• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Buah-Buahan Segar yang Bisa Turunkan Kolesterol

Buah-Buahan Segar yang Bisa Turunkan Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Kolesterol pada dasarnya adalah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, jumlahnya tidak boleh berlebihan. Kolesterol tinggi bisa mengendap pada dinding pembuluh darah sebagai plak dan kemudian menghambat aliran darah. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai gangguan kardiovaskuler yang tidak boleh disepelekan. Namun, jangan khawatir, faktanya banyak jenis buat untuk turunkan kolesterol yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

Baca juga: Pahami Perbedaan antara Kolesterol dan Trigliserida

Nah, berikut ini jenis buah untuk menurunkan kolesterol yang bisa dimasukkan ke menu harian kamu, seperti:

  • Alpukat. Alpukat adalah buah yang padat nutrisi. Buah ini kaya lemak tak jenuh tunggal dan serat , yakni dua nutrisi untuk menurunkan LDL "buruk" dan meningkatkan kolesterol HDL "baik". Studi klinis yang kemudian dilansir Healthline mengatakan, orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas dengan kolesterol LDL tinggi yang makan satu alpukat setiap hari mampu menurunkan kadar LDL lebih banyak daripada mereka yang tidak makan alpukat. Kamu bisa mengganti asupan lemak harian dengan lemak dari buah alpukat untuk menurunkan kolesterol total, LDL, dan trigliserida. 

  • Apel. Buah ini, terutama kulitnya, mengandung pektin alias serat larut air yang ampuh menurunkan kolesterol. Pektin juga bekerja menyerap kolesterol dan lemak jahat di dalam usus halus untuk dibawa keluar tubuh lewat urine dan tinja. Di dalam apel, terkandung vitamin dan antioksidan polifenol untuk membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Serat di dalam buah apel juga memberi rasa kenyang lebih lama sehingga membantu nafsu makan tetap terkontrol. 

  • Buah Beri. Jenis buah untuk turunkan kolesterol lainnya adalah buah beri seperti stroberi, blueberry, dan cranberry. Mereka kaya serat larut air yang bisa mengikat kolesterol yang terserap di usus halus sehingga kadar kolesterol jahat akan menurun dan digantikan oleh kolesterol baik atau HDL. Konsumsi dua porsi buah beri setiap hari mampu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL dan menurunkan tekanan darah sistolik. Jadi, tidak ada salahnya untuk memasukkan buah-buahan ini ke menu harianmu

Baca juga: Pilihan Olahraga untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

  • Anggur. Anggur juga mengandung serat larut air yang bisa mengikat kolesterol yang terserap di usus halus. Anggur memiliki senyawa antioksidan tinggi, terutama jenis anggur merah. Antioksidan ini meningkatkan kolesterol HDL dan menurunkan kolesterol jahat LDL serta trigliserida dalam darah. 

  • Pepaya. Buah lain yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kolesterol adalah buah pepaya. Tidak hanya mudah ditemukan, buah ini bisa menurunkan kolesterol HDL, dan tinggi antioksidan, seperti likopen, vitamin C, dan vitamin E. Saat kolesterol menempel pada pembuluh darah dan membentuk plak, maka vitamin E dan C pada pepaya akan menyatu dengan enzim yang disebut paraoxonase untuk menghambat oksidasi kolesterol penyebab munculnya plak di dalam pembuluh darah.

  • Jeruk. Jeruk adalah buah yang kaya serat larut air yang dapat mengikat kolesterol yang terserap di usus halus sehingga buah ini bisa dimanfaatkan untuk menurunkan kolesterol. Jeruk mengandung d-limonene, senyawa kimia yang dapat melarutkan kolesterol dan menghambat perkembangan kanker payudara dan kanker usus. Di dalam jeruk juga banyak kandungan vitamin C, yang efektif mencegah penumpukan kadar kolesterol LDL dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskuler. 

Baca juga: Bikin Sehat, Coba 7 Menu Rendah Kolesterol

Itulah jenis buah untuk turunkan kolesterol. Jika kamu masih ingin tahu jenis buah apa saja yang baik untuk cegah kolesterol, kamu bisa chat dokter di aplikasi Halodoc. Dokter dan ahli nutrisi akan memberikan saran menu sehat yang bisa dikonsumsi setiap hari untuk kualitas hidup yang lebih baik.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Foods That Lower Cholesterol Level.
NHS UK. Diakses pada 2020. Lower Your Cholesterol.