Ad Placeholder Image

Catat, Ini Macam-Macam Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

8 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   06 Mei 2026

Beragam jenis bekas jerawat bisa diatasi dengan krim perawatan kulit Haloskin by Halodoc.

Catat, Ini Macam-Macam Bekas Jerawat dan Cara MengatasinyaCatat, Ini Macam-Macam Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Tahukah kamu bahwa ada macam-macam bekas jerawat yang bisa muncul setelah jerawat sembuh? Hal itu sama mengganggunya dengan jerawat itu sendiri. 

Bekas jerawat atau yang biasa orang kenal dengan sebutan “acne scars” terjadi akibat peradangan pada jerawat merusak lapisan dermis kulit. Akibatnya, kulit menjadi berlubang atau tampak seperti ada cekungan atau bopeng.

Nah, tiap jenis bekas jerawat bisa memerlukan perawatan yang berbeda. Karena itu, penting untuk mengenal macam-macam bekas jerawat di sini, agar kamu bisa memberikan pengobatan yang tepat.

Macam-Macam Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

Berikut macam-macam bekas jerawat yang perlu kamu ketahui:

1. Bekas luka atrofi

Bekas luka ini muncul sebagai lekukan kecil dan dangkal di kulit. Ini biasanya muncul akibat jerawat batu yang parah, tapi jenis jerawat lain juga bisa menyebabkannya.

Ada tiga jenis bekas luka atrofi, yaitu:

  • Ice pick scars

Bekas jerawat ini mirip seperti bentuk es batu yang ditusuk-tusuk oleh pisau pemecah es. Lekukannya lebih sempit yang mengarah ke bawah permukaan kulit.

Ice pick scar biasanya muncul di pipi dan hasil dari jerawat kistik. 

Bekas luka ini cenderung sulit sembuh atau hilang, dan seringkali membutuhkan perawatan yang gigih dan agresif.

  • Rolling acne scars

Rolling acne scars adalah bekas jerawat yang bentuk atau teksturnya naik turun (bergelombang) dan tidak beraturan yang memiliki kedalaman yang cukup dangkal.

  • Boxcar scars

Bekas jerawat ini biasanya berupa cekungan seperti kotak dengan tepi yang tajam. 

Mereka muncul akibat jerawat yang meluas, cacar air atau varicella, virus yang menyebabkan ruam merah dan gatal disertai lepuh.

Bekas luka boxcar paling sering terbentuk di area seperti pipi bawah dan rahang, di mana kulitnya relatif tebal.

2. Bekas luka hipertrofik dan keloid

Tidak seperti bekas jerawat atrofi, bekas luka hipertrofik dan keloid terbentuk sebagai gumpalan jaringan parut yang timbul di tempat bekas jerawat.

Ini terjadi ketika jaringan parut menumpuk, terkadang dari bekas jerawat sebelumnya.

Bekas luka hipertrofik memiliki ukuran yang sama dengan jerawat yang menyebabkannya.

Sedangkan keloid membuat bekas luka yang lebih besar dari jerawat yang menyebabkannya dan tumbuh di luar sisi tempat aslinya.

Macam-macam bekas jerawat ini lebih sering terjadi pada area seperti garis rahang, dada, punggung, dan bahu.

Orang dengan warna kulit yang lebih gelap lebih mungkin mengembangkan jenis jaringan parut ini.

Namun, ada Prosedur Medis yang Ampuh untuk Mengatasi Keloid.

3. Hiperpigmentasi pasca inflamasi

Setelah sembuh, jerawat seringkali meninggalkan bercak kulit yang lebih gelap atau berubah warna.

Ini bukan bekas jerawat, dan akan hilang dengan sendirinya dengan perlindungan matahari yang baik.

Hiperpigmentasi bisa terjadi saat kulit rusak akibat jerawat parah, atau bila kamu memencet jerawat.

Namun sekali lagi, dalam kebanyakan kasus, kulit akan kembali ke warna aslinya seiring waktu dengan perlindungan matahari yang tepat.

Orang yang paling mungkin mengalami hiperpigmentasi pasca inflamasi adalah mereka yang memiliki kulit lebih gelap dan mereka yang memencet jerawat.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat

Ada berbagai cara mengatasi bekas jerawat, mulai dari menggunakan bahan-bahan alami, obat bebas, hingga tindakan medis. Berikut penjelasannya:

1. Bahan-bahan alami

Banyak orang menggunakan pengobatan alami untuk membantu membersihkan jerawat. Namun, ini belum terbukti secara klinis dan tidak semua orang cocok menggunakannya.

Beberapa bahan bisa menyebabkan iritasi lebih lanjut atau masalah lain, sehingga kamu perlu menggunakannya secara hati-hati.

Berikut bahan alami yang bisa membantu mengatasi macam-macam bekas jerawat:

  • Black seed oil, yang bisa membantu meratakan pigmentasi kulit.
  • Rosehip oil, membantu mengurangi perubahan warna pada bekas luka pasca operasi.
  • Madu, bisa membantu penyembuhan luka dan mengurangi jaringan parut di masa depan.
  • Lidah buaya, yang dikombinasikan dengan madu manuka, dapat mempromosikan penyembuhan jerawat tanpa bekas luka.

Kamu bisa cari tahu, Ini Rekomendasi 5 Obat Jerawat Paling Ampuh di Apotek.

2. Obat bebas di apotek

Berbagai obat bebas di apotek juga bisa membantu mengurangi munculnya bekas jerawat.

Namun, krim dan lotion tersebut tidak mungkin sepenuhnya menghilangkan atau meratakan bekas luka yang menonjol.

Berikut adalah beberapa kandungan dalam produk obat jerawat yang bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat:

  • Asam salisilat. Kandungan ini bisa memicu pengelupasan kulit, sehingga mampu menghilangkan kulit yang memiliki bekas jerawat dan tergantikan oleh yang baru. Asam salisilat bisa membantu mengatasi semua jenis bekas luka, tapi orang dengan kulit sensitif perlu melakukan uji tempel pada area kecil kulit sebelum menggunakannya. 
  • Retinoid. Beberapa retinoid topikal bisa membantu menghilangkan bekas jerawat. Obat ini mampu memblokir peradangan, mengurangi lesi jerawat dan mempercepat generasi sel.
  • Asam alfa hidroksi (AHA). Kandungan ini bisa membantu meningkatkan kecepatan kulit memperbarui selnya. Beberapa dokter merekomendasikan AHA untuk mengobati jerawat dan mengurangi munculnya bekas jerawat.
  • Asam laktat. Ini juga termasuk jenis AHA. Asam laktat bisa bertindak sebagai pengelupasan lembut untuk menarik sel kulit mati. Kandungan ini bisa membantu mengurangi munculnya bekas luka dan menghaluskan kulit.

Selain produk dengan bahan-bahan di atas, ketahui juga Skincare yang Bagus untuk Menghilangkan Bekas Jerawat.

3. Tindakan medis

Beberapa perawatan medis bisa membantu mengurangi bekas jerawat.

Dokter kulit bisa merekomendasikan prosedur atau kombinasi terapi yang sesuai tergantung pada jenis kulit kamu dan luasnya jaringan parut.

  • Chemical peeling. Prosedur medis ini menggunakan asam glikolat atau salisilat untuk menghilangkan lapisan luar kulit yang memiliki bekas jerawat. Namun, perawatan ini sebaiknya jangan untuk jaringan parut yang sangat dalam.
  • Injeksi. Suntikan kortikosteroid bisa membantu menghaluskan dan meratakan jaringan parut jerawat yang terangkat jika seseorang memiliki bekas luka hipertrofik atau keloid.
  • Dermal filler. Dalam beberapa kasus, dokter kulit bisa merekomendasikan tindakan medis ini untuk mengobati bekas jerawat atrofi. Mereka mungkin sangat membantu untuk bekas luka rolling dan boxcar.
  • Microneedling. Prosesnya melibatkan memasukkan jarum kecil ke dalam kulit di sekitar bekas luka untuk merangsang tubuh membuat lebih banyak kolagen. Kolagen ini dapat mengurangi munculnya bekas jerawat atrofi dengan menghaluskan kulit.
  • Terapi laser. Tindakan medis ini melapisi kembali kulit tanpa menggunakan bahan kimia atau scrub. Ini menghilangkan lapisan kulit paling atas untuk mengungkapkan sel-sel kulit yang lebih muda di bawahnya, yang dapat membantu mengurangi munculnya jaringan parut.

Rekomendasi Krim Haloskin untuk Atasi Bekas Jerawat

Nah, setelah mengetahui jenis bekas jerawat, kamu perlu tahu juga rekomendasi krim Haloskin untuk atasi bekas jerawat.

1. Haloskin Lab Acne Recovery Package

Jenis bekas jerawat memang bermacam-macam. Jika kamu memiliki bekas jerawat yang mengganggu, salah satu cara mengatasinya bisa dengan krim Haloskin by Halodoc.

Haloskin Lab Acne Recovery Package adalah solusi tepat buat kamu yang ingin mempercepat pemulihan kulit setelah jerawat.

Ini merupakan resep obat untuk mengatasi beragam jeins bekas jerawat dari dokter spesialis kulit.

Dengan racikan personal sesuai kebutuhan kulitmu, kamu bisa mendapatkan hasil yang lebih efektif dibanding skincare biasa.

Produknya terdiri dari: 

  • Acne Recovery Day Cream: Membantu mencerahkan kulit wajah dan memudarkan noda bekas jerawat. 
  • Acne Recovery Night Cream: Membantu menyamarkan noda bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, dan mencegah munculnya jerawat baru. 

Penasaran dengan Haloskin by Halodoc? Sebelum mencobanya, kamu bisa simak Review Haloskin Acne Fighting by Halodoc, Cream yang Bisa Bantu Atasi Jerawat sampai Tuntas!

Keunggulan Haloskin untuk atasi bekas jerawat

  • Formulasi yang aman digunakan bagi ibu hamil dan menyusui, karena setiap produk dipersonalisasi secara khusus sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sensitif di masa kehamilan maupun menyusui.
  • Tidak perlu khawatir akan efek ketergantungan, sebab produk Haloskin aman dihentikan kapan saja di bawah arahan dokter tanpa memicu masalah kulit kembali. 
  • Tidak perlu khawatir dengan efek samping produk, sebab Haloskin dirancang dengan formula minim purging. Hal tersebut menjadikannya pilihan yang nyaman untuk kulit sensitif sekalipun.
  • Haloskin juga menyediakan solusi dermatolog yang bisa membantu menangani berbagai jenis jerawat aktif secara tuntas.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta menjaga kesehatan skin barrier, ikuti langkah-langkah penggunaan produk Haloskin berikut ini: 

Day Cream (krim pagi)

  • Cleanser: Bersihkan wajah dari sisa minyak dan kotoran.
  • Moisturizer: Berikan hidrasi dasar agar kulit tetap lembap.
  • Day Cream: Gunakan krim pagi untuk menutrisi kulit.
  • Sunscreen: Lindungi kulit dari paparan sinar UV.

Night Cream (krim malam)

  • Cleanser: Pastikan wajah bersih sebelum istirirahat.
  • Moisturizer: Gunakan pelembap untuk mengunci hidrasi.
  • Night Cream: Aplikasikan krim malam untuk proses regenerasi kulit saat tidur.

Mulai dari: Rp148.000 per paket. 

Dapatkan Haloskin Lab Acne Recovery Package di Toko Kesehatan Halodoc.

Itulah macam-macam bekas jerawat dan cara mengatasinya yang perlu kamu ketahui. Bila kamu mengalami masalah kulit, coba hubungi dokter saja melalui aplikasi Halodoc.

Melalui Video/Voice dan Chat, dokter bisa memberikan saran kesehatan yang tepat. Klik gambar di bawah ini untuk terhubung dengan dokter spesialis kulit.

chat dokter halodoc

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.  

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2026. How to best treat acne scars.
Healthline. Diakses pada 2026. 5 Types of Acne Scars and How to Treat Them.