5 Dampak Dehidrasi pada Kulit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
5-dampak-dehidrasi-pada-kulit-saat-puasa-halodoc

Halodoc, Jakarta – Tidak minum selama belasan jam saat puasa membuat tubuh rentan mengalami dehidrasi. Itulah sebabnya, kamu dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa dengan minum setidaknya 8 gelas air per hari. Pasalnya, dehidrasi tidak hanya bisa mengganggu kerja organ tubuh, tapi juga memengaruhi kulit.

Kekurangan asupan cairan ditambah lagi dengan teriknya sinar matahari di bulan Ramadan bisa bikin kesehatan kulit kamu terganggu. Simak 5 masalah kulit yang bisa terjadi akibat dehidrasi saat puasa di sini.

Masalah Kulit Karena Kekurangan Cairan

1. Kulit Kering

Dampak pertama yang sudah pasti akan terjadi bila kamu tidak mencukupi kebutuhan cairan saat puasa adalah kulit kering. Ini karena saat berpuasa, kamu tidak minum selama kurang lebih 14 jam. Belum lagi aktivitas yang kamu lakukan saat puasa bisa membuat kamu mengeluarkan keringat serta urine. Akibatnya, kulit menjadi dehidrasi, kering, dan pecah-pecah.

Jadi, agar kamu bisa terhindar dari masalah kulit yang satu ini, pastikan kamu selalu minum air putih minimal 1,5 liter saat sahur dan buka puasa. Batasi juga konsumsi kopi dan soda, karena minuman tersebut bisa menyerap nutrisi dan kelembapan kulit yang memicu kulit kering.

2. Kulit menjadi Kusam

Sebagai organ terbesar manusia, kulit membutuhkan asupan nutrisi agar tetap sehat dan cantik. Selain memerlukan nutrisi dan vitamin, kulit juga memerlukan asupan cairan yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa membuat sirkulasi darah menjadi tidak lancar, sehingga akhirnya volume darah yang dialirkan menuju kulit menjadi berkurang.

Akibatnya, kulit akan terlihat kusam, pucat, dan mengalami penuaan dini. Jadi, pastikan kamu minum air putih yang cukup selama bulan puasa ini dan gunakan produk skin care agar kulit senantiasa terhidrasi dengan baik.

Baca juga: 4 Alasan Kulit Tampak Kusam dan Kering Saat Puasa

3. Penumpukan Sel Kulit Mati

Kulit yang kering akibat kekurangan cairan saat puasa juga lebih rentan terhadap penumpukan sel-sel kulit mati. Ini terjadi karena kulit yang kering akan menghasilkan “lapisan” kulit kering lagi yang memerangkap sel-sel kulit mati di bawahnya untuk beregenerasi dan terdorong.

4. Wajah Tampak Lelah dan Sayu

Kekurangan air serta nutrisi, seperti vitamin dan mineral juga bisa membuat kesehatan dan kecantikan kulit berkurang. Ditambah lagi bila kamu tidak cukup istirahat pada malam hari. Ini akan membuat kulit wajahmu tampak sayu dan lelah.

Untuk mengatasi masalah kulit yang satu ini, selain dengan mencukupi kebutuhan air putih, kamu juga perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral, seperti sayur, buah-buahan, telur, susu, dan ikan. Dengan begitu, kulit wajah kamu akan tampak segar, cantik, dan merona walaupun sedang berpuasa.

Baca juga: 5 Tips Wajah Tetap Segar saat Puasa

5. Jerawat dan Beruntusan

Kebiasaan buruk, seperti kurang minum, terlalu sering makan gorengan dan minum yang manis-manis, kurang istirahat, serta kurang mengonsumsi serat, bisa membuat metabolisme tubuh jadi terganggu. Dampak buruk dari terganggunya metabolisme bukan hanya masalah pencernaan saja, tapi juga menyebabkan banyak jerawat bermunculan.

Karena itu, pastikan kamu menjaga asupan nutrisi serta cairan selama bulan puasa ini, istirahat yang cukup serta jangan malas membersihkan kulit wajah. Kamu juga bisa mulai melakukan kebiasaan baik, seperti minum air perasan jeruk nipis saat sahur untuk mendetoksifikasi tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca juga: 5 Cara Simple Cegah Jerawat

Itulah 5 dampak dehidrasi pada kulit saat puasa yang perlu kamu waspadai. Bila kamu mengalami masalah kulit, bicarakan saja dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa minta saran kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.