31 October 2018

Inilah 3 Jenis Polip yang Perlu Diketahui

inilah 3 jenis polip yang perlu diketahui

Halodoc, Jakarta – Polip merupakan sel yang tumbuh di beberapa bagian tubuh. Bahaya atau tidaknya polip tergantung dari ukuran polip yang tumbuh pada tubuh pengidap. Biasanya, polip dengan ukuran yang kecil tidak mengganggu pengidap, namun jika polip semakin lama semakin membesar, ini yang tidak bisa dianggap remeh oleh pengidapnya.

Pertumbuhan sel pada polip bisa memiliki ukuran yang berbeda dan bervariasi, namun biasanya, polip tumbuh kecil dengan diameter tidak lebih 2 cm. Tidak semua polip bisa menjadi kanker, kebanyakan polip bersifat jinak dan bisa diatasi.

Sebaiknya kenali penyakit polip agar kamu bisa mengetahui penanganan maupun pencegahan penyakit polip.

1. Polip Hidung

Polip hidung adalah benjolan lunak yang tumbuh pada jaringan mukosa hidung. Mukosa adalah salah satu bagian dari hidung berupa lapisan tipis dan basah yang berfungsi melindungi hidung dan melembapkan udara yang dihirup. Biasanya, jaringan yang tumbuh lunak menggantung dan menganggu pernapasan pengidap. Ada beberapa penyebab polip hidung, salah satunya infeksi pada jaringan mukosa hidung. Biasanya, hidung terlihat membengkak dan memerah ketika kamu memiliki polip hidung. Polip hidung adalah salah satu jenis polip yang banyak dialami oleh pria dibandingkan wanita. Hidung yang tersumbat dan berair, bersin-bersin, mendengkur, sakit kepala, dan indera penciuman menurun adalah beberapa gejala awal dari polip hidung.

2. Polip Rahim

Polip rahim terjadi akibat adanya pertumbuhan jaringan yang tidak normal pada endometrium atau dinding rahim. Polip rahim dikenal sebagai polip endometrium dan perlu pemeriksaan lebih mendalam. Hal ini karena dalam satu rahim bisa tumbuh satu atau beberapa polip sekaligus. Tidak hanya itu, polip pada rahim ada yang merupakan polip jinak namun ada juga polip yang berkembang menjadi sel kanker, yang dikenal dengan istilah polip prakanker.

Ada beberapa gejala yang menandai terjadinya polip pada rahim seperti menstruasi yang tidak teratur, darah menstruasi yang berlebihan, perdarahan di luar waktu menstruasi atau perdarahan pada waktu menopause. Sebaiknya, selalu rutin cek kesehatan rahim agar terhindar dari beberapa penyakit yang dapat menyerang kesehatan rahim.

3. Polip Usus

Pada kondisi polip usus, benjolan lunak tumbuh pada usus besar. Sebaiknya jika kamu mengalami polip usus, segera lakukan pemeriksaan. Polip usus dapat berkembang menjadi kanker usus. Polip usus dialami oleh semua orang, khususnya orang yang memiliki kelebihan berat badan, merokok, dan memiliki riwayat kanker usus. Ada beberapa gejala yang perlu kamu ketahui sebagai tanda polip usus, seperti mengeluarkan darah saat buang air besar, mengalami sembelit atau konstipasi dalam waktu yang cukup lama, warna feses yang tidak normal, nyeri, mual, dan mengalami anemia.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan seseorang mengalami penyakit polip, salah satunya adalah gaya hidup. Tidak ada salahnya untuk menjalani gaya hidup sehat. Konsumsi makanan yang memenuhi nutrisi dan gizi. Jauhi kebiasaan merokok karena kegiatan ini bisa menjadi faktor yang meningkatkan seseorang berisiko mengalami polip. Jangan lupa untuk rutin melakukan olahraga agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Jika kamu memiliki keluhan terhadap kesehatan kamu, gunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: