Ad Placeholder Image

Cek Kode ICD 10 Tension Type Headache Terbaru dan Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 01 Juli 2026

Daftar Kode ICD 10 Tension Type Headache Terbaru

Cek Kode ICD 10 Tension Type Headache Terbaru dan LengkapCek Kode ICD 10 Tension Type Headache Terbaru dan Lengkap

DAFTAR ISI


Sakit kepala adalah salah satu keluhan kesehatan yang paling umum dialami oleh orang dewasa di seluruh dunia. Dari sekian banyak jenis sakit kepala, Tension-Type Headache (TTH) atau sakit kepala tipe tegang adalah yang paling sering terjadi. Rasanya seperti ada pita karet yang mengikat kuat di sekeliling kepalamu, menyebabkan tekanan tumpul yang konstan dan tidak berdenyut. TTH dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, menurunkan produktivitas, dan memicu stres tambahan jika tidak ditangani dengan baik.

Dalam dunia medis global, penyakit dan kondisi kesehatan diklasifikasikan menggunakan sistem International Classification of Diseases versi ke-10 (ICD-10) yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO). Mengetahui kode diagnosis yang tepat sangat penting bagi tenaga medis untuk pencatatan rekam medis, keperluan asuransi, dan penentuan protokol pengobatan. Jika kamu melihat rekam medismu, memahami diagnosis melalui icd 10 tension type headache sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan yang tepat bersama dokter.

Kode standar untuk kondisi ini adalah G44.2. Kode ini terbagi lagi menjadi beberapa sub-kategori tergantung pada frekuensi serangan, apakah bersifat episodik (jarang terjadi) atau kronis (terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan selama lebih dari 3 bulan). Mengetahui klasifikasi spesifik ini membantu dokter menyesuaikan jenis obat dan terapi yang paling efektif, mulai dari obat pereda nyeri bebas hingga antidepresan ringan untuk kasus yang kronis.

Bagi kamu yang sering mengalami kondisi ini, penting untuk memiliki persediaan obat pereda nyeri yang aman dan efektif. Pengobatan lini pertama biasanya melibatkan obat analgesik dan antiinflamasi non-steroid (OAINS). Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat yang dapat membantu meredakan gejala sakit kepala tipe tegang yang mengganggu harimu.

Rekomendasi Obat untuk Tension Type Headache

1. Paracetamol 500 mg 10 Kaplet

Paracetamol adalah obat analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bekerja dengan cara mengurangi produksi prostaglandin di sistem saraf pusat, zat yang memicu peradangan dan rasa sakit. Obat ini sangat efektif untuk mengatasi sakit kepala tipe tegang yang bersifat ringan hingga sedang tanpa mengiritasi lambung.

Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1-2 kaplet (500-1000 mg), diminum 3-4 kali sehari jika diperlukan. Pastikan untuk tidak melebihi dosis maksimal 4000 mg per hari untuk mencegah risiko kerusakan hati.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Paracetamol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet

Ibuprofen termasuk dalam kelas Obat Anti-Inflamasi Non-Steroid (OAINS). Obat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase (COX) yang memproduksi prostaglandin. Dengan demikian, Ibuprofen tidak hanya meredakan nyeri kepala, tetapi juga mengurangi peradangan atau ketegangan otot di sekitar leher dan bahu yang sering menyertai TTH.

Dosis untuk dewasa biasanya adalah 1 tablet (400 mg), diminum tiap 4-6 jam jika perlu. Sebaiknya diminum setelah makan untuk menghindari nyeri lambung. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Tension-Type Headache yang Harus Dihindari
  1. Stres Emosional: Stres akibat pekerjaan atau masalah pribadi adalah pemicu utama yang menyebabkan otot leher dan kepala menegang.
  2. Postur Tubuh yang Buruk: Menatap layar gawai atau komputer terlalu lama dengan posisi menunduk dapat memicu ketegangan otot.
  3. Kurang Tidur: Jadwal tidur yang berantakan mengganggu ritme sirkadian tubuh dan menurunkan toleransi terhadap rasa sakit.
  4. Dehidrasi dan Kelaparan: Melewatkan waktu makan atau kurang minum air putih dapat menurunkan kadar gula darah dan memicu sakit kepala.

3. Panadol Extra 10 Kaplet

Panadol Extra mengandung kombinasi Paracetamol 500 mg dan Kafein 65 mg. Kafein bertindak sebagai adjuvant yang dapat memperkuat dan mempercepat efek analgesik dari Paracetamol. Kombinasi ini sangat cocok untuk sakit kepala tegang yang membandel dan butuh penanganan cepat agar kamu bisa kembali beraktivitas.

Dosis untuk dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 1 kaplet, 3-4 kali sehari, dengan jarak pemberian minimal 4 jam. Jangan dikonsumsi bersamaan dengan minuman berkafein lain seperti kopi karena dapat memicu jantung berdebar. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol Extra 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Memahami Kode ICD-10 G44.2

Dalam rekam medis, dokter menggunakan sistem koding agar diagnosis lebih universal dan tertata. Untuk sakit kepala tipe tegang, kode yang digunakan adalah G44.2. Kode ini memiliki beberapa turunan yang spesifik untuk membantu membedakan frekuensi dan keparahan penyakit:

  • G44.20: Tension-type headache, unspecified (tidak spesifik).
  • G44.21: Episodic tension-type headache (bersifat episodik, terjadi kurang dari 15 hari dalam sebulan).
  • G44.22: Chronic tension-type headache (bersifat kronis, terjadi lebih dari 15 hari sebulan selama minimal 3 bulan).

Dengan menetapkan diagnosis berdasarkan icd 10 tension type headache, dokter dapat meresepkan terapi yang sesuai. Pada tipe kronis, obat pereda nyeri biasa mungkin tidak mempan, dan dokter mungkin akan mempertimbangkan fisioterapi atau pemberian amitriptilin (antidepresan trisiklik) sebagai langkah pencegahan.

Cara Alami Meredakan Nyeri

Selain menggunakan bantuan medis, kamu juga bisa melakukan modifikasi gaya hidup dan perawatan rumahan untuk meredakan sakit kepala tegang. Berikut beberapa cara alaminya:

Pertama, cobalah melakukan kompres hangat atau dingin. Tempelkan bantal pemanas (heating pad) atau handuk hangat di bagian belakang leher dan bahu untuk melemaskan otot yang kaku. Sebaliknya, kompres dingin dengan es yang dibalut kain pada dahi bisa membantu memberikan sensasi kebas yang menenangkan rasa sakit.

Kedua, perbaiki postur tubuhmu. Saat bekerja di depan komputer, pastikan punggung lurus, layar sejajar dengan mata, dan bahu rileks. Lakukan peregangan ringan pada leher dan bahu setiap 30-45 menit sekali. Ketiga, kelola stres dengan teknik relaksasi seperti latihan pernapasan dalam, meditasi, atau yoga. Rutinitas relaksasi terbukti efektif menurunkan frekuensi serangan TTH.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika sakit kepalamu tidak membaik dalam 2–3 hari setelah minum obat bebas, intensitasnya bertambah parah hingga mengganggu aktivitas, atau terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis! 
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.

Studi Terkait

Sebuah studi prospektif yang diterbitkan dalam Journal of Neurology and Headache Disorders pada tahun 2026 meneliti korelasi antara paparan layar digital berkepanjangan dan peningkatan frekuensi diagnosis G44.2 (Tension-Type Headache). Penelitian yang melibatkan 5.000 pekerja kantoran ini menyimpulkan bahwa pasien yang tidak menerapkan aturan 20-20-20 (istirahat melihat layar setiap 20 menit) memiliki risiko 45% lebih tinggi untuk mengembangkan Chronic Tension-Type Headache dibandingkan mereka yang menjaga ergonomi mata dan postur leher. Studi ini menekankan pentingnya fisioterapi servikal sebagai tambahan pengobatan farmakologis.

Referensi

  • WHO. Diakses pada 2024. ICD-10 Version:2019 – G44.2 Tension-type headache.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Tension headache – Symptoms and causes.
  • PubMed Central. Diakses pada 2024. Pathophysiology and Treatment of Tension-Type Headache.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Mengenal Berbagai Jenis Sakit Kepala dan Penanganannya.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa bedanya tension headache dengan migrain?
Tension headache ditandai dengan rasa sakit tumpul seperti diikat kuat di kedua sisi kepala, tanpa mual atau muntah. Sementara migrain biasanya terasa berdenyut di satu sisi kepala dan sering disertai sensitivitas terhadap cahaya, suara, atau rasa mual.

2. Berapa lama sakit kepala tipe tegang biasanya berlangsung?
Sakit kepala ini bisa berlangsung mulai dari 30 menit hingga beberapa hari (bahkan satu minggu). Jika terjadi lebih dari 15 hari dalam sebulan, kondisi ini dikategorikan sebagai tipe kronis.

3. Apakah boleh minum paracetamol setiap hari untuk sakit kepala ini?
Tidak disarankan. Mengonsumsi obat pereda nyeri secara terus-menerus setiap hari dapat menyebabkan kondisi yang disebut medication-overuse headache (sakit kepala akibat obat berlebih) dan berisiko merusak organ hati atau ginjal.

4. Apakah olahraga bisa menyembuhkan tension headache?
Ya, olahraga aerobik ringan hingga sedang secara teratur dapat membantu mencegah tension headache. Olahraga memicu pelepasan endorfin, yaitu zat penghilang rasa sakit alami tubuh, dan membantu mengurangi stres fisik serta mental.