08 May 2018

4 Penyebab Sulit Hamil Meski Pasangan Subur

4 Penyebab Sulit Hamil Meski Pasangan Subur

Halodoc, Jakarta – Memiliki anak adalah dambaan banyak pasangan suami istri (pasutri). Sayangnya, tidak semua pasangan berkesempatan untuk segera memiliki anak setelah menikah. Ada yang memang sengaja menunda, tapi ada juga yang sudah berusaha namun belum diberikan kehamilan.

(Baca juga: Ini Tanda Wanita Sedang Dalam Masa Subur)

Salah satu faktor penentu kehamilan adalah tingkat kesuburan. Oleh karena itu, jika pasutri belum memiliki anak setelah satu tahun aktif berhubungan seksual (setidaknya 2-3 kali dalam seminggu), pasutri bisa melakukan prosedur tes kesuburan. Tes ini dilakukan untuk menilai apakah organ-organ reproduksi pada pria dan wanita mendukung terjadinya kehamilan, serta melihat penyebab ketidaksuburan (infertilitas) yang membuat wanita sulit hamil.

Penyebab Sulit Hamil

Jika hasil tes menyatakan kamu dan pasangan memiliki tingkat kesuburan yang baik, maka, kamu perlu mencari tahu penyebab yang lainnya. Lantas, apa saja sih penyebab sulit hamil meski pasangan subur?

1. Obesitas

Sebesar 30 persen kasus ketidaksuburan disebabkan oleh obesitas, baik pada pria dan wanita. Alasannya adalah sebagai berikut :

  • Obesitas menyebabkan disfungsi ovulasi, yaitu kondisi di mana seorang wanita tidak mampu memproduksi sel telur secara normal. Kondisi ini diakibatkan oleh adanya gangguan hormon, seperti hormon androgen, estrogen, dan progesteron yang bisa mengubah siklus menstruasi dan mengganggu proses pembuahan.
  • Pada pria, obesitas memiliki kaitan yang erat dengan rendahnya produksi sperma dan disfungsi ereksi, yaitu ketidakmampuan untuk mencapai atau mempertahankan ereksi dengan baik saat berhubungan seksual. Kondisi tersebutlah yang akhirnya bisa menyebabkan kemandulan pada pria.

2. Penyakit pada Organ Reproduksi

Berikut adalah beberapa penyakit pada organ reproduksi yang bisa menjadi penyebab sulit hamil :

  • Endometriosis, yaitu kondisi di mana jaringan dari lapisan dalam dinding rahim atau endometrium tumbuh di luar rongga rahim. Jika endometriosis terjadi pada tuba falopi, maka sperma akan kesulitan untuk mencapai dan membuahi sel ovum sehingga proses pembuahan sulit terjadi.
  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS), yaitu kondisi yang ditandai dengan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Kondisi ini bisa membuat siklus menstruasi menjadi berantakan dan memengaruhi proses pembuahan.
  • Tumor jinak di dalam rongga rahim. Kondisi ini dapat menghambat proses pembuahan.
  • Chlamydia, yaitu penyakit menular seksual yang ditularkan melalui hubungan seksual.

3. Frekuensi Berhubungan Seksual

Semakin jarang kamu dan pasangan berhubungan seksual, maka peluang pembuahan juga semakin kecil. Jadi, jika kamu dan pasangan berencana untuk memiliki anak, sebaiknya kamu berhubungan seksual 2-3 kali dalam seminggu.

4. Riwayat Menunda Kehamilan

Menunda kehamilan umumnya dilakukan dengan menggunakan alat kontarsepsi (KB). Meskipun tidak semua, namun penggunaan KB hormonal jangka panjang seperti KB suntik bisa menyebabkan wanita sulit hamil. Ini karena KB suntik bisa memengaruhi siklus menstruasi dan pembuahan. Sedangkan KB jenis penghambat (barrier) seperti kondom atau spiral cenderung tidak akan menyebabkan wanita sulit hamil.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar kesuburan, kamu bisa bertanya ke dokter Halodoc. Kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play agar mendapatkan rekomendasi saran terbaik dari dokter terpercaya.