Alasan Remaja Rentan Terkena Virus Molluscum

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Alasan Remaja Rentan Terkena Virus Molluscum

Halodoc, Jakarta – Usia remaja disebut sebagai faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit tertentu, salah satunya infeksi virus Molluscum. Penyakit molluscum contagiosum adalah kondisi yang terjadi akibat infeksi pada kulit dan ditandai dengan munculnya benjolan kecil di permukaan kulit.

Benjolan yang muncul karena infeksi virus ini biasanya hanya seukuran biji kacang dan memiliki tekstur keras. Kendati begitu, benjolan yang muncul umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang mengganggu.

Pada dasarnya, penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja. Tapi, ada beberapa kelompok yang lebih berisiko terserang, yaitu anak-anak dan remaja. Hal itu ternyata berkaitan dengan kebiasaan atau aktivitas yang dilakukan.

Remaja cenderung melakukan aktivitas yang melibatkan kontak langsung antara kulit, misalnya penggunaan kolam renang sekolah bersama, bertukar handuk dengan teman, dan lainnya. Kebiasaan ini merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya infeksi virus molluscum.

Remaja dan Penularan Virus Molluscum

Munculnya benjolan kecil pada kulit pengidap molluscum terjadi karena serangan virus dengan nama yang sama, yaitu virus molluscum contagiosum. Penularannya pun bisa terjadi dengan sangat mudah dari satu orang ke orang lainnya. Biasanya, virus penyebab penyakit ini bisa menular melalui sentuhan kulit atau kebiasaan bertukar barang pribadi dengan orang lain. Dan remaja menjadi kelompok yang paling sering melakukan hal ini.

Selain pada remaja, bentol akibat molluscum contagiosum juga muncul di permukaan kulit orang dewasa. Biasanya, penyakit ini terjadi pada orang dewasa yang sudah aktif secara seksual dan menginfeksi sebagai penyakit menular seksual (PMS).

Infeksi molloscum juga bisa menyerang orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah serta memiliki riwayat gangguan pada kulit. Benjolan tanda penyakit ini cenderung mudah untuk dikenali.

Baca juga: 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Mencegah Penularan Infeksi Virus Molloscum

Mencegah penularan penyakit ini bisa dilakukan dengan menjaga jarak dengan pengidapnya. Hindari bersentuhan kulit secara langsung dengan orang yang memiliki penyakit molluscum contagiosum. Selain itu, hindari kebiasaan bertukar barang pribadi atau menggunakan benda yang sebelumnya dipakai oleh pengidap penyakit ini.

Agar terhindar dari infeksi virus, hindari juga melakukan hubungan intim dengan orang yang tengah mengalami infeksi molluscum contagiosum. Jika sudah terlanjur terinfeksi, sebaiknya jangan menyentuh atau menggaruk bagian tubuh yang terserang, sebab penyakit ini bisa dengan mudah menyebar ke area tubuh lain.

Gejala Molluscum Contagiosum yang perlu Diketahui

Penanganan dan pengobatan molluscum contagiosum juga sangat mudah dan sederhana. Bentol yang muncul sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Infeksi virus molloscum bisa ditangani dengan bantuan obat atau salep, namun biasanya cara pengobatan tersebut tidak dianjurkan untuk anak-anak. Penyakit ini juga bisa dikenali melalui gejala lain, seperti jumlah benjolan kecil yang muncul sebanyak 20 sampai 30 titik di permukaan kulit, bintik tersebut mungkin memicu rasa gatal dan memiliki puncak yang terlihat seperti cekungan.

Baca juga: Anak-Anak Lebih Rentan Terkena Molluscum Contagiosum Dibanding Orang Dewasa?

Benjolan karena penyakit ini bisa muncul di masa saja pada bagian tubuh. Pada orang dewasa, benjolan kecil tanda penyakit ini biasanya ditemukan di area bawah tubuh akibat aktivitas seksual. Sedangkan pada anak-anak dan remaja, benjolan kecil yang keras biasanya akan muncul di sekitar lengan, dada, perut, leher, dan wajah.

Baca juga: Mudah Berkeringat? Hati-Hati Terkena Infeksi Jamur

Cari tahu lebih lanjut seputar molluscum contagiosum dan cara mencegah penularannya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu juga bisa membicarakan seputar gangguan kesehatan lain dan mencari tahu cara pengobatan yang paling sesuai untuk penyakit yang menyerang. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!