11 May 2019

Adakah Efek Samping dari Melakukan Pemeriksaan Treadmill?

adakah-efek-samping-dari-melakukan-pemeriksaan-treadmill-halodoc

Halodoc, Jakarta – Treadmill atau mesin olahraga untuk berjalan dan berlari di tempat ternyata juga bisa digunakan sebagai alat untuk melakukan pemeriksaan jantung, lho. Pemeriksaan treadmill atau yang disebut juga dengan sebutan stress test adalah pemeriksaan yang dilakukan dokter untuk mencari tahu bagaimana respon jantung kamu terhadap tekanan pada saat beraktivitas fisik.

Ini karena aktivitas fisik bisa membuat jantung memompa darah lebih keras dan cepat. Pemeriksaan ini sangat berguna untuk mendeteksi penyakit yang berkaitan dengan jantung. Namun, sebelum melakukan pemeriksaan ini, ada baiknya kamu mengetahui efek samping dari pemeriksaan treadmill.

Mengenal Pemeriksaan Treadmill

Tujuan utama pemeriksaan treadmill adalah untuk mendeteksi adanya gangguan pada jantung. Melalui pemeriksaan ini, dapat diketahui seberapa banyak stres yang dapat ditanggung oleh jantung sebelum jantung mengalami suatu gangguan (misalnya, irama jantung menjadi abnormal atau mulai menunjukkan tanda-tanda iskemia, karena otot jantung tidak mendapatkan aliran darah yang cukup).

Namun, selain mendeteksi gangguan jantung, pemeriksaan treadmill juga masih punya banyak manfaat lainnya, di antaranya:

  • Melihat apakah jantung menerima oksigen yang cukup dan aliran darah, seperti saat berolahraga.

  • Melihat seberapa baiknya katup jantung bekerja.

  • Mengevaluasi denyut jantung dan tekanan darah.

  • Mengetahui tingkat kebugaran fisik.

  • Mendeteksi kelainan irama jantung dan aktivitas listrik di jantung.

  • Menilai tingkat keparahan penyakit arteri koroner yang dimiliki pengidap.

  • Menentukan batas-batas latihan fisik yang aman sebelum memulai program rehabilitasi jantung akibat serangan jantung atau operasi jantung.

  • Menilai seberapa efektif rencana pengobatan jantung yang sudah dilakukan.

  • Menentukan prognosis seseorang terkena serangan jantung atau meninggal akibat penyakit jantung.

Baca juga: Alasan Pengidap Penyakit Jantung Membutuhkan Pemeriksaan Treadmill

Prosedur Pemeriksaan Treadmill

Sebelum pemeriksaan treadmill dimulai, kamu akan dihubungkan ke mesin elektrokardiogram (EKG) melalui beberapa bantalan lengket yang ditempelkan ke kulit kamu. Kemudian, dokter atau perawat akan memeriksa detak jantung dan pernapasan sebelum kamu mulai berolahraga. Dokter mungkin juga akan meminta kamu menghirup tabung untuk menguji kekuatan paru-paru. Setelah itu, barulah kamu akan diminta untuk berjalan secara perlahan di atas treadmill, yang kecepatan dan tingkat kesulitannya akan terus ditingkatkan.

Saat pemeriksaan ini berlangsung, dokter akan memonitor EKG, denyut jantung, dan tekanan darah kamu. Dokter juga akan menilai berapa lama kamu bisa berjalan atau berlari di atas treadmill dan apakah kamu mengalami nyeri dada atau perubahan irama jantung pada EKG, yang menunjukkan bahwa jantung kamu tidak mendapatkan cukup darah.

Namun, bila kamu mengalami kesulitan, terutama nyeri dada, lemah, ataupun kelelahan, kamu bisa meminta untuk menghentikan tes. Ketika dokter sudah puas dengan hasilnya, kamu juga akan diminta untuk berhenti berolahraga. Detak jantung dan pernapasan akan terus dipantau untuk sementara waktu sesudahnya.

Baca juga: Terlalu Lelah, Hati-Hati Gagal Jantung

Efek Samping Pemeriksaan Treadmill

Pemeriksaan treadmill adalah jenis pemeriksaan yang tergolong aman. Ini karena pemeriksaan ini dilakukan di bawah pengawasan seorang profesional medis yang terlatih. Meski demikian, tetap ada beberapa risiko yang mungkin terjadi, seperti:

  • Sakit dada

  • Jatuh

  • Pingsan

  • Serangan jantung

  • Detak jantung tidak teratur.

Namun, risiko-risiko diatas sangat jarang terjadi, karena dokter akan memeriksa kesehatan fisikmu sebelum memulai prosedur pemeriksaan ini. Biasanya, pengidap jantung koroner atau perokok sangat aktif tidak dianjurkan melakukan tes ini.

Baca juga: Stop Merokok, Penyakit Jantung Koroner Mengintai!

Nah, itulah efek samping pemeriksaan treadmill yang perlu kamu tahu. Bila kamu mengalami gejala gangguan jantung, bicarakanlah ke dokter mengenai kemungkinan untuk melakukan pemeriksaan treadmill. Kamu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang kamu alami dengan menggunakan aplikasi Halodoc, lho. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.