Ad Placeholder Image

DJ Stent: Fungsi, Prosedur, dan Komplikasi Umum

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 09 September 2026

DJ stent adalah alat medis yang penting dalam urologi untuk memastikan kelancaran aliran urine dari ginjal ke kandung kemih.

DJ Stent: Fungsi, Prosedur, dan Komplikasi UmumDJ Stent: Fungsi, Prosedur, dan Komplikasi Umum

DAFTAR ISI


Pemasangan alat bantu medis sering kali menjadi langkah krusial dalam mengatasi gangguan pada saluran kemih. Salah satu prosedur yang umum dilakukan di bidang urologi adalah pemasangan Double-J Stent atau DJ Stent.

Tindakan ini bertujuan untuk memastikan aliran urine dari ginjal menuju kandung kemih tetap lancar tanpa hambatan. Memahami fungsi, prosedur, serta potensi komplikasinya sangat penting bagi pasien yang akan menjalani tindakan ini.

Mengenal DJ Stent dan Fungsinya

DJ Stent adalah tabung halus dan fleksibel yang dipasang di dalam ureter untuk menjaga saluran tersebut tetap terbuka. Bentuknya melengkung di kedua ujungnya menyerupai huruf “J” untuk mencegah selang bergeser dari posisinya di ginjal dan kandung kemih.

Fungsi utama alat ini adalah mengalirkan urine saat terjadi penyumbatan, misalnya akibat batu ginjal, striktur ureter, atau pembengkakan pascaoperasi. Jika memerlukan perawatan lebih lanjut, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Prosedur Pemasangan DJ Stent

Prosedur pemasangan DJ Stent umumnya dilakukan secara minimally invasive menggunakan alat bernama sistoskop yang dimasukkan melalui uretra tanpa perlu irisan bedah terbuka. Tindakan ini dapat menggunakan pembiusan lokal maupun umum sesuai dengan kondisi medis pasien.

Selama proses berjalan, dokter urologi akan memantau posisi stent menggunakan bantuan pencitraan sinar-X (fluoroskopi) agar alat terpasang dengan presisi di antara ginjal dan kandung kemih.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Meskipun tergolong aman, pemakaian DJ Stent dapat menimbulkan beberapa efek samping atau komplikasi umum. Pasien sering merasakan sensasi terbakar saat buang air kecil, adanya sedikit darah dalam urine (hematuria), serta rasa tidak nyaman pada pinggang atau perut bagian bawah.

Selain itu, komplikasi seperti pergeseran stent (dislokasi), infeksi saluran kemih (ISK), hingga pembentukan kerak batu pada stent juga dapat terjadi jika stent terpasang terlalu lama melebihi batas waktu yang dianjurkan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami demam tinggi, nyeri pinggang yang hebat, darah menggumpal dalam urine, atau tidak bisa buang air kecil setelah pemasangan alat, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Urologi] di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan kini lebih mudah dan nyaman melalui aplikasi Halodoc.

  • Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis berpengalaman yang siap memberikan penanganan tepat.
  • Respon cepat: Layanan konsultasi dokter online dapat diakses 24 jam kapan saja dan di mana saja.
  • Aman dan terpercaya: Privasi riwayat konsultasi medis kamu terjamin dengan aman.

Referensi

StatPearls – NCBI Bookshelf. Diakses pada 2026. Ureteral Stent Placement and Complications.
Urology Care Foundation. Diakses pada 2026. What Are Ureteral Stents?
European Association of Urology (EAU). Diakses pada 2026. Guidelines on Urolithiasis and Stenting Procedures.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Prosedur dan Penanganan Gangguan Saluran Kemih.

FAQ

Berapa lama DJ Stent bisa terpasang di dalam tubuh?
Durasi pemasangan DJ Stent bervariasi tergantung indikasi medis, mulai dari beberapa hari hingga beberapa bulan. Namun, stent temporer umumnya harus dilepas atau diganti sebelum 3–6 bulan untuk mencegah komplikasi infeksi atau pembentukan kerak batu.

Apakah pemasangan DJ Stent menimbulkan rasa sakit?
Prosedur pemasangan dilakukan dengan pembiusan sehingga pasien tidak merasa sakit saat tindakan. Setelah tindakan, pasien mungkin merasakan ketidaknyamanan ringan atau rasa pegal pada daerah pinggang saat buang air kecil.

Apakah DJ Stent bisa dilepas sendiri?
Pelepasan DJ Stent harus dilakukan oleh dokter spesialis urologi menggunakan prosedur medis khusus. Mengeluarkan stent sendiri sangat berbahaya karena dapat merusak saluran kemih dan memicu pendarahan serius.