• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Ini Faktor Risiko yang Memicu Polip Rahim 

Hati-Hati, Ini Faktor Risiko yang Memicu Polip Rahim 

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Sebagian besar wanita biasanya akan ngeri, waswas, atau panik ketika timbulnya keluhan pada bagian rahim. Salah satu contohnya polip rahim. Polip rahim merupakan pertumbuhan jaringan yang abnormal pada dinding dalam rahim atau endometrium. 

Dalam dunia medis, polip rahim juga disebut sebagai polip endometrium, sebab pertumbuhannya bisa terjadi pada endometrium. Bentuk polip pada rahim ini bisa bulat maupun lonjong yang berukuran mulai dari beberapa milimeter hingga sentimeter. 

Seorang wanita bisa saja memiliki satu atau beberapa polip pada rahimnya. Untungnya, sebagian polip ini bersifat jinak. Hanya sebagian kecil lainnya yang bisa berkembang menjadi kanker atau biasa disebut dengan polip prakanker.

Polip ini tak memandang usia untuk menyerang seorang wanita alias wanita dengan usia berapa pun punya kemungkinan mengidap polip ini. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya polip rahim pada wanita.

Lantas, apa saja sih faktor risiko yang bisa memicunya? 

Baca juga: Operasi Bisa Jadi Cara Atasi Polip Rahim?

Wanita Mana yang Berisiko?

Hingga saat ini, para ahli pun masih belum bisa menentukan secara pasti penyebab dari masalah rahim ini. Akan tetapi, ada ada dugaan kuat kalau penyakit ini dipicu oleh perubahan kadar hormon estrogen tiap bulannya. 

Hal yang perlu digarisbawahi, selain faktor pemicu di atas, ada pula beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit ini. Nah, berikut ini wanita yang berisiko terserang polip pada rahim: 

  • Memiliki riwayat atau mengidap hipertensi.

  • Dalam penggunaan obat kanker payudara, seperti tamoxifen.

  • Memiliki masalah dengan berat badan berlebih, obesitas.

  • Berusia 40–50 tahun, risiko penyakit ini lebih tinggi terjadi pada wanita di masa pre-menopause atau sesudah mengalami menopause.

Baca juga: Inilah 3 Jenis Polip yang Perlu Diwaspadai

Perdarahan hingga Sulit Hamil

Seorang wanita yang mengalami polip rahim akan mengalami gejala yang bervariasi. Artinya, tiap individu bisa mengalami gejala yang berbeda-beda. Akan tetapi, setidaknya ada beberapa gejala umum yang mungkin dialami pengidapnya. Berikut ini di antaranya: 

  • Mengalami perdarahan di luar siklus menstruasi. 

  • Perdarahan meski telah melewati masa menopause.

  • Durasi atau volume perdarahan yang berlebihan saat menstruasi (menorrhagia).

  • Menstruasi tidak teratur. Misalnya, jarak siklus menstruasi terlalu dekat, jarak siklus normal adalah 21–35 hari.

  • Sulit atau tidak bisa hamil (infertilitas).

Baca juga: Polip Rahim Bisa Mengganggu Kesuburan Wanita, Benarkah?

Nah, andaikan mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui atau tanyakan pada dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Gegera Faktor Hormonal

Sebenarnya sampai kini para ahli belum mengetahui penyebab pasti dari masalah rahim ini. Akan tetapi, tampaknya faktor hormon yang meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, berkontribusi terhadap kondisi ini. Hal ini dikenal sebagai estrogen-sensitif, polip ini berkembang sebagai respon pada estrogen yang bersirkulasi. 

Selain itu, pertumbuhan polip ini diduga terkait estrogen diduga memiliki efek yang bisa menyebabkan penebalan endometrium tiap bulan. Nah, inilah yang mesti diwaspadai, sebab penebalan pada lapisan dinding rahim bagian dalam ini bisa saja semakin membesar dan menjadi kanker, bila tak ditangani segera secara medis. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Uterine Polyps.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Uterine Polyps.
National Institute of Health Diakses pada 2020. Medline Plus. Endometrial Polyps.