• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Kulit bukan hanya berfungsi menjaga tubuh agar tetap stabil, tapi juga berfungsi untuk mengeluarkan segala macam kotoran dan zat sisa dalam tubuh. Zat sisa tersebut akan dikeluarkan melalui pori-pori kulit dalam bentuk keringat. Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh yang bertugas untuk melapisi organ dalam tubuh manusia. 

Untuk menjaga kesehatannya, menjaga kebersihan dan melakukan perawatan kulit secara teratur penting untuk dilakukan. Gunanya adalah agar kulit tampak sehat dan tidak terlihat kusam. Selain itu, menjaga kesehatan kulit juga dilakukan agar kulit tidak mudah terkena macam-macam penyakit kulit akibat paparan bakteri, kuman, virus dan alergi.

Baca juga: 5 Jenis Makanan yang Baik untuk Kesehatan Kulit

Melakukan perawatan kulit memang sering kali dianggap remeh bagi sebagian orang. Jika sudah terkena penyakit kulit, penyakit tersebut memiliki potensi berbahaya, apalagi jika tidak ditangani dengan segera. Pasalnya, penyakit yang biasanya menjangkiti kulit dapat menjalar dan menyebar di area sekitarnya, sehingga akan memperparah kondisi pengidap. Berikut beberapa penyakit kulit yang perlu kamu waspadai:

  1. Hemangioma

Penyakit yang satu ini akan terjadi saat ditemukan adanya jaringan darah yang abnormal dalam tubuh, sehingga menyebabkan pertumbuhan daging atau kulit yang bukan merupakan kanker. Pada umumnya, hemangioma muncul di lapisan organ dalam manusia, seperti hati.

Hemangioma merupakan penyakit yang sejenis dengan tumor pembuluh darah. Pada beberapa pengidap, hemangioma akan membuat kulit terlihat biru atau ungu. Hal tersebut terjadi apabila hemangioma muncul di lapisan kulit yang dalam. Selain area tangan dan kaki, hemangioma dapat muncul di kulit kepala, punggung, dada, atau wajah. 

Hemangioma bisa saja terjadi pada anak sejak mereka lahir. Kondisi ini biasa disebut dengan tanda lahir, dengan gejalanya yang akan terlihat setelah anak-anak berusia beberapa bulan. Jika ibu khawatir akan kondisi Si Kecil, diskusikan saja langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk menentukan langkah yang tepat.

  1. Bisul

Seperti yang telah diketahui, bisul ditandai dengan benjolan yang muncul dari dalam kulit dan disertai rasa nyeri, berwarna kemerahan, dan berisi nanah. Bisul terjadi akibat adanya infeksi bakteri pada kulit, sehingga bakteri masuk ke pori-pori kulit dan menginfeksi akar rambut (folikel rambut).

Baca juga: Jaga Kesehatan Kulit di Tahun Baru dengan Cara Tepat

  1. Cold Sore (Herpes Simplex Virus)

Herpes simplex merupakan penyakit yang ditandai dengan lepuhan atau luka yang terasa sakit pada bagian mulut atau bibir. Pada dasarnya, penyakit kulit ini lebih sering dialami oleh anak-anak ketimbang orang dewasa, dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu dua sampai tiga minggu. 

Selain lepuhan, penyakit herpes simplex ditandai dengan pusing, mual, dan gejala lain yang mirip dengan penyakit flu. Pada kasus yang parah, gejala dapat ditandai dengan kesulitan menelan, serta pembengkakan kelenjar getah bening pada beberapa area tubuh.

Hal yang perlu diwaspadai adalah, penyakit herpes simplex ini merupakan salah satu penyakit kulit yang dapat menular. Penularannya sendiri dapat terjadi melalui air liur dan kontak fisik pada bagian kulit yang terbuka. Bahayanya, untuk menularkan kondisi ini seseorang tidak selalu memperlihatkan ciri-ciri adanya lepuhan pada bibir atau mulut.

  1. Selulitis

Selulitis merupakan infeksi bakteri yang menyebabkan kulit tampak membengkak, kemerahan, terasa lunak, dan sakit saat tersentuh. Biasanya, selulitis terjadi pada bagian kulit tungkai, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada area tubuh lainnya. Parahnya, selulitis merupakan salah satu penyakit kulit yang dapat membahayakan nyawa pengidapnya jika tidak ditangani dengan tepat.

Hal tersebut dapat terjadi karena infeksi dapat menyebar melalui kelenjar getah bening dan pembuluh darah dengan menyerang jaringan di bawah kulit. Meski berbahaya, selulitis bukanlah penyakit kulit yang menular, karena infeksi ini menyerang jaringan kulit dalam, bukan jaringan kulit luar.

Baca juga: 3 Penyakit Kulit Ini Bisa Muncul Tanpa Disadari

Untuk menghindari sejumlah penyakit kulit tersebut, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memakai tabir surya sebelum bepergian keluar rumah, kelola stres dengan baik, konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, serta cukupi kebutuhan air putih untuk tubuh.

Referensi:

NCBI. Diakses pada 2020. Skin Disease. 
Very Well Health. Diakses pada 2020. Common Skin Diseases and Conditions Explained.
Healthline. Diakses pada 2020. All About Common Skin Disorders.