Ad Placeholder Image

Daftar Vaksin untuk Dewasa yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   02 Maret 2026

Seiring bertambahnya usia, kekebalan tubuh bisa menurun sehingga vaksin bisa menjadi salah satu solusi untuk jaga kesehatan.

Daftar Vaksin untuk Dewasa yang Sebaiknya Tidak DilewatkanDaftar Vaksin untuk Dewasa yang Sebaiknya Tidak Dilewatkan

DAFTAR ISI


Vaksinasi tidak hanya penting pada masa kanak-kanak, tetapi juga krusial bagi orang dewasa untuk menjaga kesehatan jangka panjang dan mencegah penyakit serius.

Seiring bertambahnya usia, kekebalan tubuh bisa menurun. Selain itu, risiko terpapar penyakit tertentu juga meningkat akibat aktivitas, pekerjaan, perjalanan, maupun kondisi medis tertentu. 

Karena itu, memahami vaksin untuk dewasa apa saja yang dibutuhkan merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan diri dan orang sekitar.

Mengapa Vaksinasi Dewasa Penting?

Kekebalan dari vaksin masa kecil dapat memudar seiring waktu. Tanpa dosis lanjutan (booster), seseorang bisa kembali rentan terhadap penyakit yang sebelumnya sudah dicegah.

Selain itu:

  • Beberapa penyakit lebih berisiko menyebabkan komplikasi pada usia dewasa.
  • Penyakit tertentu dapat menimbulkan dampak berat pada lansia atau pengidap penyakit kronis.
  • Vaksinasi membantu menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga melindungi bayi, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah.

Imunisasi dewasa merupakan investasi kesehatan jangka panjang sekaligus bentuk perlindungan terhadap keluarga dan komunitas.

Baca juga: Sistem Imun Melemah Seiring Usia Bertambah, Kok Bisa?

Vaksin Rutin/Umum untuk Dewasa

Ada beberapa vaksin yang secara umum direkomendasikan untuk sebagian besar orang dewasa, tanpa memandang kondisi kesehatan spesifik, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan publik.

1. COVID-19

Vaksin COVID-19 bertujuan melindungi dari penyakit COVID-19 yang parah, rawat inap, dan potensi komplikasi jangka panjang seperti long COVID. Dianjurkan untuk mendapatkan dosis primer dan booster sesuai jadwal terbaru yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan setempat. Perlindungan dari vaksin ini sangat penting mengingat potensi virus untuk terus bermutasi dan menyebabkan gelombang infeksi baru. [What Vaccines are 

2. Influenza (Flu)

Vaksin influenza harus diberikan setiap tahun karena virus flu yang beredar sering berubah. Vaksin ini membantu mencegah flu musiman yang dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti lansia atau orang dengan kondisi medis kronis. Mendapatkan vaksin flu tahunan juga berkontribusi pada perlindungan komunitas atau herd immunity. 

Cari tahu juga, Vaksin Influenza Dewasa, Ini Jenis dan Alasan Pentingnya

3. Tdap / Td (Tetanus, Difteria, Pertusis)

Vaksin Tdap melindungi dari:

  • Tetanus (kejang otot berat akibat infeksi bakteri)
  • Difteria (infeksi saluran napas serius)
  • Pertusis atau batuk rejan (sangat menular dan berbahaya bagi bayi)

Orang dewasa dianjurkan menerima satu dosis Tdap, terutama jika sering kontak dengan bayi. Setelah itu, booster Td perlu diberikan setiap 10 tahun untuk mempertahankan perlindungan.

Vaksin Berdasarkan Usia atau Kondisi

Beberapa vaksin direkomendasikan berdasarkan faktor-faktor individu seperti usia, riwayat vaksinasi, atau kondisi kesehatan yang mendasari. Ini membantu menargetkan perlindungan pada kelompok yang paling berisiko.

1. Shingles (Herpes Zoster)

Vaksin Shingles direkomendasikan untuk orang dewasa berusia ≥50 tahun untuk mencegah penyakit herpes zoster (cacar ular) dan komplikasinya, terutama neuralgia pasca-herpes (nyeri saraf jangka panjang). Risiko shingles dan keparahannya meningkat seiring bertambahnya usia, membuat vaksinasi menjadi sangat penting bagi kelompok usia ini. 

2. Hepatitis A & Hepatitis B

Kedua vaksin ini melindungi dari infeksi hati serius.  Hepatitis A: Direkomendasikan bagi orang dewasa yang berisiko tinggi terinfeksi (misalnya, pengguna narkoba suntik, pria yang berhubungan seks dengan pria, atau orang dengan penyakit hati kronis), serta mereka yang bepergian ke area dengan tingkat endemisitas Hepatitis A yang tinggi.  Hepatitis B: Dianjurkan untuk semua orang dewasa berusia 19–59 tahun. Untuk orang berusia lebih tua (>59 tahun), vaksin ini direkomendasikan jika memiliki faktor risiko tertentu, seperti penderita diabetes, tenaga kesehatan, atau mereka yang tinggal serumah dengan penderita Hepatitis B

Ingin melakukan vaksin hepatitis B? Catat, Ini Manfaat dan Jadwal Vaksin Hepatitis B Dewasa

3. HPV (Human Papillomavirus)

Vaksin HPV efektif mencegah berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh virus ini, termasuk kanker serviks, kanker anus, kanker orofaring, dan kutil kelamin. Direkomendasikan untuk semua individu hingga usia 26 tahun. Pada usia 27–45 tahun, vaksinasi dapat dipertimbangkan setelah konsultasi dengan dokter untuk membahas manfaat dan risiko berdasarkan riwayat individu.

4. Pneumokokus

Vaksin ini melindungi dari infeksi pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia (infeksi paru-paru), meningitis (radang selaput otak), dan bakteremia (infeksi darah). Sangat dianjurkan bagi orang dewasa berusia ≥65 tahun atau mereka yang berusia lebih muda tetapi memiliki risiko tinggi karena kondisi medis tertentu seperti penyakit paru kronis, penyakit jantung, diabetes, atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. 

5. RSV (Respiratory Syncytial Virus)

Vaksin RSV direkomendasikan bagi orang dewasa ≥60 tahun atau mereka yang berisiko tinggi mengalami penyakit RSV yang parah. RSV dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan, yang pada orang tua atau individu dengan kondisi medis tertentu, bisa berkembang menjadi bronkiolitis atau pneumonia serius. 

6. MMR (Campak, Gondongan, Rubella)

Vaksin MMR direkomendasikan untuk orang dewasa yang belum pernah divaksinasi sebagai anak-anak atau yang tidak memiliki bukti kekebalan terhadap campak, gondongan, dan rubella. Kekebalan terhadap rubella sangat penting bagi wanita usia subur untuk mencegah sindrom rubella kongenital pada bayi. 

7. Meningokokus

Vaksin meningokokus melindungi dari meningitis meningokokus, infeksi serius pada selaput otak dan sumsum tulang belakang. Vaksin ini tidak rutin untuk semua orang dewasa, tetapi sangat dianjurkan bagi individu yang akan menunaikan ibadah haji/umrah (merupakan syarat wajib bagi beberapa negara), pelancong ke daerah endemik, atau mereka dengan kondisi medis tertentu (misalnya, asplenia atau kelainan komplemen).

Vaksin Tambahan Sesuai Situasi

Beberapa kondisi yang mungkin memerlukan vaksin tambahan:

  • Perjalanan internasional (misalnya vaksin tifoid atau demam kuning)
  • Pekerjaan berisiko tinggi (tenaga kesehatan, laboratorium, dokter hewan)
  • Gangguan kekebalan tubuh (HIV, terapi imunosupresif, transplantasi organ)
  • Riwayat penyakit tertentu

Karena kebutuhan setiap orang berbeda, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menentukan jadwal imunisasi.

Siapa yang Perlu Konsultasi Sebelum Vaksin?

Beberapa kondisi memerlukan evaluasi medis terlebih dahulu, seperti:

  • Sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Memiliki alergi berat terhadap komponen vaksin
  • Sedang mengalami infeksi akut dengan demam tinggi
  • Mengonsumsi obat penekan sistem imun

Dokter akan menilai jenis vaksin yang aman dan waktu pemberian yang tepat.

Hubungi Dokter Ini untuk Informasi Imunisasi Dewasa

Setiap orang bisa memiliki kebutuhan vaksin yang berbeda, tergantung usia, riwayat imunisasi, kondisi kesehatan, hingga rencana perjalanan. Jika kamu ingin memastikan jenis vaksin apa saja yang sebaiknya didapatkan, berkonsultasi dengan dokter bisa menjadi langkah yang tepat.

Ini dokter yang bisa kamu hubungi di Halodoc:

  • dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
  • dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
  • dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.

Dokter dapat membantu meninjau riwayat imunisasi dan menentukan vaksin yang tepat untuk menjaga kesehatanmu.

Manfaat Imunisasi Dewasa: Lebih dari Sekadar Perlindungan Pribadi

Vaksinasi dewasa tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga:

  • Mengurangi risiko penularan ke keluarga
  • Melindungi bayi dan lansia yang rentan
  • Mencegah wabah penyakit menular
  • Mengurangi beban biaya pengobatan akibat komplikasi penyakit

Program imunisasi dewasa juga didorong oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan menekan angka penyakit menular.

Mengetahui vaksin untuk dewasa apa saja yang dibutuhkan merupakan langkah proaktif dalam menjaga kesehatan di setiap tahap kehidupan.

Mulai dari vaksin rutin seperti COVID-19 dan influenza, hingga vaksin spesifik seperti herpes zoster, HPV, dan pneumokokus, masing-masing memiliki peran penting dalam mencegah penyakit serius.

Jika kamu belum yakin dengan status vaksinasi yang sudah didapatkan, konsultasikan dengan dokter untuk meninjau riwayat imunisasi dan menentukan jadwal vaksin yang sesuai dengan usia serta kondisi kesehatanmu.

Kini Kamu Bisa Melakukan Vaksin di Rumah

Kamu bisa menggunakan layanan Halodoc Homecare untuk mendapatkan vaksinasi tanpa perlu ke luar rumah.

Jadi, kapan saja kamu atau keluarga hendak mendapatkan vaksin ini, kamu bisa order melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.

Cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:

  1. Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
  2. Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
  3. Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD
  4. Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.

Jadi, bagi kamu yang belum mendapatkan vaksin diatas, tunggu apa lagi? Lakukan vaksin sekarang!

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2026. What Is The Vaccine Schedule for Adults?
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Vaccines for adults: Which do I need?
Immunize.org. Diakses pada 2026. Vaccinations for Adults.