Halodoc, Jakarta -  Pada saat seseorang mengalami penuaan, osteoartritis umum terjadi. Kondisi ini merupakan suatu kondisi yang menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, bengkak, dan kaku. Masalah pada sendi, seperti spondilosis servikal, akan membuat jaringan atau organ mengalami kerusakan, bahkan penurunan fungsi. Nah, jika kamu enggak mau kondisi tersebut terjadi, kamu bisa melakukan beberapa gerakan olahraga di bawah ini sebagai upaya pencegahan dari spondilosis servikal.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Leher Kaku Alias Spondilosis Servikal

Apa Itu Spondilosis Servikal?

Spondilosis servikal  merupakan kondisi ketika sendi dan tulang tidak bisa berfungsi dengan baik karena adanya penuaan. Gejala umum jika seseorang mengidap kondisi ini adalah rasa sakit dan kaku pada leher. Spondilosis servikal mempunyai rasa sakit kronis, walaupun tidak memengaruhi aktivitas harian pengidapnya. Sebagian besar kasus spondilosis servikal juga bisa sembuh tanpa perlu melakukan prosedur operasi.

Apa Gejala yang Muncul pada Pengidap Spondilosis Servikal?

Spondilosis servikal bisa saja dialami oleh seseorang tanpa menimbulkan gejala. Gejala yang tidak timbul bisa terjadi jika spondilosis servikal tidak menekan saraf tulang belakang.

Spondilosis servikal bisa mengakibatkan penyempitan pada saluran tulang belakang dan menekan saraf tulang belakang. Gejala yang akan muncul jika kondisi tersebut terjadi, yaitu rasa kaku pada leher, tidak bisa menahan rasa ingin buang air kecil dan buang air besar, kesulitan berjalan, susah untuk mengkoordinasikan gerakan, sakit leher yang akan diperparah ketika pengidap bersin atau batuk, serta nyeri yang menyebar pada daerah lengan, bahu, dan kepala. Gejala juga dapat berupa sensasi rasa kesemutan, kaku, serta kelemahan pada tangan, lengan, kaki, dan tungkai.

Apa Penyebab Seseorang Bisa Mengidap Spondilosis Servikal?

Spondilosis servikal akan terjadi dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia. Begitu pun dengan tulang leher dan jaringannya yang bisa mengalami aus. Selain beberapa hal di atas, spondilosis servikal bisa terjadi karena adanya faktor genetik, cedera leher, pekerjaan berat, sering menggerakkan leher, dan kebiasaan merokok.

Baca juga: 4 Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Spondilosis Servikal

Apa Saja Olahraga yang Cocok untuk Mencegah Spondilosis Servikal?

Bagi kamu yang ingin melakukan upaya pencegahan spondilosis servikal, kamu bisa melakukan beberapa gerakan olahraga, seperti:

  1. Yoga, yaitu aktivitas olah tubuh dan pikiran yang fokus pada kekuatan, fleksibilitas, dan pernapasan untuk meningkatkan kualitas mental dan fisik.

  2. Tai chi, yaitu salah satu seni bela diri kuno dari Cina yang dibentuk dari gerakan lembut dan keras. Gerakan pada tai chi direfleksikan dari gerakan hewan.

  3. Pilates, yaitu serangkaian latihan fisik yang berfungsi untuk memperbaiki dan menguatkan postur tubuh, dengan memfokuskan pada pengendalian otot inti postural.

  4. Melakukan gerakan seperti orang yang sedang bersepeda dengan alat elliptical trainer.

Jika kamu telah terdiagnosis mengidap spondilosis servikal. Sebelum mencoba beberapa gerakan olahraga di atas, ada baiknya kamu berdiskusi dulu dengan dokter. Pasalnya, olahraga di atas mempunyai gerakan-gerakan yang rawan cedera.

Baca juga: Salah Bantal Bisa Sebabkan Spondilosis Servikal?

Oleh karena itu, jika kamu menemukan gejalanya, lebih baik diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!