Adakah Cara Mencegah Koarktasio Aorta pada Si Kecil?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Adakah Cara Mencegah Koarktasio Aorta pada Si Kecil?

Halodoc, Jakarta - Aorta adalah saluran darah yang besar, terletak pada bagian kiri jantung. Sementara yang ukurannya sedang bercabang dari sana dan mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Sayangnya kondisi penyempitan pada saluran aorta bisa saja terjadi dan biasanya terjadi pada bagian akhir saluran aorta yang bertugas menyalurkan darah pada kepala dan tangan. Kondisi penyempitan ini disebut koarktasio aorta yang menyebabkan komplikasi parah jika tidak mendapat pengobatan, seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, gagal jantung, hingga stroke

Penyakit koarktasio aorta adalah gangguan jantung bawaan yang biasanya sudah terjadi sejak lahir. Tetapi, kondisi ini baru dirasakan sejak anak sudah bertumbuh dewasa. Waktu ditemukannya koarktasio bergantung pada seberapa parah penyempitan yang terjadi.  Jangan khawatir, kondisi ini bisa disembuhkan meski dengan berbagai perawatan berkelanjutan.

Baca juga: 7 Komplikasi Penyakit yang Sebabkan Gangguan Jantung

Lantas, Adakah Cara Mencegah Koarktasio Aorta?

Sayangnya, tidak ada upaya pencegahan koarktasio aorta yang bisa dilakukan. Namun, jika anak memiliki kelainan lain yang berhubungan dengan koarktasio aorta, segera kunjungi rumah sakit untuk mendiskusikannya dengan dokter. Buat janji dengan dokter kini lebih mudah dilakukan melalui Halodoc supaya kamu tidak perlu repot mengantre. Penting diingat bahwa deteksi dini terhadap koarktasio aorta adalah cara yang paling baik untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.

Apa Saja Gejala dari Koarktasio Aorta?

Pada masa awal, saat penyempitan yang terjadi belum parah, anak-anak dan orang dewasa atau anak-anak tidak menunjukkan gejala yang parah. Namun, saat penyempitan yang terjadi semakin parah, maka akan muncul beberapa gejala, antara lain: 

  • Pusing;

  • Sulit bernapas;

  • Nyeri di dada; 

  • Kaki dingin;

  • Kram kaki saat berolahraga;

  • Mimisan.

Saat aorta terlalu sempit untuk dialiri darah, maka darah akan mengalir melalui saluran lain. Saluran ini kemudian membesar dan pengidapnya akan merasakan tekanan di punggung.

Baca juga: Pembuluh Darah Bermasalah, Saatnya USG Doppler 

Apa Penyebab Koarktasio Aorta?

Kondisi ini merupakan kelainan jantung bawaan dari lahir sehingga penyebab pasti kelainan ini belum bisa dipastikan. Namun, para ahli menduga bahwa ini terkait dengan mutasi pada gen atau kromosom. Sementara itu, beberapa hal bisa meningkatkan risiko anak mengalami kondisi ini, antara lain: 

  • Memiliki kelainan pada jantung, seperti patent ductus arteriosus, adanya lubang di antara dinding sekat jantung, atau penyakit katup jantung.

  • Memiliki kondisi genetik tertentu, misalnya sindrom Turner.

  • Gangguan saat hamil, seperti paparan bahan tertentu dari lingkungan pada ibu hamil, serta makanan, minuman atau obat yang dikonsumsi ibu saat kehamilan.

Baca juga: 7 Makanan untuk Melancarkan Peredaran Darah

Bagaimana Cara Mengobati Koarktasio Aorta?

Terdapat pilihan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi koarktasio aorta, yaitu: 

  • Pemberian obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Namun, prosedur ini bisa menyebabkan kamu wajib dirawat di rumah sakit dalam beberapa hari.

  • Operasi yang bertujuan mencopot bagian yang sempit dan menghubungkan dua bagian yang normal.

Pengobatan lainnya yang bisa diberikan adalah dilatasi balon. Tindakan ini merupakan piranti kecil (berupa balon) yang secara perlahan akan dipompa untuk melebarkan bagian yang sempit. Tentunya setiap pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi tiap orang.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Coarctation of the Aorta.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Coarctation of the Aorta.