Polip Hidung

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Polip Hidung

Polip hidung merupakan kondisi tumbuhnya jaringan abnormal pada saluran pernapasan hidung atau sinus. Jaringan ini terasa lembut, tidak terasa kanker, dan tidak bersifat kanker.

Meski begitu, polip yang berukuran besar tak boleh diabaikan. Polip seperti ini bisa menyumbat saluran hidung, sehingga menimbulkan berbagai keluhan. Mulai dari hidung tersumbat, berair, kesulitan bernapas, hingga terganggunya indra penciuman dan perasa. Sementara itu, dalam kebanyakan kasus polip kecil tak menimbulkan gejala apapun.

 

Faktor Risiko Polip Hidung

Setidaknya ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya polip hidung. Contohnya:

  • Sinusitis alergi akibat jamur.

  • Asma, yang menyebabkan penyempitan pada saluran udara.

  • Alergi rhinitis. Alergi seperti ini merupakan alergi pada debu dan bulu binatang yang bisa menyebabkan gejala seperti pilek.

  • Mengidap cystic fibrosis, kelainan genetik yang menyebabkan tumbuh menghasikan cairan lengkat yang tak normal di dalam tubuh.

  • Kekurangan vitamin D.

  • Mengidap sindrom Churg-Strauss.

  • Faktor genetik.

  • Mengalami peradangan pada pembuluh darah.

Baca juga: Bahayakah Polip Hidung Bagi Pernapasan?

 

Penyebab Polip Hidung

Sebenarnya hingga saat ini penyebab polip hidung belum diketahui pasti. Tumbuhnya penyakit polip ini kemungkinan merupakan hasil dari inflamasi akibat alergi, infeksi, asma, atau kelainan sistem kekebalan tertentu. Sebagian besar kasus polip hidung lebih sering terjadi pada orang dewasa.

 

Gejala Polip Hidung

Seseorang yang mengidap polip hidung, bisa mengalami beberapa gejala seperti:

  • Sakit kepala.

  • Hidung berair atau tersumbat.

  • Adanya rasa gatal di sekitar mata.

  • Bersin-bersin.

  • Sakit pada gigi rahang atas.

Sebenarnya gejala polip hidung hampir menyerupai flu atau pilek. Selain itu, gejalanya pun akan menghilang dalam hitungan hari. Namun, segeralah temui dokter bila mengalami gejala-gejala polip hidung di atas.

Terjadinya infeksi sinus pun karena adanya cairan pada sinus yang tidak dapat mengalir keluar. Namun, terdapat beberapa gejala dari sinusitis, di antaranya yaitu:

  • Demam.

  • Bau mulut yang tak sedap.

  • Hidung tersumbar dan berair.

  • Hilangnya indera penciuman.

Gejala sinusitis ini jika dibiarkan dan berkepanjangan, akan menyebabkan menyebarnya infeksi ke mata. Kondisi ini bisa mengakibatkan pembengkakan pada mata, bahkan bisa memengaruhi pandangan mata.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Polip Hidung yang Perlu Diketahui

 

Diagnosis Polip Hidung

Untuk mendiagnois polip hidung dokter akan mengawali dengan wawancara medis. Di sini dokter akan menayakan gejala-gejala dan penyakit yang pernah diidap pasien. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dengan melihat lubang hidung.

Setelah itu, barulah dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan seperti, tes alergi, tes pencitraan, endsokopi hidung, dan tes genetik bila polip hidung diduga disebabkan oleh cystic fibrosis. Ada juga tes darah untuk menelisik lebih jauh kadar vitamin D dalam tubuh.

 

Komplikasi Polip Hidung

Komplikasi polip hidung terjadi karena polip memblokir aliran udara normal dan drainese cairan. Tak cuma itu saja, polip hidung juga bisa menyebabkan iritasi jangka panjang dan pembengkakan (peradangan). Komplikasi polip hidung bisa berupa obstructive sleep apnea. Kondisi ini bisa menyebabkan terhenti napas saaat seseoran tidur. Bukan hanya itu, ada juga komplikasi lainnya berupa kambuhnya asma atau memperburuk asma, dan infeksi sinus.

 

Pengobatan Polip Hidung

Polip hidung yang berukuran kecil bisa diatasi melalui obat-obatan. Namun, jika ukuran polip hidung membesar, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan operasi. Setidaknya ada tiga cara yang bisa dilakukan dokter untuk mengatasi polip, antara lain:

  • Mengkonsumsi obat yang bisa mengurangi peradangan dan mengencilkan ukuran polip.

  • Mengkonsumsi obat yang biasa dianjurkan oleh dokter untuk membantu mengendalikan alergi.

  • Operasi pengangkatan polip hidung. Selain untuk mengangkat polip, operasi ini pun digunakan untuk memperbaiki masalah pada sinus yang sering menyebabkan inflamasi.

Baca juga: Mengenal Lebih Jauh Operasi Polip Hidung

 

Pencegahan Polip Hidung

Lakukan hal-hal berikut untuk mencegah penyakit polip: 

  • Biasakan mencuci tangan agar bersih dan hindari terlalu sering memasukkan jari ke dalam hidung.

  • Hindari penyebab alergi hidung, seperti debu, asap (rokok dan kendaraan bermotor), bulu binatang, dan serbuk sari.

  • Usahakan udara di dalam ruangan tetap lembap.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera berbicara ke dokter ketika terjadi pembengkakan pada mata dan gejala semakin parah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Nasal polyps.  
Healthline. Diakses pada 2019. Nasal Polyps.

Diperbarui pada 25 November 2019