• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung

7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 02 Desember 2021
7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung

“Polip hidung merupakan kondisi pertumbuhan jaringan di saluran pernapasan (hidung). Meskipun beberapa kondisi tidak menimbulkan sakit, tapi polip hidung dapat menyebabkan gangguan pada indra penciuman. Polip hidung disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari faktor keturunan, sinusitis, hingga alergi.”

Jakarta - Selain pilek dan sinusitis, polip hidung merupakan keluhan kesehatan yang bisa menyerang orang dengan usia berapa pun. Kondisi medis ini merupakan pertumbuhan jaringan pada saluran pernapasan hidung atau sinus. Untungnya polip merupakan jaringan lembut yang tak terasa sakit, terlebih lagi tidak bersifat kanker.

Jaringan yang tumbuh ini memiliki ukuran yang beragam dengan warna yang serupa. Nah, polip yang tumbuh dengan ukuran besar nantinya bisa menyebabkan masalah lain. Misalnya, menyumbat saluran hidung, hidung berair, kesulitan bernapas, hingga gangguan pada indra penciuman dan perasa.

Kabar baiknya, polip hidung kemungkinan tak meningkatkan risiko pengidapnya untuk terserang kanker hidung. Pertanyaannya, apa sih penyebab polip hidung?

Berbagai Penyebab Polip Hidung

Sayangnya, sampai kini para ahli masih belum bisa menentukan secara pasti penyebab munculnya polip hidung. Polip ini sendiri merupakan lesi yang muncul hasil dari inflamasi pada jaringan saluran hidung atau sinus. Nah, inflamasi ini menyebabkan terkumpulnya sel-sel berisi cairan pada dinding saluran pernapasan, hingga akhirnya terbentuklah polip.

Akan tetapi, alasan mengapa inflamasi ini terjadi masih belum jelas. Namun, ada beberapa hal yang diduga bisa menyebabkan terjadinya inflamasi atau peradangan pada dinding saluran hidung. Misalnya, alergi, infeksi bakteri, jamur, ataupun virus.

Selain itu, ada juga beberapa faktor penyebab polip hidung lainnya, seperti:

  • Sindrom Churg Strauss.

Sindrom ini bisa menjadi penyebab polip hidung. Sindrom ini merupakan kondisi yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah. Hampir semua pengidap sindrom ini akan mengalami asma atau alergi rhinitis.

  • Sinusitis atau Alergi

Seseorang bisa saja memiliki alergi terhadap jamur yang ada di udara.

  • Alergi Rhinitis

Alergi terhadap materi seperti debu dan bulu binatang, sehingga menyebabkan gejala menyerupai pilek.

  • Faktor Keturunan

Ada bukti yang menunjukkan kalau variasi genetis yang berhubungan dengan fungsi sistem imun tubuh, akan membuat seseorang lebih mudah mengidap polip hidung.

  • Asma

Masalah medis ini menyebabkan terjadinya inflamasi dan penyempitan pada saluran udara.

  • Fibrosis kistik

Kondisi ketika tubuh mengalami kelainan genetika sehingga menghasilkan cairan yang kental dan berlebihan pada sistem pencernaan dan pernapasan, termasuk selaput sinus.

  • Intoleransi Aspirin

Kondisi ini juga diduga terkait dengan pertumbuhan polip hidung.

Bisa Memicu Komplikasi

Perlu diwaspadai, polip hidup yang terjadi secara berkepanjangan dan dibiarkan tanpa penanganan dapat menyebabkan komplikasi. Hal ini karena kondisi tersebut menghalangi aliran udara normal dan drainase cairan. 

Selain itu, komplikasinya juga bisa dipicu akibat adanya iritasi jangka panjang dan pembengkakan (peradangan). Nah, komplikasi polip hidup bisa berupa:

  • Gangguan tidur apnea obstruktif. Ini adalah kondisi yang berpotensi serius, di mana seseorang berhenti bernapas saat tidur.
  • Serangan asma. Sinusitis kronis dapat memperburuk asma.
  • Infeksi sinus. Polip hidung dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi sinus yang sering kambuh. 

Gejala Polip Hidung yang Perlu Dikenali

Seseorang biasanya tak mengalami gejala ketika polip yang tumbuh berukuran kecil. Namun, ceritanya akan berbeda bila polip yang timbul berukuran besar. Berikut beberapa gejala yang mungkin akan timbul:

  • Nyeri pada wajah.
  • Bersin.
  • Sakit kepala.
  • Timbul rasa sakit pada gigi rahang atas.
  • Sekitar mata terasa gatal.
  • Mendengkur.
  • Nafsu makan menghilang.
  • Hidung tersumbat atau berair.
  • Infeksi.
  • Lendir yang jatuh dari belakang hidung ke tenggorokan.
  • Indra penciuman atau perasa berkurang, bahkan mati rasa.

Cara Mencegah Polip Hidung

Setidaknya ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari keluhan medis ini. Berikut tipsnya:

  • Menjaga kehigienisan tangan, artinya sering mencuci tangan dan hindari kebiasaan memasukan jari ke dalam hidung.
  • Upayakan agar udara di rumah lembap.
  • Bila ingin membersihkan hidung, gunakan air garam dalam bentuk spray atau nasal lavage.
  • Hindari iritan hidung, misalnya alergen, debu, asap (rokok, kendaraan bermotor, dsb), uap dari zat kimia.
  • Manajemen alergi dan asma, caranya dapat didiskusikan dengan dokter.

Itulah yang perlu diketahui mengenai polip hidung. Jika kamu memiliki kondisi dan gejala yang sama, sebaiknya periksakan langsung polip hidung pada dokter berpengalaman. Kamu dapat membuat janji dengan dokter di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Nasal Polyps
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Nasal Polyps
Medical News Today. Diakses pada 2021. All about nasal polyps