Apakah Keripik Rendah Kalori: Mitos atau Fakta?
Jenis keripik akan memengaruhi tingkat kandungan kalori di dalamnya.

DAFTAR ISI
- Apakah Keripik Rendah Kalori Itu Ada?
- Fakta Nutrisi Keripik Secara Umum
- Jenis Keripik Rendah Kalori yang Bisa Jadi Pilihan
- Tips Memilih Keripik yang Lebih Sehat
- Batasan Konsumsi Keripik agar Tetap Sehat
- Kesimpulan
Keripik sering menjadi pilihan camilan yang sulit dihindari. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat banyak orang ketagihan.
Namun, muncul pertanyaan, apakah ada keripik rendah kalori yang bisa kamu nikmati tanpa rasa khawatir berlebihan?
Artikel ini akan membahas fakta seputar keripik rendah kalori, jenis-jenisnya, serta tips memilih dan mengonsumsinya dengan bijak.
Apakah Keripik Rendah Kalori Itu Ada?
Mitos bahwa semua keripik tinggi kalori tidak sepenuhnya benar.
Memang, sebagian besar keripik di pasaran umumnya tinggi kalori, lemak, dan garam.
Akan tetapi, ada beberapa produk dan alternatif keripik yang menawarkan kandungan kalori lebih rendah.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penting untuk memperhatikan label nutrisi pada kemasan makanan.
Ini membantu untuk mengetahui jumlah kalori, lemak, karbohidrat, dan zat gizi lainnya dalam setiap sajian.
Fakta Nutrisi Keripik Secara Umum
Keripik tradisional, seperti keripik kentang atau keripik singkong (keripik kaca) yang digoreng, biasanya mengandung kalori yang cukup tinggi.
Satu porsi (sekitar 28 gram) keripik kentang bisa mengandung sekitar 150-200 kalori, tergantung pada merek dan proses pembuatannya.
Kandungan lemak jenuh dan natrium yang tinggi juga menjadi perhatian utama.
Jenis Keripik Rendah Kalori yang Bisa Jadi Pilihan
Beberapa alternatif keripik yang lebih rendah kalori meliputi:
1. Keripik Multigrain
Produk keripik yang mengandung campuran biji-bijian seperti oat, quinoa, dan jagung.
Satu porsi (15 gram) hanya mengandung sekitar 70 kalori.
2. Keripik Kentang Bebas Lemak
Meskipun tidak sepenuhnya bebas kalori, keripik kentang bebas lemak memiliki kandungan kalori yang lebih rendah daripada keripik kentang biasa.
Satu mangkuk (satu porsi) mengandung sekitar 76 kalori.
3. Keripik Pisang Panggang
Proses pemanggangan mengurangi penggunaan minyak, sehingga kandungan kalori lebih rendah daripada keripik pisang goreng.
4. Keripik Sayur
Keripik yang terbuat dari sayuran seperti kale, wortel, atau ubi jalar, yang diproses dengan cara dipanggang atau dehidrasi, bisa menjadi pilihan yang lebih sehat.
Tips Memilih Keripik yang Lebih Sehat
Berikut beberapa tips yang dapat membantu dalam memilih keripik yang lebih sehat:
1. Perhatikan Label Nutrisi
Selalu periksa label nutrisi untuk mengetahui jumlah kalori, lemak, gula, dan natrium per porsi.
2. Pilih yang Dipanggang
Keripik panggang mengandung lemak dan kalori yang lebih rendah daripada keripik goreng.
3. Cari yang Rendah Natrium
Konsumsi natrium berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
4. Perhatikan Ukuran Porsi
Mudah untuk makan keripik dalam jumlah banyak tanpa menyadarinya.
Batasi ukuran porsi untuk mengontrol asupan kalori.
Batasan Konsumsi Keripik agar Tetap Sehat
Meskipun memilih keripik rendah kalori, penting untuk tetap memperhatikan batasan konsumsi.
Camilan, termasuk keripik, sebaiknya hanya menjadi bagian kecil dari total asupan kalori harian.
Menurut WHO, konsumsi lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10% dari total kalori harian.
Selain itu, batasi asupan natrium hingga kurang dari 2.000 mg per hari.
Kesimpulan
Keripik rendah kalori memang ada dan bisa menjadi alternatif bagi yang ingin mengontrol asupan kalori.
Namun, penting untuk selalu membaca label nutrisi, memilih produk yang dipanggang, dan memperhatikan ukuran porsi.
Mengonsumsi keripik sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup sehat tetap merupakan kunci utama.
Jika kamu memiliki pertanyaan, konsultasikan dengan dokter spesialis gizi di Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja!
Referensi:


