• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Melakukan Physical Distancing
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 5 Cara Melakukan Physical Distancing

Ini 5 Cara Melakukan Physical Distancing

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 01 Februari 2021
Ini 5 Cara Melakukan Physical DistancingIni 5 Cara Melakukan Physical Distancing

Halodoc, Jakarta – Tidak hanya dianjurkan untuk tidak keluar rumah bila tidak ada kepentingan, masyarakat juga dihimbau untuk menjaga jarak fisik atau physical distancing dengan orang lain selama masa pandemi COVID-19.

Virus corona tidak bergerak dengan sendirinya, melainkan ditularkan dari satu orang ke orang lainnya. Jadi, menerapkan physical distancing mampu mencegah penyebaran virus corona semakin banyak. Ketahui cara mempraktekkan physical distancing dengan tepat di sini. 

Alasan Harus Menerapkan Physical Distancing

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang sangat menular. Virus penyebab COVID-19 atau SARS-CoV 2 mudah menyebar di antara orang-orang yang melakukan kontak dekat (dalam jarak kurang dari 6 kaki) dalam waktu yang lama. Penyebaran virus tersebut bisa terjadi ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Tetesan liur (droplets) dari mulut atau hidung orang tersebut terbang di udara dan terhirup melalui mulut atau hidung orang di sekitarnya. 

Masalahnya, kamu tidak selalu bisa mengetahui apakah orang yang kamu temui sedang dalam kondisi sehat atau sudah terpapar virus corona. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang terinfeksi bisa tidak memiliki gejala apapun atau dikenal dengan sebutan OTG (orang tanpa gejala), dan mereka juga berpotensi untuk menularkan virus corona.

Itulah mengapa kamu dianjurkan untuk berada di rumah saja bila tidak ada kepentingan harus keluar rumah. Bila terpaksa harus bepergian, penting untuk menjaga jarak setidaknya 6 kaki dari orang lain, meskipun kamu atau orang lain tidak memiliki gejala apa pun. 

Physical distancing perlu dilakukan lebih ketat oleh orang-orang yang berisiko lebih tinggi mengalami penyakit parah akibat COVID-19, seperti orangtua yang berusia 60 tahun ke atas, mereka yang memiliki masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, asma, atau paru, dan ibu hamil.

Bila kamu terinfeksi COVID-19, memiliki gejala yang mirip dengan gejala COVID-19, atau sudah melakukan kontak dekat dengan orang yang mengidap COVID-19, kamu dianjurkan untuk di rumah saja dan menjaga jarak tetap jauh dari orang lain sampai kamu terbukti sehat dan tidak berpotensi menularkan virus.

Baca juga: Ini Alasan Physical Distancing Lebih Baik dari Social Distancing

Cara Melakukan Physical Distancing

Secara sederhana, physical distancing adalah menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain yang tidak tinggal dalam satu rumah dengan kamu. Upaya tersebut perlu diterapkan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Dengan kata lain, kamu tidak boleh berdekatan dan tidak berkumpul dengan orang lain ketika kamu pergi keluar rumah.

Berikutcara melakukan physical distancing saat di luar rumah:

1.Pilihlah Transportasi yang Aman

Bila kamu ingin bepergian keluar rumah untuk bekerja atau membeli kebutuhan rumah tangga, pikirkanlah pilihan transportasi yang aman yang memungkinkan untuk menerapkan physical distancing.

Bila kamu memilih menggunakan transportasi umum, seperti bus atau kereta, usahakan untuk menjaga jarak satu meter dengan orang lain saat menunggu di halte dan saat di dalam bus atau kereta. Bila kamu menggunakan taksi, duduklah di kursi belakang, sehingga kamu bisa tetap menjaga jarak aman dengan pengemudi.

Baca juga: PSBB Tetap Bekerja, Ikuti 6 Tips Aman Ini

2.Batasi Kontak Seminimal Mungkin saat Bepergian

Bila ingin pergi keluar rumah untuk membeli kebutuhan rumah tangga, sebaiknya buat daftar barang belanjaan terlebih dahulu. Jadi, ketika sampai di pasar atau supermarket, kamu bisa langsung segera menuju ke rak tempat di mana barang-barang yang kamu butuhkan berada dan menghindari berlama-lama di sana.

Selain itu, jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain saat berbelanja dan saat mengantre. Bila memungkinkan, beli barang-barang keperluan kamu secara online. Lakukan physical distancing dan kenakan masker ketika menerima barang dari penyedia layanan pengiriman.

3.Pilih Aktivitas Sosial yang Aman

Sebaiknya tunda atau batalkan acara keluarga atau pertemuan dengan teman selama masa pandemi. Kamu masih bisa terhubung secara sosial dengan teman dan keluarga yang tidak tinggal serumah dengan cara menelpon, mengobrol lewat video atau tetap terhubung melalui media sosial.

Bila ingin bertemu dengan orang lain secara langsung, sebaiknya hanya hadiri acara kecil yang diadakan di luar ruangan dan tetap lakukan physical distancing dengan orang lain.

4.Jaga Jarak saat di Acara atau Perkumpulan

Selama masa pandemi, kamu dianjurkan untuk menghindari tempat yang ramai atau pertemuan yang melibatkan orang banyak, seperti konser musik, mall, dan lain-lain.

Namun, bila kamu harus bepergian ke tempat yang ramai, usahakan untuk menjaga jarak fisik 6 kaki antara kamu dengan orang lain setiap saat, dan kenakan masker. Penggunaan masker sangat penting untuk melindungi kamu dari penularan virus corona saat physical distancing sulit dilakukan.

5.Tetap Jaga Jarak saat Berolahraga

Usahakan untuk tetap aktif berolahraga selama masa pandemi ini agar daya tahan tubuh tetap kuat. Namun, pilihlah tempat yang tidak terlalu ramai saat ingin melakukan olahraga, seperti berlari, jalan cepat, bersepeda, dan lain-lain, agar kamu bisa menjaga jarak aman dengan orang lain.

Baca juga: 6 Pilihan Olahraga Selama Social Distancing

Itulah cara melakukan physical distancing selama masa pandemi untuk mencegah penularan virus corona. Selain physical distancing, kamu perlu melakukan tindakan pencegahan lainnya, seperti mengenakan masker dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun. 

Bila kamu perlu membeli obat, tidak perlu keluar rumah. Gunakan saja aplikasi Halodoc agar kamu bisa tetap menerapkan physical distancing. Caranya mudah, tinggal order lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Social Distancing.
Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Diakses pada 2021. Apa dan bagaimana cara physical distancing?