• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lagi Diet, Coba Makanan Rendah Kalori Ini Saat Berbuka

Lagi Diet, Coba Makanan Rendah Kalori Ini Saat Berbuka

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Di bulan Ramadan, setiap umat Islam diwajibkan untuk menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Tidak makan dan minum selama hampir seharian penuh tentu saja dapat memberi pengaruh terhadap berat badan. Meski demikian, puasa juga dapat membuat berat badan meningkat bila kamu tidak menjaga pola makan saat berbuka. Karena itu, bagi kamu yang sedang berdiet, 3 makanan rendah kalori ini bisa jadi pilihan terbaik untuk kamu konsumsi saat berbuka. Berikut pembahasannya!

Manfaat Puasa untuk Menurunkan Berat Badan

Ketika seseorang berpuasa, tubuh akan menggunakan simpanan karbohidrat dan lemak untuk memberikan energi setelah semua kalori dari makanan yang dikonsumsi pada malam hari telah habis. Pembakaran lemak sebagai sumber energi saat berpuasa inilah yang membuat berat badan kamu berkurang. Sebuah meta-analisis yang menggunakan data dari 35 publikasi menunjukkan bahwa puasa Ramadan dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan secara statistik, yaitu sebanyak -1,24 kilogram pada akhir Ramadan (-1,51 kilogram pada pria, dan 0,92 kilogram pada wanita).

Meski demikian, dampak puasa terhadap berat badan tiap orang juga bervariasi. Ada yang mengalami penurunan berat badan, tetapi ada juga yang mengalami pertambahan berat badan. Salah satu faktor yang membuat puasa dapat meningkatkan berat badan adalah jumlah kalori yang kamu makan selama periode tidak berpuasa.

Banyak orang yang kalap dan makan dalam porsi yang besar saat berbuka puasa. Padahal, puasa membuat metabolisme tubuh kamu bekerja lebih lambat dari biasanya. Inilah yang bisa membuat kamu mengalami pertambahan berat badan saat berpuasa.

Baca Juga: Pilihan Menu Sahur Sehat Saat Puasa

Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Berbuka

Ketika berbuka puasa pertama kali, cobalah untuk memperbanyak cairan, makanan rendah lemak, makanan yang mengandung banyak cairan, dan makanan yang mengandung gula alami untuk mengembalikan energi yang hilang. Selain itu, hindari konsumsi banyak makanan atau minuman dengan tambahan gula. Berikut ini makanan yang baik untuk dikonsumsi saat berbuka puasa:

  1. Minuman yang Sehat

Beberapa minuman yang direkomendasikan untuk kamu konsumsi ketika berbuka adalah air putih. Namun, beberapa minuman juga dapat kamu minum ketika berbuka, seperti susu atau jus buah yang memberikan hidrasi tanpa tambahan kalori atau gula. Minuman dengan bahan dasar susu dan buah menyediakan gula dan nutrisi alami yang baik untuk berbuka puasa. Namun, hindari juga mengonsumsi minuman dengan gula tambahan setelah berbuka puasa secara berlebihan, karena dapat memberikan terlalu banyak gula dan kalori.

Baca Juga: 6 Pilihan Takjil Sehat untuk Menu Buka Puasa

  1. Kurma

Kurma adalah makanan yang baik dimakan ketika berbuka puasa. Ini karena kurma mengandung gula alami untuk mengembalikan energi tubuh, serta mengandung beberapa mineral, seperti kalium dan tembaga. Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi buah kering lainnya, seperti aprikot atau kismis yang kaya akan serat dan nutrisi.

  1. Sup

Beberapa negara Timur Tengah yang memiliki kebiasaan berbuka puasa dengan sup. Hal tersebut adalah cara ringan untuk berbuka puasa dan memberikan cairan pada tubuh. Sup yang berbahan dasar kaldu daging dan sering mengandung kacang-kacangan dan makanan bertepung, seperti pasta atau biji-bijian, mengandung banyak nutrisi dan energi yang baik untuk tubuh.

  1. Buah-buahan

Mengonsumsi buah-buahan saat berbuka puasa adalah tradisi yang sering dilakukan dalam budaya Asia Selatan. Namun, tradisi ini juga baik untuk diikuti bagi kamu yang sedang berdiet agar berat badan tetap terjaga selama bulan puasa. Hal ini karena buah-buahan mengandung kalori yang sedikit, tetapi dapat memberikan gula alami untuk energi, cairan, serta beberapa vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.

Baca Juga: 4 Inspirasi Menu Berbuka Puasa yang Sehat

Itulah beberapa makanan yang baik dikonsumsi ketika berbuka puasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal makanan yang baik untuk berbuka puasa, dokter dari aplikasi Halodoc siap membantu. Caranya dengan download Halodoc di smartphone kamu!

Referensi:
NCBI. Diakses pada 2020. Effect of Ramadan Fasting on Weight and Body Composition in Healthy Non-Athlete Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis.
British Nutrition Foundation. Diakses pada 2020. A healthy Ramadan.