13 September 2018

5 Tanda Orang yang Berpotensi Terkena Hipertensi

Hipertensi, tanda terkena hipertensi

Halodoc, Jakarta - Hipertensi adalah nama lain dari darah tinggi. Penyakit ini dikenal juga sebagai “pembunuh diam-diam” dalam tubuh manusia. Sebelum kamu mengetahui ciri-ciri orang yang mengidap hipertensi, kamu perlu mengetahui apa itu hipertensi.

Apa Itu Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)?

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan relaks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

 

Tekanan darah adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong melawan dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal atau sedang istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Tanda Orang yang Berpotensi Terkena Hipertensi

  1. Tekanan Darah Lebih dari 130/80

Tidak seperti sinar-X atau tes darah, kamu bisa melakukan tes ini secara rutin. Banyak apotek dan toko obat yang menjual mesin pengukur tekanan darah. Tekanan darah bisa berubah terus-menerus menyesuaikan dengan tingkat aktivitas, hidrasi, tidur, dan faktor lainnya. Apabila setelah tiga kali melakukan tes dan tekanan darah kamu secara terus-menerus pada 130/80, kamu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

2.  Kembung dan Sulit Buang Air Kecil

Tekanan darah tinggi sering dikaitkan dengan diabetes atau penyakit ginjal. Beberapa pengidap mengalami kembung dan sulit buang air kecil. Kamu perlu memperhatikan kebiasaan buang air kecil dan catat apabila ada sesuatu yang tak lazim.

3.  Pusing dan Kehilangan Keseimbangan

Pusing tiba-tiba dan kehilangan keseimbangan menjadi tanda peringatan dini adanya stroke yang disebabkan adanya tekanan darah tinggi. Jika pusing terkait dengan duduk lalu berdiri dengan terlalu cepat atau terlalu lama menonton dan segera berlalu, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Namun, jika keluhan ini terus berlanjut, kamu harus segera memeriksakannya ke dokter.

4.  Penglihatan Bertambah Parah

Tekanan darah tinggi dapat memengaruhi pembuluh darah di mata dan menyebabkan pembengkakan. Hal ini bisa dilihat dengan pemeriksaan rutin. Jika kamu mengalami penglihatan yang buram atau perubahan penglihatan tiba-tiba, kamu harus segera memeriksanya ke dokter.

5.  Memiliki Orang Tua dengan Darah Tinggi

Kamu tidak bisa mengabaikan faktor genetika. Genetika juga faktor utama dalam kesehatan jantung dan tekanan darah tinggi dapat terjadi turun-temurun.

Apakah Hipertensi dapat Disembuhkan?

Banyak orang yang bahkan tidak tahu mereka mengidap darah tinggi. Hipertensi bisa muncul tanpa gejala fisik dan diam-diam merusak pembuluh darah, sehingga menyebabkan ancaman kesehatan yang serius.

Namun, sebagian besar kasus hipertensi (sekitar 85-90 persen) di dunia tergolong hipertensi primer. Pada sebagian besar kasus, kondisi hipertensi primer yang diderita oleh hampir kebanyakan orang dipengaruhi oleh faktor keturunan (genetik) atau gaya hidup dan lingkungan yang tidak sehat.

Dalam beberapa kasus, penyebab hipertensi primer tidak dapat ditentukan. Hipertensi jenis ini tidak dapat disembuhkan, melainkan hanya dapat dikendalikan oleh obat hipertensi.

Dengan demikian, bila tekanan darah turun, bukan berarti kamu sembuh total dari hipertensi. Kamu masih memiliki potensi risiko komplikasi penyakit yang disebabkan oleh hipertensi apabila gejalanya tidak dikelola dan tekanan darah kembali naik.

Jika kamu mengalami hal tersebut, kamu bisa segera mendiskusikannya dengan dokter ahlinya di Halodoc. Selain bisa berdiskusi langsung dengan dokter ahli, kamu juga bisa membeli obat di layanan apotek antar Halodoc. Yuk, segera download aplikasinya di App Store dan Google Play!

 

Baca juga: