• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Bullying di Tempat Kerja, Ini Cara Mengatasinya

Alami Bullying di Tempat Kerja, Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Seringnya, bullying dialami oleh anak-anak dan remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Namun, tidak jarang pula terjadi bullying yang dialami oleh orang-orang yang lebih dewasa di tempat kerja. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, karena bisa menyebabkan stres, depresi, bahkan berujung pada keinginan untuk melukai diri sendiri maupun orang lain. Pastinya, kamu harus tahu bagaimana cara mengatasi bullying di tempat kerja jika kamu termasuk salah satu yang mengalaminya. 

Berbeda dengan bullying yang dilakukan oleh anak-anak, bullying di tempat kerja yang dilakukan oleh orang dewasa terbilang lebih terencana dan memang sengaja untuk menjatuhkan rekan kerja yang bisa jadi merupakan saingan terberat. Dampaknya sudah pasti krisis kepercayaan diri pada korban, hingga hilangnya motivasi dan semangat untuk bekerja, terlebih jika tidak ada dukungan dari atasan atau rekan yang lainnya. 

Baca juga: Tahun Ajaran Baru, Ini Tipe Anak yang Rentan Alami Bullying

Cara Mengatasi Bullying di Tempat Kerja

Sebenarnya, dampak dari bullying yang dilakukan di tempat kerja tidak hanya pada korban yang mengalaminya, tetapi juga pada perusahaan. Rasa tidak nyaman juga akan dirasakan oleh anggota tim atau karyawan lainnya yang berada di satu divisi, bahkan hingga kehilangan komitmen untuk tetap mempertahankan kinerja dengan baik. Alhasil, mereka pun akan lebih sering absen daripada hadir di kantor. 

Lalu, bagaimana cara mengatasi perilaku rekan kerja yang suka melakukan bullying di kantor? Berikut di antaranya:

  • Kalau hanya satu orang yang melakukannya, coba komunikasikan dulu secara personal, apakah ia memiliki masalah atau ada kesalahan yang tanpa sadar kamu lakukan dan telah membuatnya tidak suka. 

  • Jangan pernah membalas orang yang melakukan bullying terhadapmu dengan cara yang sama, karena itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Selalu hadapi semua masalah dengan kepala dingin dan hindari emosi

  • Jika kamu ingin mengadukan perbuatan tidak menyenangkan yang kamu terima dari rekan kerja, sebaiknya kumpulkan dengan baik semua bukti yang kamu punya. Lebih baik lagi kalau kamu mencari salah seorang saksi untuk menguatkan argumenmu ketika si pembuli berdalih.

  • Kamu juga bisa membicarakan apa yang kamu alami dengan pihak yang lebih berwenang di kantor, misalnya HRD. Selain bercerita, kamu pun bisa menanyakan saran apa yang sebaiknya dilakukan untuk menghadapi perlakuan tidak menyenangkan tersebut.

Baca juga: 5 Tips bagi Orangtua saat Anak Jadi Korban Bullying

Selain membicarakan dengan orang-orang yang memang terlibat, kamu juga perlu berbicara dengan pakar kejiwaan yang berpengalaman untuk mendapatkan solusi terbaik seputar psikologis. Tentu saja, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc, karena hanya melalui aplikasi ini kamu bisa bertanya langsung pada dokter setiap saat melalui fitur Tanya Dokter atau bertemu langsung di rumah sakit terdekat dengan lokasimu setelah membuat janji. 

Memang, tidak semua orang akan menyukai kamu, sebaik apa pun kamu. Apalagi jika kamu termasuk karyawan yang berprestasi dan berhasil mengambil hati atasan tanpa bermaksud mencari muka atau menyogok. Semakin kamu disayang atasan, tentu akan semakin banyak pesaing yang harus kamu hadapi untuk membuatmu tetap bertahan. Jadi, kamu membutuhkan mental yang kuat untuk melaluinya. Biar bagaimanapun juga, bullying tidak boleh disepelekan, karena dampaknya yang terbilang mengkhawatirkan. 

Baca juga: Anak Kena Sibling Bullying, Ibu Harus Apa?


Referensi: 
Bullying UK. Diakses pada 2019. The Signs of Workplace Bullying.
NHS UK. Diakses pada 2019. Bullying at Work. 
Work It Daily. Diakses pada 2019. Are You Bullied at Work? Here’s How to Deal.