• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Mendiagnosis Pellagra?

Bagaimana Cara Mendiagnosis Pellagra?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bagi kamu yang sedang diet, jangan lupa untuk memperhatikan juga asupan gizi yang kamu dapatkan setiap harinya ya. Pasalnya, kekurangan gizi bisa menyebabkan kamu mengalami penyakit tertentu. Contohnya, pellagra yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B3. Bila kamu mulai mengalami gejala-gejala, seperti diare, gangguan kulit atau dermatitis, dan demensia, bisa jadi kamu mengalami pellagra. Simak cara mendiagnosis pellagra lebih lanjut di bawah ini.

Pellagra adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh seseorang memiliki kadar niasin atau dikenal juga sebagai vitamin B3 dalam jumlah yang rendah.

Baca juga: 2 Penyebab dari Pellagra yang Perlu Diketahui

Gejala utama pellagra adalah “3D”, yaitu dermatitis, demensia, dan diare. Hal ini karena kekurangan vitamin B3 paling berdampak ke bagian tubuh yang memiliki tingkat pergantian sel yang tinggi, seperti kulit atau saluran pencernaan.

Dermatitis yang berkaitan dengan pellagra biasanya menyebabkan gejala, seperti ruam pada wajah, bibir, kaki, atau tangan. Pada beberapa orang, dermatitis terjadi di leher dengan gejala yang dikenal sebagai kalung Casal. Gejala-gejala dermatitis lainnya yang bisa terjadi, antara lain:

  • Kulit memerah dan bersisik.

  • Terjadi perubahan warna di area kulit yang terkena, mulai dari memerah hingga cokelat.

  • Kulit terasa tebal, berkerak, bersisik, atau pecah-pecah.

  • Kulit terasa gatal dan timbul bercak seperti terbakar.

Dalam beberapa kasus, pellagra juga dapat memunculkan gejala neurologis sejak dini, tetapi seringkali sulit diidentifikasi. Seiring perkembangan penyakit, kemungkinan gejala demensia yang bisa terjadi, antara lain:

  • Apati.

  • Depresi.

  • Kebingungan, lekas marah, atau perubahan suasana hati.

  • Sakit kepala.

  • Kegelisahan atau kecemasan.

  • Disorientasi dan delusi.

Gejala pellagra lainnya yang mungkin muncul, antara lain:

  • Luka pada bibir, lidah, atau gusi.

  • Nafsu makan menurun.

  • Sulit makan dan minum.

  • Mual dan muntah.

Baca juga: Mengapa Kekurangan Nutrisi Bisa Terkena Hipoglikemia?

Cara Mendiagnosis Pellagra

Bila dokter mencurigai kamu mengidap pellagra, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memastikan diagnosis tersebut. Pertama-tama, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan bertanya pada kamu tentang diet dan gaya hidup yang dijalankan.

Untuk mengonfirmasi diagnosis pellagra, dokter juga akan mengambil sampel darah untuk menguji kadar vitamin B3 yang rendah. Dokter mungkin juga akan mencari kelainan yang lain, seperti tingkat triptofan, NAD, dan NADP yang rendah. Adanya kekurangan nutrisi lainnya, tanda-tanda inflamasi, dan kekebalan tubuh yang rendah dapat membantu dokter menyingkirkan kemungkinan kondisi lain, seperti lupus yang dapat menimbulkan gejala yang sama dengan pellagra.

Kemudian, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah menentukan penyebabnya. Kadang-kadang penyebabnya cukup jelas bila pengidap melaporkan bahwa ia mengonsumsi makanan yang terbatas atau jelas-jelas mengalami kekurangan gizi. Sedangkan pengidap yang lain mungkin memerlukan tes tambahan untuk mengetahui penyebab kekurangan vitamin B3 yang dialaminya. Tes-tes tersebut meliputi:

  • Tes darah tambahan untuk memeriksa infeksi atau penanda penyakit tertentu.

  • Tes urin untuk melihat berapa banyak kadar niasin yang dikeluarkan pengidap.

  • Tes pencitraan, seperti X-ray atau CT scan untuk menilai fungsi organ atau mencari tumor.

  • Tes khusus, seperti kolonoskopi, untuk melihat sistem pencernaan bila kondisi seperti penyakit Crohn dicurigai sebagai penyebab Pellagra.

Mendiagnosis pellagra dan mencari tahu apa yang menjadi penyebab seseorang mengalami kondisi ini sangat penting, agar dokter dapat memberikan pengobatan yang sesuai dengan penyebab kekurangan gizi tersebut. Dalam banyak kasus, cara mendiagnosis pellagra juga dilakukan dengan melihat apakah gejala yang kamu alami membaik setelah konsumsi suplemen niasin.

Baca juga: Komplikasi dari Penyakit Pellagra yang Perlu Diketahui

Nah, itulah cara mendiagnosis pellagra yang perlu kamu ketahui. Bila kamu mengalami gejala-gejala pellagra seperti di atas, kamu dapat melakukan pemeriksaan di rumah sakit pilihan lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play sebagai teman penolong untuk menjaga kesehatanmu sekeluarga.

Referensi: 

WebMD. Diakses pada 2020. Niacin Deficiency.
Very Well Health. Diakses pada 2020. An Overview of Pellagra.