• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Bayi Tidur Satu Ranjang dengan Orangtua Bisa Sebabkan SIDS

Alasan Bayi Tidur Satu Ranjang dengan Orangtua Bisa Sebabkan SIDS

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bagi beberapa orangtua, mungkin akan terasa lebih nyaman ketika tidur di satu ranjang yang sama dengan sang buah hatinya yang baru saja lahir ke dunia. Namun, tidak banyak yang tahu kalau hal ini justru sangat membahayakan bagi sang buah hati. Bayi yang tidur di satu ranjang yang sama dengan kedua orangtuanya sangat berisiko mengalami SIDS atau Sudden Infant Death Syndrome. 

SIDS sendiri merupakan kematian mendadak yang terjadi pada bayi tanpa adanya gejala atau tanda yang mendahuluinya. Kondisi ini, sayangnya, lebih sering terjadi pada bayi yang belum berusia 1 tahun dan tidur bersama dengan kedua orangtuanya di satu ranjang yang sama. Namun, banyak orangtua yang belum tahu apa itu SIDS dan mengapa kondisi ini bisa terjadi pada sang buah hati. 

Lalu, Apa Hubungannya Tidur Bersama Orangtua dengan SIDS pada Bayi?

Tidak sedikit orangtua yang mengira bahwa tidur di satu kasur yang sama dengan bayinya bisa menguatkan ikatan batin yang terjadi antara mereka. Mungkin tidak salah, tetapi ayah dan ibu tetap perlu tahu bahwa tidur bersama sang buah hati pada satu kasur yang sama jauh lebih baik dilakukan apabila anak sudah memasuki usia 1 tahun. 

Baca juga: SIDS pada Bayi Bisa Terjadi Tanpa Penyakit

Apabila Si Kecil masih berusia di bawah 1 tahun, tidur bersama dengan orangtua pada satu ranjang yang sama sangat berisiko untuknya. Ia bisa saja terhimpit antara ranjang dan dinding, tergencet tubuh ibu atau ayah ketika sedang mengubah posisi tanpa disadari, atau tertimpa batal maupun guling yang tidak sengaja ibu dan ayah pindahkan ketika sedang terlelap. Bukan tidak mungkin, anak bisa terjatuh akibat tidak sengaja terdorong badan ayah maupun ibu. 

Tidak hanya tidur di satu tempat tidur yang sama dengan ayah dan ibu, SIDS juga bisa terjadi karena banyak faktor lainnya. Beberapa termasuk kebiasaan merokok yang dilakukan oleh ibu, konsumsi alkohol dalam jumlah yang berlebihan, penggunaan obat-obatan selama ibu dalam masa kehamilan dan setelah melahirkan, hingga adanya riwayat keluarga yang memiliki SIDS. Namun, dari banyaknya faktor risiko, tidur bersama orangtua pada satu tempat tidur menduduki urutan pertama sebagai penyebab SIDS. 

Baca juga: SIDS Rentan Menyerang Bayi, Ini Alasannya

Inilah mengapa, dokter tidak pernah menyarankan pada ayah dan ibu untuk tidur di satu ranjang dengan sang buah hati. Memang, sangat menyenangkan bisa terus bersama anak, terlebih jika ia baru saja dilahirkan. Namun, mengingat tingginya risiko SIDS, sebaiknya ibu dan ayah menghindarinya, terutama apabila Si Kecil masih berusia kurang dari 4 bulan. Jika ibu masih kurang informasi mengenai kondisi SIDS ini, bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc dengan memilih fitur Tanya Dokter. Jadi, ibu mendapatkan informasi yang benar-benar akurat.

Baca juga: Perhatikan 5 Langkah Pencegahan SIDS

Bagaimana Tidur yang Aman Bersama Sang Buah Hati?

Kalau memang ayah dan ibu selalu ingin bersama dengan Si Kecil, bahkan menjelang waktu tidur, ada beberapa hal yang perlu ayah dan ibu perhatikan untuk mengurangi terjadinya SIDS pada anak. Apa saja?

  • Ibu bisa menempatkan ranjang bayi pada satu kamar yang sama dan bersisian dengan ranjang besar ayah dan ibu. 

  • Jangan meletakkan benda-benda yang keras di ranjang Si Kecil untuk menghindarinya tertimpa benda tersebut. 

  • Pastikan kamar ibu dan ayah bersih, sehat, dan bebas dari asap rokok. Pastikan juga anak mengenakan pakaian yang nyaman ketika tidur. 

Referensi: 
Kids Health. Diakses pada 2019. Bed-Sharing.
Verywell Family. Diakses pada 2019. Co-Sleeping or Sleep Sharing Benefits and Criticism.
Healthline. Diakses pada 2019. Is Side Sleeping Safe for My Baby?