• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Awal Terjadinya Abdominal Migrain pada Anak

Gejala Awal Terjadinya Abdominal Migrain pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar penyakit abdominal migrain? Abdominal migrain bukan terjadi pada bagian kepala. Dilansir dari Medical News Today, abdominal migrain menjadi salah satu kondisi yang menyebabkan pengidapnya mengalami nyeri pada bagian perut. Dilansir dari American Migraine Foundation, abdominal migrain rentan menyerang anak-anak.

Baca juga: Inilah yang Terjadi pada Tubuh Anak Ketika Terserang Abdominal Migrain

Anak-anak yang sering mengalami kondisi abdominal migrain memiliki riwayat keluarga yang pernah mengalami kondisi yang serupa. Ketahui beberapa gejala yang dapat dialami oleh anak ketika mengalami abdominal migrain. Setelah mengetahui gejalanya, maka ibu dapat melakukan penanganan yang tepat terhadap abdominal migrain pada anak.

Inilah Gejala yang Dialami Pengidap Abdominal Migrain

Dilansir dari Healthline, pengidap abdominal migrain mengalami beberapa gejala, salah satunya adalah nyeri pada bagian perut. Nyeri pada perut yang dialami oleh setiap anak akan berbeda. Pada beberapa anak nyeri yang muncul tidak terlalu mengganggu, namun pada anak lainnya tentu nyeri perut yang muncul membuat anak merasa tidak nyaman.

Tidak hanya nyeri pada perut, umumnya, abdominal migrain disertai oleh gejala lainnya. Nyeri perut yang dialami anak akan membuat anak mengalami penurunan nafsu makan. Ibu, tidak ada salahnya untuk mencoba mengkreasikan menu makanan yang menarik untuk anak agar anak tetap mendapatkan asupan dengan gizi yang seimbang.

Ibu, juga sebaiknya perhatikan tekstur makanan yang dikonsumsi oleh anak. Pilihlah makanan dengan tekstur yang lunak dan empuk agar anak lebih mudah mengonsumsi makanan. Sediakan makanan hangat untuk anak agar perut anak dapat lebih nyaman.

Selain penurunan nafsu makan, anak dengan kondisi abdominal migrain dapat mengalami kondisi mual dan muntah. Ibu jangan lupa perhatikan cairan yang masuk dalam tubuh agar anak terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi pada anak tentunya menyebabkan gangguan masalah yang lebih fatal. 

Baca juga: Bukan Menyerang Kepala, Abdominal Migrain Melanda Perut

Nyeri perut pada anak terkadang akan membuat anak menjadi lebih rewel karena rasa nyeri yang tidak nyaman. Untuk memastikan penyebab nyeri pada perut, ibu bisa lakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat untuk mengetahui kondisi kesehatan anak. Pemeriksaan akan lebih mudah karena ibu membuat janji dulu dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Dilansir dari Medical News Today, pemeriksaan fisik dilakukan oleh dokter untuk mengetahui penyebab nyeri pada perut. Dokter akan bertanya pada anak mengenai lokasi dan nyeri perut yang dirasakan. Setelah itu, dokter dapat mengetahui penyebab nyeri perut pada anak. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga akan bertanya mengenai gejala lain yang dialami oleh anak.

Jika mengarah pada abdominal migrain, tentu pemeriksaan penunjang lainnya akan dilakukan untuk memastikan penyebab. Hal ini disebabkan nyeri perut yang dialami anak menjadi banyak gejala gangguan kesehatan lainnya, seperti penyakit Crohn atau adanya iritasi pada bagian usus.

Faktor Risiko Abdominal Migrain pada Anak

Dilansir dari WebMD, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab abdominal migrain pada anak. Namun, adanya perubahan kadar senyawa seperti histamine dan serotonin menjadi kemungkinan kondisi ini dapat terjadi pada anak. 

Tidak hanya itu, beberapa jenis makanan, seperti cokelat dan makanan yang mengandung MSG berlebih juga dinilai menjadi beberapa penyebab abdominal migrain pada anak. Dengan begitu, sebaiknya ibu lebih berhati-hati memberikan jenis makanan baru pada anak.

Baca juga: Abdominal Migrain Vs Migrain, Lebih Bahaya Mana?

Dilansir dari BMC Gastroenterology, abdominal migrain juga berkaitan langsung dengan kondisi lambatnya pergerakan makanan yang dicerna melalui usus. Jadi, tidak ada salahnya bertanya pada dokter mengenai kesehatan pencernaan anak. Melansir dari Healthline, kondisi emosional anak juga dapat meningkatkan risiko ini. Jadi, sebaiknya orangtua selalu perhatikan kesehatan fisik dan mental anak.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Abdominal Migraines
BMC Gastroenterology. Diakses pada 2020. Abdominal Migraine in Children: Association Between Gastric Motility Parameters and Clinical Characteristic
Web MD. Diakses pada 2020. Abdominal Migraines
American Migraine Foundation. Diakses pada 2020. Abdominal Migraine