• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apa Manfaat Beras Kencur yang Terbukti Secara Ilmiah?

Apa Manfaat Beras Kencur yang Terbukti Secara Ilmiah?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu mencoba mengonsumsi jamu untuk membantu kesehatan tetap optimal? Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 lalu, sekitar 60 persen masyarakat Indonesia yang berusia di bawah 15 tahun pernah mencoba mengonsumsi jamu. Setidaknya ada 95 persen dari mereka merasakan manfaat dari jamu yang dikonsumsi.

Baca juga: Berbagai Jamu yang Baik untuk Wanita

Jamu menjadi salah satu pengobatan tradisional di Indonesia sejak dulu. Masyarakat banyak yang percaya pada khasiat jamu yang dikonsumsi mampu menjaga kesehatan dan mencegah segala gangguan kesehatan. Beras kencur, menjadi salah satu jenis jamu yang banyak dikonsumsi. Namun, adakah manfaat beras kencur yang sudah terbukti secara ilmiah?

Kenali Tanaman Kencur dan Manfaatnya

Kencur dikenal sebagai bumbu dapur yang memiliki aroma cukup kuat. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, kencur juga dikenal sebagai obat tradisional. Banyak manfaat yang dapat dirasakan dari tanaman kencur, seperti membuat pernapasan lega dan mengurangi gejala batuk. Ya, kencur menjadi salah satu obat tradisional yang cukup terkenal untuk mengatasi batuk. 

Dilansir dari International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, tanaman kencur terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus yang dapat menyebabkan karies gigi. Jadi, tidak ada salahnya mengonsumsi kencur secukupnya jika kamu mengalami gangguan pada mulut dan gigi.

Baca juga: Kandungan Kencur yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Ketahui Manfaat Beras Kencur Secara Ilmiah

Kebanyakan masyarakat akrab dengan salah satu menu jamu tradisional, beras kencur. Tidak hanya kencur asli, tanaman kencur yang diolah bersama beras memiliki manfaat jika sudah berupa jamu tradisional. Tidak ada salahnya ketahui beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan ketika mengonsumsi jamu beras kencur.

Jika kamu memiliki masalah pencernaan sebaiknya jangan langsung mengonsumsi obat-obatan, kamu bisa mencoba mengonsumsi ramuan jamu tradisional beras kencur. Dilansir dari International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, jamu beras kencur membantu untuk mengatasi gangguan pencernaan yang kamu alami, misalnya sakit perut atau diare. 

Menurut penelitian yang dilakukan Universitas Tanjungpura Pontianak, jamu beras kencur dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mencegah penyakit diabetes. Jamu beras kencur memiliki kandungan senyawa fenolik yang bekerja sebagai antioksidan yang berkontribusi pada penyakit diabetes.

Manfaat tersebut sudah terbukti secara ilmiah dan dibuktikan dengan penelitian. Masyarakat masih banyak percaya dengan manfaat beras kencur lainnya, seperti meningkatkan berat badan, mencegah dan mengobati jerawat pada wajah, menangkal radikal bebas dari polusi udara, dan pengobatan sakit kepala serta pegal-pegal. Meskipun demikian, belum ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat tersebut.

Baca juga: Ini Manfaat Kencur untuk Kesehatan

Begini Cara Membuat Beras Kencur di Rumah

Saat ini jamu beras kencur pun sudah banyak dijual baik di supermarket atau toko tradisional. Namun, tidak ada salahnya jika kamu membuat jamu beras kencur sendiri di rumah. Kamu membutuhkan beras putih, kencur, jahe untuk penambah rasa, asam jawa, gula jawa, daun pandan, dan air matang yang disesuaikan dengan bahan-bahan lainnya.

Cuci beras dan rendam selama 3 jam bahan lainnya. Setelah mendidih, dinginkan, dan blender atau tumbuk dengan beras yang direndam 3 jam. Kemudian, saring dan peras hingga keluar jamu beras kencur. Sajikan selagi hangat atau dingin.

Jika memiliki gangguan kesehatan seputar pencernaan atau kondisi berat badan, tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Dengan penanganan lebih dini, tentu gangguan masalah yang kamu alami dapat segera diatasi. Kini kamu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi, kapan saja dan di mana saja!

Referensi:
International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences. Diakses pada 2020. Pharmacological Importance of Kaempferia Galanga
Healthline. Diakses pada 2020. Galangal Root: Benefits, Uses, and Side Effects