Advertisement

5 Jenis Buah yang Paling Baik Dikonsumsi Bumil

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   05 Januari 2026

Apel, mangga, hingga jeruk adalah jenis buah yang direkomendasikan untuk dimakan selama hamil.

5 Jenis Buah yang Paling Baik Dikonsumsi Bumil5 Jenis Buah yang Paling Baik Dikonsumsi Bumil

DAFTAR ISI


Selama kehamilan, bumil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung nutrisi. Sebab apapun yang bumil makan akan berpengaruh pada janin dalam kandungan

Salah satu jenis makanan yang kaya akan nutrisi dan serat, yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama hamil, adalah adalah buah-buahan. Buah memiliki banyak kandungan seperti vitamin C, asam folat, beta karoten dan kalium.

Seluruh zat gizi tersebut sangat dibutuhkan baik bagi ibu maupun calon bayi. Pada umumnya semua jenis buah bagus untuk dimakan, tetapi ada jenis buah yang paling baik dikonsumsi bumil. Baca selengkapnya di sini!

Buah yang Paling Baik untuk Dikonsumsi Bumil

Meski memiliki banyak manfaat, namun selalu ada yang terbaik dari yang terbaik. Termasuk dalam memilih buah yang dikonsumsi selama hamil. Yuk, ketahui buah yang bagus untuk ibu hamil berikut ini:

1. Apel

Apel banyak mengandung serat, vitamin A dan vitamin C serta kalium yang baik untuk kesehatan bumil dan anak. Rutin mengonsumsi buah apel selama hamil dapat menurunkan risiko asma dan membawa alergi tertentu pada bayi setelah kelahiran. 

Mau tahu apa saja vitamin yang bagus untuk bumil? Baca di sini: Catat, Ini Rekomendasi Vitamin Ibu Hamil yang Bagus

2. Pisang

Bumil yang rajin makan pisang biasanya akan memiliki energi yang lebih baik dalam menjalani kehamilan. Ini karena pisang merupakan sumber kalium terbaik bagi tubuh dan berguna sebagai pasokan energi yang cepat.

Selain itu, mengonsumsi pisang juga disebut dapat menurunkan rasa mual yang kerap muncul selama kehamilan. Kandungan vitamin B6 dan vitamin C membuat pisang harus masuk dalam menu “wajib” dan dikonsumsi. 

3. Mangga

Buah yang bagus untuk ibu hamil selanjutnya adalah mangga. Buah mangga banyak mengandung vitamin C dan memenuhi kebutuhan harian tubuh terhadap zat gizi tersebut.

Ibu hamil yang rutin mengonsumsi mangga juga dapat membuat bayi yang akan lahir memiliki kekebalan tubuh yang tinggi. Hal ini terjadi karena kandungan vitamin A yang tinggi dalam buah mangga.

4. Alpukat

Ibu hamil juga dianjurkan untuk banyak mengonsumsi buah alpukat. Sebab buah yang bagus untuk ibu hamil ini tinggi akan asam folat, vitamin C dan vitamin B. Seluruh asupan tersebut penting untuk dikonsumsi ibu selama hamil.

Buah alpukat juga banyak mengandung vitamin K, serat serta banyak zat mineral yang juga diperlukan ibu hamil.

Mengonsumsi buah alpukat juga disebut dapat mengatasi gejala mual dan kram yang dialami ibu selama hamil. Alpukat juga dipercaya baik dan berperan penting dalam perkembangan otak bayi.

Baca lebih lanjut mengenai manfaat alpukat di sini: 15 Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

5. Jeruk

Manfaat buah jeruk untuk ibu hamil berkaitan dengan vitamin, folat, dan serat dalam buah jeruk. Kandungan tersebut disebut-sebut dapat membuat ibu menjalani masa kehamilan dengan lebih baik dan sehat.

Manfaat buah jeruk untuk ibu hamil di antaranya:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh: Vitamin C dalam jeruk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu dan janin, melindungi dari infeksi dan penyakit.
  • Mendukung perkembangan janin: Folat dalam jeruk berperan penting dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang janin, mencegah cacat lahir seperti spina bifida.
  • Mencegah sembelit: Serat dalam jeruk membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, masalah umum yang sering dialami ibu hamil.
  • Menjaga tekanan darah: Kalium dalam jeruk membantu menjaga tekanan darah yang sehat selama kehamilan.
  • Sumber energi: Kandungan karbohidrat alami dalam jeruk memberikan energi yang dibutuhkan ibu hamil untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Konsultasikan dengan Dokter Terkait Nutrisi Selama Kehamilan

Apabila kamu punya pertanyaan lebih lanjut seputar nutrisi selama kehamilan, jangan ragu menghubungi dokter di Halodoc.

Dokter spesialis kandungan di Halodoc berpengalaman bisa memberikan informasi terkait perawatan selama hamil agar persalinan di kemudian hari bisa berjalan lancar.

Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:

  • dr. Marsell Phang Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 12 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sam Ratulangi pada 2018. Ia kini praktik di Gresik, Jawa Timur, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lucia Leonie Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 13 tahun, berhasil lulus dari Universitas Hasanuddin pada 2017. Ia kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Fitria Angela Umar Sp.OG: Ia adalah dokter spesialis kandungan dan kehamilan dengan pengalaman 8 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sam Ratulangi pada 2022. Ia kini praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, tercatat sebagai anggota POGI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter di atas siap membantu kamu dalam menjalani kehamilan yang sehat dan aman.

Dengan Halodoc, ibu bisa berkonsultasi dengan mudah, aman, dan nyaman tanpa harus keluar rumah.

Tunggu apa lagi? Ayo pakai Halodoc sekarang juga!

Aturan Mengonsumsi Buah untuk Bumil

Jika ibu hamil mengalami dehidrasi, biasanya tubuhnya akan lebih mudah lelah serta bisa menimbulkan masalah yang tak diinginkan. Nah, biar tetap sehat selama hamil, jangan lupa untuk mengonsumsi buah setidaknya 2-3 porsi setiap hari, ya.

Dehidrasi terjadi ketika bumil kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dikonsumsi. Ini adalah kondisi yang serius, terutama selama kehamilan.  Air membantu membentuk plasenta dan kantung ketuban yang mendukung pertumbuhan bayi.

Apa saja makanan yang baik untuk ibu hamil? Baca di sini: 7 Jenis Makanan Sehat yang Direkomendasikan untuk Ibu Hamil

Buah-buahan mengandung air, sehingga dapat membantu mencegah ibu dari dehidrasi. Jika memungkinkan, belilah buah organik yang tumbuh tanpa pestisida dan pupuk sintetis.

Namun perlu diingat bahwa makan buah non organik jauh lebih baik daripada tidak makan buah sama sekali.

Nah, untuk mengurangi risiko bumil makan residu pestisida atau bakteri, ikuti tips berikut:

  • Cuci buah secara menyeluruh, bahkan jika sudah dicuci sebelumnya.
  • Singkirkan area memar di mana bakteri mungkin menempel. 
  • Jika mau jus, minumlah buah yang sudah dipasteurisasi atau dicuci bersih sebelumnya.
  • Simpan buah segar di lemari es dan jauhkan dari daging mentah.

Itulah buah yang bagus untuk ibu hamil. Kalau ibu memiliki masalah seputar kehamilan dan butuh saran dokter, gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung dengan dokter spesialis obgyn di Halodoc.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. 7 Nutritious Fruits You’ll Want to Eat During Pregnancy.
Medical News Today. Diakses pada 2025. Which fruits should you eat during pregnancy?

FAQ

1. Apakah semua jenis buah aman dikonsumsi selama kehamilan?

Pada umumnya, semua jenis buah aman dikonsumsi selama kehamilan asalkan dicuci bersih dan dikonsumsi dalam jumlah sedang.

Namun, beberapa buah mungkin perlu dihindari atau dibatasi jika ibu hamil memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes gestasional.

2. Berapa banyak buah yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil setiap hari?

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 2-4 porsi buah setiap hari. Satu porsi buah setara dengan satu buah berukuran sedang, seperti apel, pisang, atau jeruk.

3. Apakah jus buah lebih baik daripada buah utuh?

Buah utuh lebih baik daripada jus buah karena mengandung lebih banyak serat. Serat membantu melancarkan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Jika ingin mengonsumsi jus buah, pilihlah jus segar tanpa tambahan gula atau pengawet.

4. Adakah buah yang sebaiknya dihindari selama kehamilan?

Beberapa buah yang perlu dihindari atau dibatasi selama kehamilan adalah buah yang belum matang, buah yang diawetkan dengan bahan kimia berbahaya, dan buah yang dapat menyebabkan alergi.

5. Mengapa buah delima disebut pelindung saraf janin?

Kandungan polifenol punicalagin dalam delima memiliki efek neuroprotektif yang terbukti secara klinis dapat mengurangi risiko kerusakan jaringan otak janin akibat kekurangan oksigen (hipoksia) di dalam rahim.