10 January 2019

Kenali 5 Hal yang Menyebabkan CTS Carpal Tunnel Syndrome

CTS, Carpal tunnel syndrome adalah, saraf median, sakit pergelangan tangan

Halodoc, Jakarta - Carpal Tunnel Syndrome atau yang dikenal dengan CTS merupakan kondisi yang menyebabkan jari tangan mengalami sensasi kesemutan, nyeri, atau mati rasa. Kondisi ini juga dapat memengaruhi pergelangan tangan dan tangan. Yuk, kenali lebih dalam tentang Carpal Tunnel Syndrome ini!

Apa yang Dimaksud dengan Carpal Tunnel Syndrome?

CTS merupakan penyakit yang mempengaruhi saraf yang mengontrol indra perasa dan pergerakan di dalam pergelangan tangan dan tangan. Saraf yang terkena sindrom ini disebut dengan saraf median. Saraf tersebut melintang melewati struktur pada pergelangan tangan yang berbentuk terowongan yang disebut carpal tunnel. Selain itu, saraf median juga memberikan tenaga pada otot tangan untuk menjepit atau mencubit benda oleh ibu jari dan ujung jari-jari yang lain.

Setiap kondisi yang menyebabkan peningkatan tekanan langsung pada saraf median di pergelangan tangan dapat menyebabkan CTS. Beberapa kondisi seperti kehamilan, radang sendi, dan gerakan berulang juga dapat memicu terjadinya penekanan saraf median. Banyak orang dengan sindrom ini tidak memiliki penyebab yang pasti dan biasanya gejala akan muncul pada malam hari.

Baca juga: Carpal Tunnel Syndrome Bahaya atau Tidak, Ya?

Apa Saja Gejala yang Ditimbulkan oleh Carpal Tunnel Syndrome?

CTS ditandai dengan munculnya sensasi mati rasa di jari-jari pada malam hari. Selain sensasi rasa kesemutan, mati rasa atau kebas, serta rasa sakit  pada ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah, gejala-gejala berikut ini menandai bahwa kamu mengidap CTS:

  • Tangan melemah.

  • Kesulitan merasakan dan memegang benda-benda kecil.

  • Muncul rasa seperti tertusuk pada jari tangan.

  • Muncul rasa sakit yang menjalar ke tangan atau lengan

  • Rasa nyeri akan semakin intens jika tangan diputar atau digerakkan.

Baca juga: Memegang Mouse Seharian Bisa Sebabkan Carpal Tunnel Syndrome?

Hal Apa Saja yang Menjadi Penyebab Carpal Tunnel Syndrome?

CTS disebabkan oleh terhimpitnya saraf median pada pergelangan tangan. Terhimpitnya saraf median ini akan memengaruhi indra sentuhan dan juga gerakan tangan. Penyebab terhimpitnya saraf median pada sebagian besar kasus CTS tidak diketahui. Namun, beberapa faktor di bawah ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami CTS, yaitu:

  1. Adanya cedera pada pergelangan tangan. Cedera pada pergelangan tangan, seperti retak pada tulang atau terkilir, bisa menjadi penyebab timbulnya CTS. Pasalnya, cedera yang terjadi dapat menimbulkan pembengkakan dan memberikan tekanan pada saraf median. Cedera bahkan bisa mengubah bentuk tulang dan ligamen pada tangan yang menyebabkan saraf median terhimpit.

  2. Faktor genetika. Jika salah satu anggota keluarga kamu mengidap kondisi ini, hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya CTS.

  3. Kehamilan. Kebanyakan kasus CTS pada wanita hamil akan sembuh dengan sendirinya ketika bayi lahir. Wanita menopause juga cenderung mengalami CTS. Hal ini dikarenakan adanya pengeroposan tulang atau osteoporosis.

  4. Jenis kelamin. CTS cenderung lebih sering terjadi pada wanita, karena wanita memiliki lorong karpal yang lebih kecil dibandingkan dengan pria.

  5. Aktivitas yang membutuhkan kekuatan pada pergelangan tangan.

Bagaimana Langkah Pencegahan Carpal Tunnel Syndrome?

Kamu dapat menghindari Carpal Tunnel Syndrome dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, seperti:

  • Jika kamu bekerja dengan menggunakan kekuatan tangan, jangan lupa untuk mengistirahatkan tanganmu sejenak untuk menghindari adanya tekanan pada tangan.

  • Sebelum bekerja, jangan lupa untuk melakukan pemanasan terlebih dulu.

  • Posisikan pergelangan tangan agar tetap lurus pada saat sedang tidur.

Baca juga: 4 Gejala Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Kamu bisa berdiskusi dengan dokter ahli di Halodoc jika kamu atau keluarga terdekat kamu menemukan gejala-gejala dari CTS. Atau kamu ingin berdiskusi dengan dokter ahli seputar masalah kesehatan kamu? Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!