• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Idap Ginjal Polikistik Bisa Pengaruhi Kualitas Hubungan Intim?

Idap Ginjal Polikistik Bisa Pengaruhi Kualitas Hubungan Intim?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Penyakit ginjal polikistik atau yang lebih dikenal dengan istilah Polycystic Kidney Disease (PKD) merupakan penyakit ginjal keturunan, saat ditemukan banyaknya kista di dalam organ ginjal. Kista tersebut merupakan benjolan yang bersifat jinak (non-kanker) yang berisi cairan seperti air. PKD merupakan salah satu penyakit ginjal yang berkembang secara perlahan dalam waktu yang cukup lama.

Banyaknya kista yang muncul pada organ ginjal tersebut lama-kelamaan akan membuat organ ginjal berubah menjadi semakin membesar. Bukan hanya itu saja, kista-kista ini akan merubah fungsi ginjal secara keseluruhan. Jika sudah begitu, apakah penyakit dapat memengaruhi kualitas hubungan intim pasangan?

Baca juga: Pengidap Gagal Ginjal Kronis Juga Bisa Bertahan Lebih Lama

Kualitas Hubungan Intim Dipertaruhkan saat Mengidap Ginjal Polikistik

Mengidap penyakit ginjal polikistik otomatis akan menurunkan gairah seksual pasangan, terutama saat gejala muncul. Pasalnya, semua tenaga dan pikiran akan terpusat pada rasa sakit yang muncul, sehingga membuat kamu merasa tidak bersemangat. Kamu juga akan merasa terus khawatir, cemas, takut, dan stres yang menumpuk menjadi satu.

Perubahan emosi karena pikiran dan perasaan yang dirundung rasa cemas tersebut tidak menutup kemungkinan akan memengaruhi hasrat seksual pasangan. Namun, kamu tidak usah khawatir kondisi tersebut terjadi dalam waktu yang lama. Dengan pengobatan yang dilakukan, hasrat seksual kamu akan kembali ke kondisi semula. Tujuan pengobatannya sendiri adalah meringankan gejala yang dialami, serta mencegah komplikasi lanjutan. 

Langkah awal penanganan ginjal polikistik dilakukan dengan selalu menjaga tekanan darah dalam kondisi yang stabil. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan: 

  • Konsumsi Makanan Sehat Bergizi Seimbang

Makanan sehat bergizi seimbang adalah makanan mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh. Bagi pengidap penyakit ginjal, mereka akan membutuhkan makanan kaya akan serat, seperti nasi, roti, kentang, dan pasta, makanan kaya akan protein, seperti daging, ikan, telur, tahu, dan tempe, serta buah-buahan dan sayuran.

  • Cukup Waktu Istirahat 

Dengan adanya penyakit ginjal polikistik, otomatis organ ginjal akan mengalami penurunan fungsi yang menyebabkan penumpukan racun dan kotoran dalam darah. Akibatnya, pengidap akan lebih rentan merasa lelah dan sulit berkonsentrasi. Untuk menjaga tubuh agar tetap dalam kondisi yang prima, pengidap perlu beristirahat dengan cukup, dengan memenuhi kebutuhan tidur pada malam hari.

  • Rutin Berolahraga

Meski mengidap penyakit ginjal polikistik membuat kamu merasa cepat lelah, jangan jadikan hal ini halangan untuk berolahraga, ya! Olahraga ringan yang kamu lakukan mampu meningkatkan energi, mencegah depresi, serta komplikasi yang mungkin saja muncul.

Rasanya sangat sulit untuk mencegah terjadinya penyakit ginjal polikistik, karena penyakit ini merupakan salah satu penyakit bawaan yang diturunkan dari orangtua. Langkah pencegahannya pun dilakukan guna menurunkan terjadinya komplikasi. Untuk lebih jelas seputar penyakit ginjal polikistik, kamu dapat berdiskusi langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Baca juga: Perlu Diketahui, Ini 5 Komplikasi Gagal Ginjal Kronis

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Tidak menutup kemungkinan terjadinya komplikasi seiring dengan bertambahnya ukuran ginjal, serta jumlah kista di dalamnya. Komplikasi yang mungkin saja terjadi, di antaranya:

  • Gagal ginjal.

  • Katarak.

  • Penyebaran kista ke organ sekitar, seperti hati, pankreas, dan testis.

  • Aneurisma otak, yaitu kondisi yang terjadi saat otak menggelembung, karena melemahnya dinding pembuluh darah di titik tertentu. 

  • Komplikasi kehamilan.

  • Divertikulitis, yaitu peradangan pada kantung-kantung di sepanjang saluran pencernaan, terutama pada bagian usus besar.

  • Gangguan hati.

  • Penyakit jantung.

Baca juga: Muncul Kista di Ginjal, Waspada Penyakit Ginjal Polikistik

Saat mengidap penyakit ginjal polikistik, gagal ginjal merupakan komplikasi yang paling sering terjadi. Jika sudah mengalami gagal ginjal, pengidap perlu menjalani berbagai prosedur medis, seperti cuci darah atau transplantasi ginjal. Jika gagal ginjal tidak ditangani dengan tepat, kehilangan nyawa merupakan risiko paling parah yang bisa saja terjadi.

Referensi:

NIH. Diakses pada 2020. Polycystic Kidney Disease.

American Kidney Fund. Diakses pada 2020. Polycystic Kidney Disease.

National Kidney Foundation. Diakses pada 2020. Polycystic Kidney Disease.