Apakah Spondylosis Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Apakah Spondylosis Bisa Disembuhkan?

Halodoc, Jakarta – Sendi adalah penghubung antar tulang, sehingga tulang mudah digerakkan. Agar gerakan tetap fleksibel, sendi memerlukan pelumas yang disebut glukosamin. Kurangnya pelumas bisa membuat persendian aus, sehingga menyebabkan radang sendi. Spondylosis adalah jenis radang sendi yang dipicu oleh keausan pada tulang belakang. Kondisi ini terjadi ketika cakram dan sendi berdegenerasI atau ketika taji tulang tumbuh pada tulang belakang. 

Baca Juga: Spondylosis Dapat Terjadi pada 3 Bagian Tulang Ini

Kondisi ini mengganggu gerakan tulang belakang dan memengaruhi saraf serta fungsi lainnya. Osteoartritis tulang belakang adalah istilah lain untuk spondylosis. Osteoartritis menggambarkan artritis yang disebabkan oleh keausan. Spondylosis menimbulkan gejala berupa rasa sakit dan kekakuan yang cenderung datang dan pergi.

Apa Penyebab Spondylosis?

Tulang belakang membantu memberi struktur dan menopang sebagian besar berat tubuh. Tulang juga membawa dan melindungi hampir semua cabang saraf utama yang berjalan dari otak. Sendi memungkinkan tulang belakang bergerak secara fleksibel. Nah, jaringan lunak dan kenyal yang disebut cakram intervertebralis berfungsi memisahkan tulang belakang. Cakram intervertebralis membantu mencapai gerakan yang halus dan menahan segala benturan pada tulang.

Seiring bertambahnya usia seseorang, cakram menjadi lebih kering, lebih tipis, dan lebih keras, sehingga cakram cenderung kehilangan beberapa kemampuan bantalan. Alasan tersebut membuat lansia cenderung mengalami fraktur kompresi vertebra daripada orang yang lebih muda.

Gejala Kondisi Spondylosis

Kebanyakan lansia yang mengidap spondylosis tidak mengalami gejala. Beberapa orang memiliki gejala untuk sementara waktu, tetapi kemudian gejalanya pergi. Terkadang, gerakan yang memicu gejala. Gejala umum spondylosis berupa kekakuan dan nyeri ringan yang memburuk setelah gerakan tertentu atau lama tidak bergerak. Ketika kondisinya semakin memburuk, gejalanya termasuk di antaranya:

  • Muncul perasaan seperti menggiling saat menggerakkan tulang belakang;

  • Kelemahan di tangan atau kaki;

  • Berkurangnya koordinasi;

  • Kejang otot dan nyeri;

  • Sakit kepala;

  • Kehilangan keseimbangan dan kesulitan berjalan;

  • Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus.

Baca Juga: Atasi Spondylosis dengan Akupunktur, Benarkah?

Kalau kamu mengalami gejala diatas, periksakan ke dokter untuk memastikan apakah nyeri sendi yang kamu alami disebabkan oleh spondylosis. Agar tidak mengantre giliran periksa dokter terlalu lama, buat janji dengan dokter melalui Halodoc saja. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Apakah Spondylosis Bisa Disembuhkan?

Kekakuan ringan dan nyeri akibat spondylosis bisa sembuh dengan perawatan sederhana. Berikut ini opsi perawatan yang dipilih untuk mengurangi gejala spondylosis, yaitu:

  • Konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan acetaminophen;

  • Rutin menjalankan olahraga ringan, seperti berenang atau berjalan untuk menjaga fleksibilitas dan memperkuat otot yang mendukung tulang belakang;

  • Perbaiki postur tubuh. Hindari terlalu sering membungkuk karena memperburuk rasa sakit;

  • Minta bantuan ahli terapi fisik untuk melatih koordinasi dan memberikan pijatan;

  • Pilih kursi atau kasur untuk menopang punggung;

  • Beristirahat selama periode peradangan.

Baca Juga: Adakah Pencegahan Efektif untuk Kondisi Spondylosis?

Pada kasus nyeri yang parah dan persisten, dokter menyarankan pembedahan apabila tidak ada perawatan lain yang membantu. Jenis operasi tergantung pada masalah dan lokasinya. Untuk mengidentifikasi area yang sakit, dokter perlu melakukan rontgen. Pembedahan melibatkan pengangkatan cakram atau potongan tulang yang menekan saraf, lalu menyatukan vertebra di dekatnya.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2019. Spondylosis: All you need to know.
EMedicineHealth. Diakses pada 2019. Spondylosis.