29 March 2019

Alzheimer Bisa Dirawat dengan Terapi Hiperbarik

alzheimer

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang mengalami alzheimer dapat diobati dengan obat-obatan seperti rivastigmine, donepezil, dan memantine, sebagai pertolongan pertama. Obat-obat tersebut digunakan untuk menangani penyakit alzheimer pada tahap awal hingga menengah. Memantine juga bisa diresepkan pada pengidap alzheimer dengan gejala yang sudah memasuki tahap akhir.

Selain pemberian obat-obatan, psikoterapi juga dapat dilakukan sebagai pilihan untuk menangani penyakit alzheimer. Terapi tersebut terdiri dari:

  • Stimulasi kognitif, bertujuan untuk meningkatkan daya ingat, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan dalam memecahkan masalah.
  • Terapi relaksasi dan terapi perilaku kognitif yang bertujuan untuk mengurangi halusinasi, delusi, kecemasan, atau depresi yang dialami pengidap.

Di samping cara-cara di atas, terdapat satu cara lagi yang bisa diupayakan, meski sebenarnya belum terbukti efektif, yaitu terapi oksigen hiperbarik. Terapi ini merupakan salah cara pengobatan yang dilakukan dengan menghirup oksigen murni dalam ruang udara bertekanan tinggi lebih dari 1 atmosfer absolut. Terapi ini biasanya ditujukan untuk penyakit penyelaman dan terapi tambahan pada berbagai penyakit klinis, seperti infeksi serius, adanya gelembung udara dalam pembuluh darah, luka akibat diabetes yang sulit sembuh, serta cedera radiasi.

Baca juga: Tips Jitu Atasi Gangguan Tidur Pengidap Alzheimer

Di dalam ruang terapi oksigen hiperbarik, tekanan udara meningkat hingga tiga kali lebih tinggi dari tekanan udara normal. Dengan kondisi tersebut, paru-paru dapat mengumpulkan lebih banyak oksigen murni yang dihirup, dibanding jika menghirupnya dalam tekanan udara normal. Aliran darah akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Inilah yang kemudian akan melawan bakteri dan merangsang pelepasan zat yang disebut sel induk, yang kemudian akan merangsang penyembuhan.

Kadar oksigen dalam ruang terapi yang tinggi akan meningkatkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri, mengurangi pembengkakan, dan memungkinkan pembuluh darah baru pada daerah yang terluka tumbuh lebih cepat.

Terapi hiperbarik umumnya prosedur yang aman dilakukan, komplikasi pun jarang terjadi saat menjalani terapi ini. Meski begitu, terapi ini tetap memiliki beberapa risiko yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Rabun jauh sementara yang disebabkan oleh adanya perubahan lensa mata.
  • Cedera telinga bagian tengah, termasuk risiko gendang telinga pecah, karena meningkatnya tekanan udara.
  • Pneumothorax yang disebabkan oleh perubahan tekanan udara.
  • Kejang, akibat terlalu banyak oksigen dalam sistem saraf pusat.

Baca juga: Mengenal Penyakit Alzheimer Penyebab dan CIri-cirinya

Oksigen murni juga dapat menyebabkan kebakaran apabila terdapat percikan atau api yang membakar sumber bahan bakar. Saat kamu memasuki ruang terapi hiperbarik, berbagai benda seperti korek api atau perangkat elektronik yang bertenaga baterai tidak dapat dibawa masuk. Selain itu, untuk membatasi sumber bahan bakar, perlu juga untuk menghindari semua produk perawatan kulit yang berbahan dasar minyak dan berpotensi menyebabkan kebakaran.

Sebenarnya, hingga saat ini belum ada penanganan khusus yang terbukti efektif untuk menyembuhkan penyakit alzheimer. Usaha penanganan yang dilakukan hanya bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat perkembangan penyakit, serta memampukan pengidap untuk hidup semandiri mungkin.

Baca juga: Mengenal 4 Jenis Obat untuk Meringankan Gejala Alzheimer

Untuk mendapatkan hasil yang efektif, mungkin kamu perlu beberapa kali melakukan sesi terapi. Hal ini tergantung pada gangguan yang akan diobati. Semakin kronis gangguan yang kamu alami, semakin banyak sesi terapi yang perlu kamu jalani.

Jangan lupa untuk mengonsultasikan rencana pengobatan dan hasil yang akan dicapai dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.