Ad Placeholder Image

Daging Keluar dari Miss V Setelah Lahir, Normalkah?

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   25 Agustus 2025

Setelah melahirkan, keluarnya cairan dari vagina yang menyerupai daging adalah hal yang umum terjadi.

Daging Keluar dari Miss V Setelah Lahir, Normalkah?Daging Keluar dari Miss V Setelah Lahir, Normalkah?

DAFTAR ISI

  1. Apa Itu Lochia?
  2. Penyebab Lochia
  3. Tahapan dan Perubahan Lochia
  4. Perbedaan Lochia dan Pendarahan Biasa
  5. Cara Merawat Diri Saat Mengalami Lochia
  6. Kapan Harus ke Dokter?

Setelah melahirkan, keluarnya cairan dari vagina yang menyerupai daging adalah hal yang umum terjadi. Kondisi ini disebut dengan lochia.

Lochia adalah campuran darah, jaringan dari lapisan rahim, dan lendir yang keluar setelah persalinan.

Proses ini merupakan bagian alami dari pemulihan tubuh setelah melahirkan.

Apa Itu Lochia?

Lochia adalah cairan yang keluar dari vagina setelah melahirkan.

Cairan ini terdiri dari darah, jaringan lapisan rahim (endometrium), dan sisa-sisa lainnya yang dikeluarkan oleh tubuh saat rahim kembali ke ukuran semula.

Lochia adalah proses normal dan penting dalam pemulihan pasca persalinan.

Lochia berperan penting dalam membersihkan rahim dan mencegah infeksi setelah melahirkan.

Mengalami masalah selama masa nifas? Saatnya Konsultasi ke Dokter Spesialis Obgyn di Halodoc berikut ini.

Penyebab Lochia

Setelah melahirkan, rahim mulai berkontraksi untuk kembali ke ukuran normalnya.

Proses ini menyebabkan lapisan rahim yang menebal selama kehamilan, yang disebut desidua, terlepas dan keluar bersama darah dan cairan lainnya.

Lochia terjadi karena beberapa faktor:

  • Pelepasan lapisan rahim (desidua) yang menebal selama kehamilan.
  • Kontraksi rahim yang membantu mengeluarkan sisa-sisa jaringan dan darah.
  • Proses penyembuhan luka di tempat plasenta menempel pada dinding rahim.

Tahapan dan Perubahan Lochia

Lochia mengalami perubahan warna dan volume seiring waktu. Secara umum, lochia dibagi menjadi tiga tahap:

  • Lochia Rubra (1-4 hari setelah melahirkan): Berwarna merah terang karena mengandung banyak darah. Mungkin terdapat gumpalan kecil.
  • Lochia Serosa (4-12 hari setelah melahirkan): Berwarna merah muda atau kecokelatan. Jumlah darah berkurang dan lebih banyak mengandung cairan dan sel darah putih.
  • Lochia Alba (12 hari hingga 6 minggu setelah melahirkan): Berwarna putih atau kekuningan. Terdiri dari sel darah putih, lendir, dan jaringan epitel.

Durasi setiap tahap dapat bervariasi pada setiap wanita. Penting untuk memantau perubahan lochia dan segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami hal yang tidak biasa.

Perbedaan Lochia dan Pendarahan Biasa

Meskipun lochia adalah pendarahan setelah melahirkan, penting untuk membedakannya dengan pendarahan abnormal.

Berikut adalah perbedaannya:

  • Volume: Lochia secara bertahap berkurang volumenya dari waktu ke waktu, sedangkan pendarahan abnormal mungkin tetap banyak atau bahkan bertambah.
  • Warna: Lochia mengalami perubahan warna sesuai tahapan, sementara pendarahan abnormal mungkin tetap merah terang dalam waktu lama.
  • Gumpalan: Lochia mungkin mengandung gumpalan kecil, tetapi gumpalan besar dan banyak bisa menjadi tanda pendarahan abnormal.
  • Bau: Lochia memiliki bau yang khas, tetapi bau yang menyengat dan tidak sedap bisa menjadi tanda infeksi.

Pahami juga seputar Kesehatan Reproduksi – Sistem, Penyakit, dan Perawatannya agar organ ini senantiasa terjaga kondisinya.

Cara Merawat Diri Saat Mengalami Lochia

Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan selama mengalami lochia:

  • Ganti pembalut secara teratur, setiap 2-4 jam atau lebih sering jika perlu.
  • Bersihkan area kewanitaan dengan air hangat setiap kali setelah buang air. Hindari penggunaan sabun yang mengandung parfum atau bahan kimia keras.
  • Gunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan katun.
  • Hindari penggunaan tampon atau menstrual cup selama masa nifas.
  • Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berat.
  • Pastikan asupan cairan yang cukup untuk mencegah dehidrasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Meskipun lochia adalah kondisi normal, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai dan segera dikonsultasikan dengan dokter:

  • Pendarahan yang sangat banyak (lebih dari satu pembalut penuh dalam satu jam).
  • Gumpalan darah yang besar dan banyak.
  • Lochia yang berbau sangat menyengat dan tidak sedap.
  • Demam atau menggigil.
  • Nyeri perut yang parah.
  • Pusing atau lemas.

Tanda-tanda ini bisa mengindikasikan adanya infeksi atau komplikasi lain yang memerlukan penanganan medis segera.

Jika mengalami tanda-tanda yang tidak biasa, segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan di Halodoc untuk mendapatkan informasi dan penanganan yang tepat dengan cara klik banner di bawah ini!

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2025. Postpartum Bleeding (Lochia).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Lochia (Postpartum Bleeding).
Very Well Family. Diakses pada 2025. What Is Lochia?
WebMD. Diakses pada 2025. Vaginal Bleeding After Birth: When to Call a Doctor.

FAQ

1. Apakah normal jika lochia berhenti lalu keluar lagi?

Ya, hal ini bisa terjadi. Lochia mungkin berkurang atau berhenti sementara, terutama setelah beristirahat. Namun, jika tiba-tiba keluar banyak darah setelah berhenti, segera konsultasikan dengan dokter.

2. Apakah olahraga memengaruhi lochia?

Aktivitas fisik yang berlebihan dapat meningkatkan aliran darah dan menyebabkan lochia menjadi lebih banyak. Hindari olahraga berat selama masa nifas dan ikuti anjuran dokter mengenai aktivitas fisik yang aman.

3. Apakah menyusui memengaruhi lochia?

Ya, menyusui dapat membantu mempercepat proses pemulihan rahim dan mengurangi lochia. Hal ini karena menyusui merangsang pelepasan hormon oksitosin, yang menyebabkan kontraksi rahim.