Alasan Tamponade Jantung Dapat Sebabkan Edema Paru

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
alasan-tamponade-jantung-dapat-sebabkan-edema-paru-halodoc

Halodoc, Jakarta – Tamponade jantung adalah kondisi medis yang menyebabkan fungsi jantung terganggu, sehingga tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik. Kondisi ini terjadi karena adanya penimbunan darah atau cairan tubuh lainnya di ruang perikardium, yaitu ruang yang ada di antara jantung dengan selaput jantung (perikardium). Tamponade jantung adalah kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis secepatnya. Pasalnya, bila sampai terlambat, tamponade jantung bisa menyebabkan komplikasi yang berakibat fatal, salah satunya adalah edema paru. Yuk, simak penjelasannya di sini.

Penyebab Tamponade Jantung

Seperti yang sudah sempat dijelaskan sekilas di atas, tamponade jantung biasanya disebabkan karena adanya darah atau cairan di ruang perikardium yang memberi tekanan yang sangat kuat pada jantung. Ketika cairan tersebut menekan jantung, maka ventrikel atau bilik jantung tidak bisa mengembang secara maksimal. Akibatnya, jumlah darah yang masuk ke jantung semakin berkurang, dan pasokan darah yang mengandung oksigen yang dipompa ke seluruh tubuh pun juga semakin berkurang. Kondisi ini sangat berbahaya, karena kurangnya pasokan darah ke jantung dan seluruh tubuh ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari syok, gagal jantung, dan kegagalan fungsi organ lainnya.

Berikut ini beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan terjadinya penumpukan cairan pada ruang perikardium:

  • Infeksi;

  • Serangan jantung;

  • Gagal ginjal;

  • Jenis kanker yang bisa menyebar ke selaput perikardium, seperti kanker payudara atau kanker paru-paru;

  • Perikarditis atau peradangan pada perikardium;

  • Hipotiroidisme;

  • Lupus;

  • Pernah menjalani radioterapi di bagian dada;

  • Cedera akibat terhantam benda tumpul di bagian dada saat kecelakaan mobil atau lainnya; dan

  • Pecahnya aneurisma aorta.

Mengapa Tamponade Jantung Bisa Menyebabkan Edema Paru?

Tamponade jantung yang tidak segera ditangani, berpotensi untuk berkembang menjadi semakin parah dan menyebabkan komplikasi. Salah satu komplikasinya adalah edema paru. Edema paru adalah kondisi yang terjadi akibat adanya penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru (alveoli) yang biasanya ditandai dengan gejala sulit bernapas. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tamponade jantung membuat jantung tidak bisa berfungsi dengan baik. Dalam hal ini, jantung tidak bisa memompa masuk darah dalam jumlah yang cukup, sehingga tekanan di atrium kiri dan pembuluh darah di paru-paru akan meningkat. Tekanan yang semakin besar ini kemudian akan mendorong cairan melalui dinding-dinding pembuluh darah ke dalam alveolus, sehingga terjadilah edema paru. 

Baca juga: Pengidap Gangguan Jantung Rentan Alami Edema Paru, Kok Bisa?

Waspadai Gejala Tamponade Jantung

Kamu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami gejala-gejala tamponade jantung berikut:

  • Nyeri dada yang menyebar hingga ke leher, bahu, punggung, atau perut;

  • Sesak napas;

  • Hipotensi atau tekanan darah rendah;

  • Cemas dan gelisah;

  • Pusing hingga hilang kesadaran atau pingsan;

  • Muncul rasa tidak nyaman bila duduk atau condong ke depan;

  • Lemas dan wajah terlihat pucat; dan

  • Jantung berdebar.

Baca juga: Alami Tamponade Jantung, Ini Ciri yang Bisa Dikenali

Bila diagnosis tamponade jantung sudah positif, sebaiknya segera lakukan tindakan pengobatan. Diagnosis dan pengobatan dini terhadap penyebab utama tamponade jantung sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi, bahkan kematian akibat penyakit ini. Namun, bagi kamu yang sudah terdiagnosis mengidap tamponade jantung, sebaiknya tetap waspada akan kemungkinan terjadinya komplikasi. Hati-hati bila kamu mengalami gejala-gejala edema paru berikut:

  • Lebih cepat lelah dan lebih sering sesak napas dibanding biasanya. Bahkan sesak napas bisa dialami ketika pengidap sedang beristirahat;

  • Muncul suara napas tersumbat seperti mengi ketika menghembuskan napas;

  • Berat badan naik secara cepat; dan

  • Bengkak pada kedua tungkai.

Baca juga: Sesak Napas Akibat Edema Paru, Ini Cara Pencegahannya

Nah, itulah penjelasan mengenai alasan tamponade jantung yang bisa menyebabkan edema paru. Bila kamu masih ingin tahu lebih lanjut seputar tamponade jantung, tanyakan saja kepada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter untuk bertanya-tanya seputar kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
NCBI (Diakses pada tahun 2019). Acute pulmonary edema following pericardiocentesis for cardiac tamponade
Emedicine Medscape (Diakses pada tahun 2019). Cardiac Tamponade