Apakah Garam Bisa Menyembuhkan Sariawan? Ini Faktanya
Garam memang bisa menyembuhkan saraiwan, namun tidak sepenuhnya.

Daftar Isi:
- Kumur Air Garam, Mitos atau Fakta?
- Cara Kumur Air Garam yang Tepat
- Efek Samping Kumur Air Garam yang Perlu Diwaspadai
- Gejala Sariawan yang Perlu Diketahui
- Penyebab Sariawan yang Umum
- Cara Kumur Air Garam yang Tepat
- Efek Samping Kumur Air Garam yang Perlu Diwaspadai
- Tips Mencegah Sariawan Datang Kembali
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Sariawan adalah luka kecil dan dangkal yang muncul di dalam mulut, biasanya di area pipi bagian dalam, bibir, gusi, atau lidah.
Sariawan bisa sangat mengganggu karena menyebabkan rasa sakit, terutama saat makan, minum, atau berbicara. Secara medis, sariawan dikenal sebagai stomatitis aftosa.
Nah, pertanyaannya, bagaimana sih cara mengatasi sariawan?Aapakah garam bisa menyembuhkan sariawan?
Kumur Air Garam, Mitos atau Fakta?
Berkumur dengan air garam adalah salah satu pengobatan rumahan yang populer untuk sariawan. Garam memiliki sifat antiseptik alami yang dapat membantu membersihkan luka dan mencegah infeksi.
Selain itu, air garam dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri pada sariawan.
Namun, perlu diingat bahwa efektivitas air garam sebagai obat sariawan dapat bervariasi pada setiap orang.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan air garam dapat membantu mempercepat penyembuhan sariawan, sementara penelitian lain tidak menemukan manfaat yang signifikan.
Cara Kumur Air Garam yang Tepat
Jika ingin mencoba berkumur dengan air garam untuk mengobati sariawan, berikut adalah cara yang tepat:
- Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam satu gelas air hangat.
- Kumur-kumur larutan air garam di dalam mulut selama 15-30 detik, terutama di area yang terkena sariawan.
- Buang larutan air garam setelah berkumur. Jangan ditelan.
- Ulangi berkumur air garam 2-3 kali sehari.
Pastikan air yang digunakan untuk berkumur sudah hangat, tetapi tidak terlalu panas. Air yang terlalu panas dapat menyebabkan iritasi pada luka sariawan.
Efek Samping Kumur Air Garam yang Perlu Diwaspadai
Meskipun umumnya aman, berkumur dengan air garam dapat menimbulkan efek samping pada beberapa orang, terutama jika dilakukan terlalu sering atau dengan larutan yang terlalu pekat.
Beberapa efek samping yang mungkin terjadi, antara lain:
- Iritasi pada mulut atau tenggorokan
- Rasa tidak nyaman atau perih pada luka sariawan
- Mulut terasa kering
- Peningkatan tekanan darah (pada orang dengan hipertensi)
Jika mengalami efek samping setelah berkumur air garam, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
Gejala Sariawan yang Perlu Diketahui
Sariawan umumnya ditandai dengan luka berwarna putih atau kekuningan dengan tepi kemerahan. Beberapa gejala lain yang mungkin menyertai sariawan, meliputi:
- Rasa perih atau nyeri di area luka
- Sensasi terbakar atau gatal
- Sulit makan atau minum karena rasa sakit
- Pembengkakan di sekitar luka (jarang terjadi)
Gejala sariawan biasanya berlangsung antara 1 hingga 2 minggu dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun, rasa sakit yang ditimbulkan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyebab Sariawan yang Umum
Penyebab pasti sariawan belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa faktor yang dapat memicu munculnya sariawan, antara lain:
- Cedera ringan pada mulut, misalnya karena tergigit, menggosok gigi terlalu keras, atau perawatan gigi.
- Makanan tertentu, seperti makanan asam, pedas, atau terlalu keras.
- Kekurangan vitamin dan mineral, seperti vitamin B12, zat besi, atau asam folat.
- Perubahan hormon, misalnya saat menstruasi.
- Stres atau kurang tidur.
- Kondisi medis tertentu, seperti penyakit Crohn atau penyakit celiac.
- Penggunaan obat-obatan tertentu.
Sariawan berbeda dengan infeksi virus seperti herpes simplex, meskipun keduanya menimbulkan luka di mulut. Sariawan tidak menular dan biasanya tidak terkait dengan infeksi.
Ketahui juga Sariawan Sudah Sembuh, Tanda Kurang Vitamin C.
Tips Mencegah Sariawan Datang Kembali
Meskipun sariawan umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sariawan datang kembali, antara lain:
- Menjaga kebersihan mulut dengan menggosok gigi secara teratur dan menggunakan benang gigi
- Menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu sariawan, seperti makanan asam, pedas, atau terlalu keras
- Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang
- Mengelola stres dengan baik
- Tidur yang cukup
- Menghindari kebiasaan menggigit pipi atau bibir
- Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut
Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan dapat mengurangi risiko terkena sariawan dan menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.
Muncul sariawan di pipi bagian dalam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya.
Kapan Harus ke Dokter?
Sariawan umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu. Namun, ada beberapa kondisi di mana sebaiknya segera mencari pertolongan medis, antara lain:
- Sariawan tidak kunjung sembuh setelah 2 minggu
- Sariawan semakin parah atau menyebar
- Sariawan disertai dengan demam tinggi
- Sulit makan atau minum karena rasa sakit yang parah
- Sariawan sering kambuh
Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi sariawan yang dialami.
Kesimpulan
Kumur air garam dapat menjadi salah satu pilihan untuk meredakan gejala sariawan ringan karena sifat antiseptiknya. Namun, efektivitasnya bervariasi dan tidak dianjurkan sebagai pengobatan utama.
Penting untuk menjaga kebersihan mulut, menghindari faktor pemicu, dan mempertimbangkan obat kumur antiseptik atau konsultasi dokter spesialis gigi jika memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar apakah garam bisa menyembuhkan sariawan. Halodoc menyediakan berbagai produk dan layanan konsultasi dokter untuk membantu mengatasi sariawan dengan tepat.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


