6 Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi

6 Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi

Halodoc, Jakarta – Ketika menstruasi tiba, nyeri di sekujur tubuh adalah hal yang normal terjadi. Pasalnya otot-otot rahim berkontraksi untuk meluruhkan darah yang menempel di dinding rahim. Itu sebabnya wanita yang sedang menstruasi rentan mengalami nyeri perut, nyeri punggung, mual, muntah, sakit kepala, hingga diare.

Baca Juga: 7 Tanda Nyeri Haid yang Berbahaya

Nyeri punggung saat menstruasi biasanya terjadi sementara. Meski begitu, kamu bisa mencoba beberapa cara ini untuk mengatasi nyeri punggung saat menstruasi.

1. Konsumsi Obat Antiinflamasi Nonsteroid

Punggung yang terasa pegal dan nyeri  bisa mengganggu aktivitas. Saat nyeri punggung terjadi, kamu bisa konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk meredakannya. Obat jenis ini bisa membantu menurunkan produksi prostaglandin dalam tubuh dan mengendurkan otot-otot yang mengerut. Obat NSAID ini biasa dijual bebas dan tersedia dalam dosis yang paling rendah sehingga aman dikonsumsi. Obat NSAID yang dijual bebas dan direkomendasikan untuk nyeri haid adalah ibuprofen (Advil) dan naproxen (Aleve).

2. Kompres Air Hangat

Kompres perut dan punggung bagian bawah menggunakan botol yang diisi air hangat atau handuk yang dicelupkan ke air hangat. Cara ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi tekanan pada otot punggung bagian bawah. Sebab saat kamu menempelkan botol atau handuk hangat, reseptor sensorik mengurangi transmisi rasa sakit ke otak sehingga rasa nyeri yang dialami selama haid berkurang. Lakukan dengan posisi berbaring tengkurap, kemudian letakkan botol atau handuk hangat di punggung. Pastikan peras handuk setelah dicelupkan air hangat agar tidak terlalu basah.

3. Pijat dengan Minyak Esensial

Pijat punggung menggunakan minyak esensial selama 20 menit. Kamu bisa meminta tolong ke teman atau anggota keluarga untuk memijat area tubuh yang nyeri, khususnya pada area punggung dan perut. Minyak esensial memiliki sifat anti-inflamasi sehingga bisa mengurangi peradangan. Aroma wangi dari minyak esensial juga dapat membuat kamu lebih rileks.

Baca Juga: 5 Manfaat Pijat Refleksi bagi Kesehatan

4. Patuhi Pantangan Makanan

Selama menstruasi, sebaiknya hindari makanan yang menyebabkan kembung dan retensi air. Di antaranya makanan berlemak, alkohol, minuman berkarbonasi, kafein, dan makanan asin. Mengurangi asupan ini membantu mengurangi rasa nyeri dan tegang otot saat menstruasi. Kamu juga bisa mencoba konsumsi air jahe, teh, atau lemon yang dicampur dengan madu dan air hangat. Sebab pada sebagian orang, minuman ini mampu meredakan nyeri perut dan punggung saat haid.

5. Olahraga Ringan

Selain baik untuk kesehatan, olahraga rutin bisa memperkuat otot (termasuk otot punggung bagian bawah) dan meningkatkan sirkulasi darah. Kamu bisa mencoba gerakan memutar tulang belakang dengan berbaring dan memutar tubuh bagian bawah ke samping. Atau, tarik lutut ke arah dada dan pegang erat ketika berbaring. Kedua pose ini membantu mengatasi kram dan sakit punggung saat haid.

6. Tidur Cukup

Tidur membuat tubuh menjadi rileks dan membangun kembali otot-otot yang sudah lelah akibat kontraksi. Itulah sebabnya, tidur penting bagi kesehatan tubuh dan mengurangi nyeri punggung saat haid. Selain itu, ternyata tidur juga baik untuk mengatur emosi, lho. Hal ini tentunya penting untuk wanita yang sering mengalami mood swing saat menstruasi.

Baca Juga: Dosis Olahraga yang Dianjurkan agar Tetap Sehat

Apabila kamu memiliki masalah lain saat menstruasi, jangan ragu berdiskusi dengan dokter  Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Contact Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!