5 Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Pengidap Kifosis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
5 Jenis Olahraga yang Dianjurkan untuk Pengidap Kifosis

Halodoc, Jakarta - Kifosis terjadi ketika ada kelengkungan pada tulang belakang yang berlebihan, yang akhirnya menyebabkan timbulnya gundukan seperti punuk unta di punggung bagian atas. Sekitar 20 hingga 40 persen orang dewasa dan lanjut usia mengalami kelainan tulang ini, dengan perubahan terbesar terjadi pada wanita antara usia 50 hingga 70 tahun.

Kifosis bisa terjadi karena berbagai faktor, misalnya perubahan degeneratif, fraktur kompresi, dan kelemahan otot. Kelainan tulang ini juga berkaitan dengan postur tubuh yang buruk, begitu pula dengan pergerakan tubuh. Hanya butuh 20 menit untuk bertahan dengan postur tubuh yang buruk untuk bisa menyebabkan perubahan negatif pada tulang belakang.

Ketika kamu menghabiskan waktu dengan posisi tubuh membungkuk (misalnya ketika duduk), kepala menunjukkan posisi maju dan mempertahankannya supaya tubuh tetap seimbang. Kondisi ini menyebabkan meningkatnya stres dan berat pada tulang juga leher. Pasalnya, posisi kepala harus berada di atas tubuh, satu garis lurus dengan bahu ke telinga.

Baca juga: Ketahui 6 Gejala Seseorang yang Terkena Kifosis

Olahraga untuk Pengidap Kifosis, Mengapa Diperlukan?

Tidak hanya menyehatkan badan, olahraga membantu membuat tulang menjadi lebih kuat. Olahraga yang dikombinasikan dengan membiasakan postur tubuh yang baik membantu meningkatkan punggung bagian atas. Lalu, apa saja jenis olahraga untuk pengidap kifosis yang bisa dilakukan?

  • Berenang

Renang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot tubuh sekaligus pernapasan. Tidak hanya itu, olahraga satu ini baik untuk pengidap jantung dan ibu hamil, begitu pula dengan pengidap kifosis. Gerakan ketika berenang membantu mengembalikan postur tubuh, seperti gerakan katak dan gaya bebas serta gaya punggung yang membutuhkan kekuatan punggung.

  • Yoga

Yoga tidak hanya baik untuk relaksasi dan memusatkan pikiran, olahraga satu ini membantu memperbaiki postur tubuh. Gerakan yoga membutuhkan kelenturan otot. Lakukan perlahan jika kifosis yang dialami cukup parah, atau diskusikan dengan dokter gerakan yang sesuai.

Baca juga: Waspada Kebiasaan Duduk Penyebab Kifosis

  • Gerakan Senam Head Retraction

Olahraga untuk pengidap kifosis berfokus pada gerakan yang bisa membantu memperbaiki tulang yang bengkok. Seperti gerakan senam head retraction. Gerakan ini diawali dengan berbaring di lantai atau di atas matras. Gerakan berbaring bagus untuk kelenturan dan peregangan otot leher. Lalu, tarik dagu ke dalam membuat dagu ganda dan tahan selama 15 detik.

  • Gerakan Life Extension

Tujuan dari latihan ini adalah meregangkan otot dada yang mengencang dan menguatkan otot punggung. Mulai dengan berdiri tegak dengan dada tegak. Lalu, angkat kedua tangan perlahan ke depan dan terus hingga ke atas, sejajar dengan bahu. Ambil napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan.

  • Gerakan Superman

Awali dengan posisi berbaring tengkurap, ulurkan tangan di depan kepala. Pertahankan kepala dalam posisi netral, mata mengarah pada lantai atau matras. Lalu, perlahan angkat kedua lengan dan kaki secara bersamaan. Tahan selama 3 detik dan ulangi sebanyak 10 kali.

Baca juga: Penyebab 3 Kelainan Tulang Belakang

Itu tadi jenis olahraga untuk pengidap kifosis yang bisa dicoba. Selalu tanyakan pada dokter jenis olahraga yang kamu pilih sudah sesuai dengan kondisi tulang dan tingkat keparahan kifosis yang kamu alami. Supaya lebih mudah, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc, dengan cara download melalui App Store atau Play Store. Lalu, pilih layanan Tanya Dokter. Yuk, pakai Halodoc!