22 April 2019

Anyang-anyangan Saat Puasa? Ini 5 Cara Mengatasinya

Anyang-anyangan Saat Puasa? Ini 5 Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Kebanyakan orang paham puasa adalah kegiatan yang baik untuk tubuh. Berpuasa dapat membuat tubuh terbantu untuk mengeluarkan berbagai racun yang menumpuk di tubuh kita. Namun, bukan berarti akan terbebas dari berbagai jenis penyakit. Apalagi saat puasa kamu jadi terbatas untuk minum obat. Jadi jika tidak ingin puasanya terganggu, kita harus pintar pintar menyiasati gejala penyakit yang muncul. Salah satu jenis penyakit yang cukup merepotkan dan mungkin terjadi saat puasa adalah anyang-anyangan.

Anyang-anyangan saat puasa adalah keluhan paling umum ditemukan pada kasus infeksi saluran kemih (ISK) atau kondisi lainnya yang menyebabkan iritasi pada kandung kemih. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak nyaman, rasa ingin berkemih tetapi tidak tuntas. Hasilnya jadi sering bolak balik ke kamar kecil. Tentu saja ini dapat mengganggu aktivitas. Apalagi saat puasa tidak boleh minum saat siang hari, jika anyang-anyangan terjadi saat puasa, timbul rasa cemas dan takut terkena dehidrasi.

Baca Juga: Anyang-Anyangan Jadi Tanda Infeksi Saluran Kemih?

Penyebab anyang-anyangan saat puasa akibat kurangnya cairan di dalam tubuh. Idealnya tubuh membutuhkan 8-10 gelas sehari, pada saat berpuasa bisa jadi kebutuhan itu tidak terpenuhi. Tetapi perlu diwaspadai karena anyang-anyangan yang dirasakan adalah gejala infeksi saluran kemih (ISK) disebabkan oleh bakteri E. coli. Wanita lebih rentan terkena penyakit ini karena uretra atau saluran kemih pada wanita letaknya dekat dengan anus yang merupakan habitat E. coli. Oleh karena itu, disarankan membilas dari arah yang benar yaitu depan ke belakang, setiap habis buang air besar maupun buang air kecil.

Selain itu, untuk mengatasi anyang-anyangan saat puasa yang cukup mengganggu, ikuti tips berikut ini:

  • Minum Banyak Air Putih

Memenuhi asupan air putih harian adalah cara mudah untuk mengatasi anyang-anyangan. Namun, karena saat puasa kamu hanya bisa minum di saat tertentu saja, kamu harus pintar-pintar menyiasatinya. Hal yang disarankan adalah minum air putih dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah makan malam dan menuju tidur, dan dua gelas lagi saat sahur. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) mengatakan bahwa konsumsi air putih membantu mengusir bakteri penyebab infeksi melalui air seni.

  • Konsumsi vitamin C

Selain minum air putih, anyang-anyangan saat puasa juga bisa kamu atasi dengan konsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin C. Hal ini karena vitamin C dapat membuat urine menjadi lebih asam sehingga pertumbuhan bakteri terhambat. Jika kamu mengidap infeksi saluran kemih, konsumsi suplemen vitamin C juga bisa membantu mengatasinya.

  • Kompres Menggunakan Air Panas

Saat anyang-anyangan, biasanya peradangan dan iritasi infeksi saluran kemih akan menyebabkan rasa panas dan nyeri di sekitar area genital. Dengan menggunakan kompres air panas, maka ini dapat membantu mengurangi keluhan tersebut. Atur suhu agar tidak terlalu panas dan jangan menerapkannya langsung ke kulit. Selain itu, batasi penggunaan maksimal hanya 15 menit untuk menghindari luka bakar.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

  • Hindari Faktor Pemicu Gejala

Saat mengidap infeksi, kafein, alkohol, makanan terlalu berbumbu, nikotin, dan minuman berkarbonasi serta pemanis buatan membuat kandung kemih semakin iritasi. Hal ini membuat infeksi semakin sulit sembuh. Konsumsilah makanan sehat yang kaya serat karena serat yang dibutuhkan oleh pencernaan agar tetap sehat.

  • Teruslah Berkemih

Setiap kali kamu berkemih, ada bakteri yang ikut keluar bersama air seni. Jadi, teruslah berkemih agar semakin banyak bakteri yang keluar sehingga anyang-anyangan bisa segera sembuh.

Baca Juga: Ketahui Obat-Obatan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Itulah kiat mengatasi anyang-anyangan saat puasa. Jika kamu mengalami gangguan penyakit lain saat puasa, kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!