Ad Placeholder Image

7 Penyakit yang Dapat Diatasi dengan Mengonsumsi Buah Apel

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   23 Januari 2026

Apel bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit sampai melawan Alzheimer.

7 Penyakit yang Dapat Diatasi dengan Mengonsumsi Buah Apel7 Penyakit yang Dapat Diatasi dengan Mengonsumsi Buah Apel

DAFTAR ISI

  1. Kandungan Gizi Apel
  2. Khasiat Apel Terhadap Beberapa Jenis Penyakit
  3. Jenis-Jenis Apel yang Umum Dikonsumsi
  4. Tips Konsumsi Apel yang Optimal
  5. FAQ

Apel adalah buah bercita rasa manis dan gurih. Jenisnya juga cukup banyak, dua yang populer adalah apel merah dan hijau. Buah ini berasal dari kawasan Eropa Timur dan Asia Barat Daya.

Rasanya juga bervariasi, ada jenis yang manis seperti madu, ada pula jenis yang memiliki rasa asam meski buahnya sudah matang.

Kandungan Gizi Apel

Meski hadir dalam banyak jenis dan rasa, secara garis besar kandungan nutrisi dalam apel tidak berbeda.

Dalam 1 buah apel berukuran 182 gram, mengandung:

  • Air: 156 gram.
  • Kalori: 94,6 kilokalori.
  • Karbohidrat: 25,1 gram.
  • Serat: 4,37 gram.
  • Gula total: 18,9 gram.
  • Kalsium: 10,9 miligram.
  • Magnesium 9,1 miligram.
  • Fosfor: 20 miligram.
  • Kalium: 195 miligram.
  • Vitamin C: 8,37 miligram.
  • Folat (Vitamin B9): 5,46 mikrogram.
  • Beta karoten: 49,1 mikrogram.

Faktanya, apel adalah makanan sehat yang nyaris tidak mengandung lemak dan bebas kolesterol.

Selain itu, buah ini juga mengandung tinggi antioksidan seperti flavonoid, serat, air, vitamin A, E, D, K, B1, B2, B3, serta B6 dan mineral seperti zinc, tembaga, zat besi, natrium, kolin, lutein, zeaxanthin, asam ursolat.

Meski mengandung gula dan karbohidrat, jenisnya termasuk karbohidrat kompleks yang tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah dalam tubuh.

Selain itu, kalori pada buah ini juga terbilang rendah, kamu bisa mengetahuinya dengan klik artikel ini: Berapa Banyak Kalori dalam Satu Buah Apel? Ini Faktanya

Khasiat Apel Terhadap Beberapa Jenis Penyakit

Mulai dari kulit hingga dagingnya, buah dengan nama Latin Malus ini menawarkan berbagai manfaat untuk kesehatan.

Berikut beberapa jenis penyakit yang bisa kamu cegah atau atasi dengan mengonsumsi apel:

1. Melawan alzheimer

Alzheimer adalah penyakit yang dapat mengganggu kemampuan kognitif seseorang seiring dengan bertambahnya usia.

Dengan kandungan quercetin yang berperan sebagai antioksidan aktif, buah ini mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan pada usia tua.

2. Mencegah kanker

Studi dalam Cancer Lett menyebutkan bahwa kandungan fitonutrien pada apel dapat membantu melindungi tubuh dari risiko kanker usus dan paru.

Selain itu, salah satu jenis flavonoid yang terdapat pada buah satu ini juga efektif untuk mencegah sekaligus mengurangi risiko kanker pankreas. 

Sementara itu, penelitian lain dalam jurnal Annals of Oncology juga menyebutkan, rutin mengonsumsi satu apel setiap hari membantu menurunkan potensi terjadinya kanker payudara sampai 18 persen dan kanker kolorektal sampai 20 persen. 

Akan tetapi, masih perlu adanya studi lain yang bisa menguatkan efektivitas apel untuk mengatasi kanker pada manusia.

3. Menstabilkan gula darah

Manfaat apel selanjutnya adalah menstabilkan gula darah dalam tubuh. Secara tidak langsung, makanan sehat ini dapat membantu mencegah diabetes dengan cara memperlambat pencernaan makanan dan masuknya glukosa masuk ke aliran darah.

Ini berkat polifenol pada buah tersebut yang mencegah terjadinya kerusakan pada sel beta dan jaringan pankreas.

Sel beta dapat memproduksi hormon insulin dan kerap mengalami kerusakan saat seseorang terserang diabetes tipe 2.

Tak hanya itu, serat pada buah ini juga menjadi makanan untuk bakteri baik pada usus.

Manfaat ini bisa memberikan perlindungan tambahan dari penyakit kencing manis.

4. Menurunkan risiko sakit jantung dan stroke

Khasiat apel lainnya adalah mengurangi risiko sakit jantung.

Ini berkat kandungan yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dan tekanan darah, yaitu polifenol yang berperan sebagai antioksidan.

Selain itu, senyawa flavonoid epicatechin juga bekerja aktif untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan mencegah risiko stroke.

Senyawa polifenol banyak terdapat pada bagian kulit sehingga kamu tidak perlu mengupas buah ini ketika ingin memakannya. 

Tidak hanya apel, buah lain yang baik untuk kesehatan jantung bisa kamu baca dari artikel 13 Buah yang Berkhasiat untuk Pengidap Penyakit Jantung.

5. Mengatasi asma dan menjaga kesehatan paru-paru

Dalam membantu mengatasi dan mencegah munculnya gejala asma, senyawa antioksidan dan antiinflamasi dalam apel bekerja dengan mengatur respons imun.

Dengan kekebalan yang baik, tubuh bisa dengan sendirinya mengusir alergen yang masuk ke dalam tubuh.

Sementara itu, konsumsi apel secara rutin juga efektif untuk membantu meningkatkan kesehatan paru-paru.

Manfaat ini terjadi berkat kandungan vitamin C yang bekerja dengan menghilangkan racun dan radikal bebas dari organ tersebut.

6. Mendukung kesehatan tulang

Apel mengandung banyak mineral penting, termasuk zat besi dan kalium. Keduanya menawarkan manfaat untuk meningkatkan kekuatan dan kepadatan tulang.

Selain itu, kandungan antiperadangan dan antioksidan pada buah ini juga berperan penting untuk mendukung massa tulang seiring dengan usia yang semakin bertambah.

7. Apel baik untuk diet

Pektin adalah serat larut dalam apel yang berperan penting untuk mengontrol gula darah dalam tubuh.

Serat ini akan bekerja sama dengan fitonutrien lainnya untuk mengendalikan gula darah dan lemak. 

Tidak hanya itu, kandungan serat juga membuat kamu merasa kenyang lebih cepat dan lama sehingga cukup efektif sebagai salah satu buah untuk diet. 

Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.

Jenis-Jenis Apel yang Umum Dikonsumsi

Apel memiliki lebih dari 30.000 varietas di seluruh dunia. Beberapa jenis yang paling umum meliputi:

  • Red delicious: Varietas yang sangat populer dengan kulit merah dan rasa manis, teksturnya empuk.
  • Fuji: Dikenal sangat manis, renyah, dan merupakan kombinasi dari varietas Red Delicious dan Rawls Jennet.
  • Granny smith: Jenis apel hijau yang sering digunakan dalam berbagai resep dan populer di AS.
  • Golden delicious: Apel berwarna kuning dengan rasa manis.
  • Apel malang: Varietas khas Indonesia yang berukuran kecil, berwarna hijau kekuningan, dan rasanya manis.

Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.

Tips Konsumsi Apel yang Optimal

Sebagian besar antioksidan yang ditemukan dalam apel, termasuk quercetin, terdapat di kulitnya, jadi penting untuk memakan kulitnya juga. Cuci bersih apel sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan residu pestisida. Apel dapat dimakan langsung, atau digunakan dalam jus, smoothie, salad, pai, atau cuka apel.

Konsumsi buah-buahan, termasuk apel, secara teratur merupakan bagian penting dari pola makan sehat dan seimbang.

Itu tadi beberapa jenis penyakit yang bisa diatasi maupun dicegah dengan secara rutin mengonsumsi buah apel.

Tidak hanya efektif untuk kesehatan tubuh, buah satu ini juga menawarkan khasiat untuk kecantikan. Cari tahu lebih banyak lagi dengan klik artikel berikut → 7 Manfaat Apel untuk Kecantikan Kulit.

Jika membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya, kamu dan keluarga bisa menggunakan aplikasi Halodoc.

Selain itu, kamu dapat mendiskusikan kondisi kesehatan yang kamu dan keluarga alami bersama dokter dengan klik gambar berikut:

Referensi:
Medical News Today.Diakses pada 2026. Apples: Health benefits, facts, research.
Healthline. Diakses pada 2026. 10 Impressive Health Benefits of Apples.
Frontiers in Nutrition. Diakses pada 2026. Red-fleshed apple anthocyanin extracts attenuate male reproductive system dysfunction caused by busulfan in mice

FAQ

1. Berapa banyak apel yang harus dimakan per hari?

1-2 apel ukuran sedang. Kelebihan serat bisa sebabkan kembung.

2. Apakah apel hijau lebih sehat daripada merah?

Apel hijau lebih tinggi serat, apel merah lebih kaya antioksidan. Pilih sesuai kebutuhan!

3. Bisakah apel menggantikan obat dokter?

Tidak. Apel bersifat suportif, bukan pengganti terapi medis.