27 September 2018

7 Tips agar Lebih Maksimal saat Membantu Anak Mengerjakan PR

7 tips agar lebih maksimal saat membantu anak mengerjakan pr

Halodoc, Jakarta – Banyaknya pekerjaan rumah (PR) dari sekolah enggak hanya bikin stres bagi anak, tetapi juga orangtua. Apalagi bila soal-soal dalam pelajaran Si Kecil ternyata cukup sulit dan dalam. Orangtua pun jadi dituntut untuk belajar lagi agar bisa membantu Si Kecil menyelesaikan soal. Namun, menemani anak mengerjakan PR menjadi bentuk perhatian orangtua yang sangat dibutuhkan oleh Si Kecil. Agar bisa lebih maksimal, yuk intip dulu tips membantu anak mengerjakan PR berikut.

1. Mengatur Jadwal

Agar anak bisa mengerjakan PR dengan maksimal, aturlah jadwal kapan anak harus mengerjakan PR.  Beberapa orangtua mendorong anaknya untuk langsung mengerjakan PR setelah pulang dari sekolah, sedangkan sebagian orangtua lainnya melakukannya pada malam hari. Sebaiknya pilihlah waktu di mana anak berada dalam kondisi yang berenergi dan segar agar dia bisa lebih fokus dan berkonsentrasi ketika mengerjakan PR. Ketika ibu sudah membuat jadwal ini untuk anak, lakukanlah secara konsisten.

2. Mengikuti Pelajaran Anak

Ibu juga perlu update tentang apa yang sedang dipelajari anak saat ini. Dengan begitu, ibu bisa mengetahui tujuan guru memberikan pekerjaan rumah untuk anak tersebut dan bagaimana harus mengerjakannya. Pastikan juga ibu selalu menanyakan PR yang dimilikinya. Bila anak ternyata memiliki banyak PR, aturlah kapan harus mengerjakan PR tersebut. Tujuannya untuk mencegah anak stres atau kelelahan karena harus mengerjakan banyak PR dalam sehari. Untuk bisa mengatur PR anak, ibu perlu tahu jadwal pelajaran anak setiap harinya. Utamakan mengerjakan PR yang akan dikumpulkan dalam waktu dekat.

3. Jangan Kerjakan PR-nya

Tips paling penting dari menemani anak adalah jangan kerjakan PR-nya. Pekerjaan rumah untuk anak adalah tanggung jawab Si Kecil, bukan pekerjaan ibu. Jadi, biarkan dia melakukannya sendiri. Dengan begitu, anak akan terlatih untuk melihat masalah dan mencari jalan keluarnya sendiri. Bila Si Kecil minta bantuan ibu, berilah petunjuknya terlebih dahulu. Baru bila anak sudah benar-benar tidak mengetahui jawabannya, ibu bisa memberikan jawaban sambil menjelaskan jawaban tersebut.

4. Jauhkan dari Gangguan

Suasana yang tenang bisa membantu anak untuk berkonsentrasi ketika mengerjakan PR. Jadi, jauhkan segala hal yang mungkin bisa mengganggu atau mengacaukan fokusnya, seperti TV, gadget, dan lain-lain.

5. Sediakan Fasilitas

Sediakanlah segala fasilitas atau perlengkapan yang anak butuhkan untuk mengerjakan PR-nya, seperti peralatan tulis, komputer, meja khusus belajar, dan lain-lain. Bila perlu, libatkanlah Si Kecil ketika memilih fasilitas tersebut agar dia bisa memilih sendiri mana yang paling dibutuhkan dan disukai.  

6. Puji Usaha Mereka, Bukan Hasilnya

Anak-anak perlu belajar tentang pentingnya usaha dan kerja keras. Nah, mengerjakan PR merupakan kesempatan ibu untuk mengajarkan anak tentang ketekunan. Ibu mungkin bisa memotivasi anak untuk tidak cepat menyerah, tekun, dan tidak putus asa bila menemui kesulitan. Ibu juga bisa menanamkan nilai ke anak bahwa pekerjaan yang sudah dimulai sebisa mungkin harus diselesaikan. Penelitian di Columbia University oleh Carol Dweck, menemukan bahwa mengajarkan anak untuk berupaya saat belajar akan meningkatkan ketekunannya.

7. Pertimbangkan untuk Menggunakan Guru Privat

Bila ibu mulai merasa kesulitan untuk membantu anak mengerjakan PR, pertimbangkanlah untuk menggunakan jasa guru les privat. Ibu bisa minta rekomendasi guru privat yang baik untuk anak dari guru atau sesama orangtua murid. Ingat, tujuan menggunakan bantuan guru privat haruslah untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak saat belajar.

Bila ibu ingin tahu lebih lanjut tips membantu anak mengerjakan PR atau mengenai cara mendidik anak, gunakan saja aplikasi Halodoc. Ibu bisa berdiskusi dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: