• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Efektif Obati Campak pada Bayi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Cara Efektif Obati Campak pada Bayi

Begini Cara Efektif Obati Campak pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 23 Januari 2020
Begini Cara Efektif Obati Campak pada Bayi

Halodoc, Jakata - Salah satu penyakit yang rentan didapat oleh bayi adalah campak. Campak merupakan infeksi virus Rubeolla yang kerap ditandai dengan ruam di sekujur tubuh. Urutan munculnya bercak ini bermula dari belakang telinga, sekitar kepala, kemudian ke leher. Sebelum ruam tersebut bermunculan, bayi yang terinfeksi campak biasanya juga akan mengalami sakit tenggorokan, batuk, dan bersin terlebih dahulu.

Umumnya, penyebab campak pada bayi juga bisa dikarenakan vaksinasi yang tidak sempat dilakukan.  Selain itu, minimnya asupan vitamin A pun mempengaruhi daya tahan tubuh bayi, sehingga lebih mudah infeksi virus Rubeolla.

Bagaimana Campak Menular?

Campak pada bayi biasanya menular lewat saluran pernapasan, yakni ketika pengidapnya batuk dan bersin. Penularan campak pada bayi juga bisa terjadi karena tetesan bersin yang mengenai tangan, kemudian tangan tersebut menyentuh mata, hidung, dan mulut.

Saat gejala campak pada bayi yang telah disebutkan mulai muncul, sebaiknya bawa ia ke dokter spesialis anak untuk segera ditangani melalui pemeriksaan fisik serta tes air liur sesegera mungkin. Diagnosis campak biasanya sudah dapat ditegakkan oleh dokter hanya dengan melihat karakteristik bercak atau ruam yang ada di dalam mulut dan berdasarkan penjelasan gejala-gejala yang kamu alami.
Baca juga: Bintik Merah pada Kulit, Hati-Hati Campak

Obati Campak dengan Cara Ini

Pada dasarnya, campak pada bayi dapat diatasi hanya dengan meningkatkan daya tahan tubuh yang optimal. Dalam mengembalikan daya tahan tubuh tersebut, terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan untuk melawan virus campak, di antaranya:

1. Tambah Asupan Cairan

Saat gejala campak pada bayi muncul, berikan ia banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi. Konsumsi air putih juga bisa melegakan tenggorokan yang gatal akibat batuk. Ingat, saat demam apalagi hingga mencapai temperatur tinggi, kebutuhan tubuh akan cairan pun otomatis meningkat.

2. Redakan Demam

Untuk mengembalikan daya tahan tubuh sang buah hati, cara mengobati campak pada bayi yang perlu dilakukan adalah meredakan demamnya. Ibu bisa memberikan parasetamol atau ibuprofen dalam bentuk cairan. Dengan suhu tubuh yang kembali normal, campak dengan sendirinya akan membaik.

3. Vaksinasi Campak

Cara mengobati campak pada bayi juga bisa kamu lakukan dengan pemberian vaksinasi. Dengan bantuan dokter, pemberian vaksin ini akan dilakukan melalui suntikan serum globulin imun untuk bayi, dalam 6 hari setelah didiagnosa terpapar virus Rubella penyebab campak.

Baca juga: Vaksin MR, Penting untuk Cegah Campak dan Rubella

4. Terapi Uap

Munculnya gejala lain saat campak, seperti pilek mungkin saja terjadi. Jika dibiarkan, hidung yang tersumbat akibat gejala ini tentu akan sangat menyiksa Si Kecil. Untuk mengatasinya dengan cara yang paling efektif, pilihan terapi uap pun bisa kamu lakukan. 

American Academy of Pediatrics tidak menganjurkan untuk memberikan obat pilek pada anak-anak yang berusia 4 tahun atau lebih muda. Penelitian menemukan bahwa memberikan obat flu pada anak-anak tidak benar-benar dapat meringankan gejala, malah obat tersebut dapat berbahaya bila diberikan secara tidak tepat.

5. Perbanyak Vitamin A

World Health Organization menganjurkan pemberian vitamin A pada bayi yang mengidap campak karena cara tersebut dapat meredakan gejala, mengurangi risiko munculnya komplikasi serta mempercepat proses penyembuhannya. Jika ibu memiliki anak berusia di bawah 1 tahun, maka berikanlah dosis vitamin sampai dengan 100.000 IU. 

Itulah 5 cara efektif untuk mengobati bayi yang terkena campak. Namun, bila Si Kecil yang belum mendapatkan MMR (vaksin untuk penyakit campak, rubella, dan gondongan) terkena campak, orangtua dianjurkan untuk segera membawanya ke dokter. Pengobatan akan bekerja paling baik bila bayi menerimanya di masa awal inkubasi. Jadi, bawalah bayi ke dokter setidaknya 3 hari setelah gejala campak terlihat.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari saat Kena Campak

Kamu butuh saran lebih seputar cara mengobati campak pada bayi? Tak perlu ragu untuk menanyakan apapun keluhan kamu melalui aplikasi Halodoc. Halodoc merupakan aplikasi kesehatan terbaru yang akan menghubungkan kamu dengan dokter spesialis pilihan melalui Chat, Video Call atau Voice Call kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2020. What to Do If You or Your Child Gets the Measles.
Baby Centre. Diakses pada 2020. Measles in babies.