• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Operasi Bisa Jadi Cara Atasi Polip Rahim?

Operasi Bisa Jadi Cara Atasi Polip Rahim?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Menstruasi yang tidak teratur menjadi kekhawatiran bagi wanita. Pasalnya, kondisi ini bisa saja mengganggu masa subur sehingga mereka yang berencana untuk memiliki anak mengalami gangguan. Jenis ketidakteraturan menstruasi ini bisa meliputi jarak siklus menstruasi yang terlalu dekat atau terlalu jauh.

Apalagi jika ditambah kemunculan gejala lain seperti durasi atau volume perdarahan yang berlebihan (menoragia) atau terjadinya perdarahan di luar siklus menstruasi. Beberapa gejala tersebut bisa menunjukkan adanya polip rahim

Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada dinding rahim atau endometrium. Kondisi ini bisa terjadi pada setiap wanita, dan parahnya lagi mereka memiliki peluang untuk berkembang menjadi kanker atau disebut juga polip prakanker.

amun, pemeriksaan di rumah sakit dan penanganan medis perlu segera dilakukan jika seorang wanita dicurigai memiliki polip rahim, salah satunya melalui operasi pengangkatan polip.

Baca juga: Tahukah Penyebab Polip Rahim?

 

Langkah-Langkah Mengatasi Polip Rahim

Jika menemukan gejala abnormal terkait menstruasi, maka segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Kamu juga bisa buat janji dengan dokter di Halodoc untuk segera melakukan penanganan terkait kondisi ini. Untuk menemukan kemungkinan keberadaan polip rahim, maka dokter menyarankan pemeriksaan lebih lanjut, seperti USG transvaginal, histeroskopi, hingga kuret atau biopsi dinding rahim. 

Jika gejala masih tergolong ringan, biasanya dokter memberikan obat penyeimbang hormon, termasuk untuk hormon progesteron dan gonadotropin. Sementara untuk tahap yang sudah parah, maka prosedur operasi bisa dilakukan. Operasi ini bertujuan untuk mengangkat polip rahim supaya seorang wanita bisa merencanakan kehamilan.

Pada proses pembedahan, pengangkatan polip dilakukan dengan tindakan histeroskopi yang memaksa rahim harus benar-benar diangkat. Jika polip rahim yang ditemukan ukurannya kecil, dokter akan melakukannya dengan tindakan polipektomi atau kuretase.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Polip Rahim Perlu Penanganan Khusus

 

Hal-Hal Diperhatikan sebelum Operasi Polip Rahim

Terdapat beberapa hal yang juga mesti diperhatikan sebelum melakukan operasi polip rahim, di antaranya:

  • Merokok

Jika kamu adalah seorang perokok, maka kamu harus berhenti merokok sebelum prosedur operasi. Merokok dalam bentuk apa pun dapat meningkatkan risiko masalah selama dan setelah perawatan.

American College of Surgeons pun merekomendasikan untuk tetap bebas-rokok selama setidaknya empat hingga enam minggu sebelum prosedur operasi dan empat minggu setelahnya. Kondisi ini membantu proses penyembuhan berjalan lebih baik dan menurunkan risiko komplikasi sekitar 50 persen.

  • Siklus Menstruasi 

Jika kamu masih menstruasi, beri tahu dokter tanggal menstruasi terakhir. Prosedur pengangkatan polip rahim biasanya dijadwalkan setelah perdarahan menstruasi berhenti dan sebelum wanita memulai ovulasi. Ini sekitar 1 hingga 10 hari setelah menstruasi.

  • Pemberian Antibiotik

Jika kamu dijadwalkan untuk pembedahan, maka dokter dapat meresepkan antibiotik dan obat penghilang rasa sakit. Antibiotik ini wajib dikonsumsi sebelum dan sesudah prosedur untuk membantu mencegah infeksi.

Baca juga: Inilah Wanita yang Berisiko Terkena Polip Rahim

 

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Proses Pemulihan

Usai melakukan operasi pengangkatan polip, kamu mungkin mengalami sedikit ketidaknyamanan. Konsumsi dengan teratur obat penghilang rasa sakit untuk menenangkan rasa sakit yang terjadi. Tidak hanya itu, kamu bisa mengompres hangat untuk meringankan rasa tidak nyaman ini. 

Perdarahan ringan segera setelah pengangkatan polip rahim juga mungkin akan kamu alami. Kondisi ini bisa berlangsung hingga 14 hari setelah perawatan. Cairan tersebut bisa berwarna merah muda terang hingga coklat. Siklus menstruasi juga kembali normal setelah polipektomi, namun jika rahim diangkat maka kamu tidak akan menstruasi lagi. Jangan gunakan tampon selama setidaknya dua minggu setelah prosedur.

Hindari pula angkat beban berat dan olahraga berat serta pastikan menunggu sampai benar-benar sembuh untuk melakukan hubungan seksual. Kondisi ini bisa memakan waktu dua minggu atau lebih lama setelah polipektomi atau lebih lama jika prosedur yang dilakukan adalah histerektomi. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Uterine Polyp Removal: What to Expect.
Womens Health Concern. Diakses pada 2019. Uterine Polyps.