30 December 2017

5 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

5 Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

Halodoc, Jakarta - Sakit kepala atau cephalgia adalah rasa nyeri yang bisa dirasakan di beberapa tempat yakni pada atas mata, telinga, bagian atas kepala, dan bagian belakang kepala hingga leher. Untuk sakit kepala bagian belakang biasanya bisa menjalar ke tengkuk atau leher. Biasanya orang yang mengalami sakit kepala bagian belakang akan mengira jika keluhan ini disebabkan karena kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi. Padahal sebenarnya penyebabnya tidak selalu demikian. Munculnya sakit kepala bagian belakang bisa terjadi karena berbagai faktor. Berikut 6 penyebab sakit kepala di bagian belakang:

Ketegangan dan Kelelahan Otot

Bila kamu duduk pada satu posisi dalam waktu yang lama, kamu bisa merasakan sakit di bagian belakang kepala. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan peregangan otot dan mengubah posisi duduk.

Olahraga yang Berlebihan

Olahraga memang baik untuk dilakukan. Namun bila dipraktikkan dengan cara yang berlebihan, justru akan membuat pembuluh darah menyempit yang bisa memicu timbulnya nyeri kepala di bagian belakang. 

Migrain

Bila kamu sedang mengalami migrain, biasanya ditandai dengan denyutan di kepala bagian belakang, mual, dan muntah. Migrain bisa dipicu oleh makanan-makanan tertentu. Bagi orang tertentu yang sensitif lebih baik menghindari makanan dan minuman seperti cokelat, keju, citrus, alkohol, kafein dan penyedap rasa. Selain itu, orang-orang tertentu yang sensitif pun sebaiknya jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang disebutkan diatas secara berlebihan.

Tumor Otak

Sakit kepala pada bagian belakang bisa juga disebabkan karena adanya tumor otak yang ditandai dengan nyeri tajam yang ditemukan secara khusus di sisi kiri bagian belakang kepala. Tumor di otak bisa menyebabkan tidak berfungsinya pada jaringan otak dan saraf. Selain itu, tumor otak bukan hanya menimbulkan sakit kepala, namun bisa juga berdampak pada penglihatan, pendengaran, kehilangan sensasi raba pada tangan dan kaki, dan sakit kepala disertai rasa tertekan berlebihan di tengkorak belakang.

Temporal arteritis

Temporal arteritis merupakan kondisi dimana arteri temporal yang menyuplai darah ke kepala dan otak, mengalami peradangan dan kehilangan fungsi yang disebabkan oleh melemahnya kekebalan tubuh karena penggunaan antibiotik. Gejala yang ditimbulkan yakni sakit kepala seperti tertusuk di bagian belakang kepala dan leher, adanya gangguan penglihatan, kulit kepala berkeringat berlebihan, penurunan nafsu makan, dan nyeri otot.

Biasanya sakit kepala bagian belakang tidak terlalu membahayakan. Tetapi lebih baik segera periksakan diri ke dokter bila kamu mengalami sakit kepala disertai gejala-gejala lain atau sakit kepala serius yang belum pernah kamu alami sebelumnya. Sebenarnya untuk meminimalisir sakit kepala, sebaiknya menerapkan pola makan seimbang, konsumsi banyak cairan, olahraga teratur, meminimalisasi stres, serta tidur yang cukup.

Untuk menanyakan perihal masalah sakit kepala bagian belakang kamu bisa berdiskusi dengan dokter yang ada di Halodoc untuk mendeteksi adanya penyakit sedini mungkin. Lewat aplikasi Halodoc, kamu bisa berbincang soal kesehatan dengan dokter ahli yang terpercaya. Interaksi bisa kamu lakukan dengan chat, call, atau video call. Selain itu, kamu juga bisa memesan obat langsung melalui smartphone di aplikasi Halodoc yang hanya sampai 1 jam. Download segera di App Store atau Google Play.

BACA JUGA: Kenali Tanda Penyebab Vertigo Berikut Ini