Ad Placeholder Image

Ini Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa yang Bisa Dicoba

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   11 Maret 2026

Kamu bisa turunkan berat badan lebih optimal di bulan puasa dengan mengikuti tips tertentu.

Ini Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa yang Bisa DicobaIni Cara Menurunkan Berat Badan saat Puasa yang Bisa Dicoba

DAFTAR ISI


Saat berpuasa, banyak orang yang khawatir akan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

Pasalnya, banyak orang yang kurang memperhatikan asupan makanan mereka selama puasa, sehingga kenaikan berat badan menjadi hal yang sulit dihindari.

Padahal, ada tips diet saat puasa yang bisa kamu ikuti, sehingga kamu bisa memanfaatkannya untuk menurunkan berat badan. 

Namun, jika berat badan kamu malah naik selama berpuasa, itu berarti ada yang salah dengan cara kamu melakukan diet saat puasa. Supaya tidak mengalami hal ini, ada beberapa tips diet selama puasa yang bisa dicoba. 

Tips Diet Selama Puasa

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan penurunan berat badan, seperti:

1. Memperbanyak konsumsi serat dan protein

Tips diet saat puasa yang pertama adalah mengutamakan makanan yang mengandung serat dan protein dibanding makanan berkalori tinggi.

Ini karena makanan berserat tinggi akan diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama, sehingga kamu tidak mudah cepat lapar dan bisa tahan berpuasa sepanjang hari.

Makanan yang tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan, sehingga ketika waktu berbuka puasa tiba, kamu tidak kalap dan makan secara berlebihan.

2. Batasi makanan dan minuman manis

Kamu tetap membutuhkan asupan gula saat berbuka puasa untuk mengembalikan energi.

Ini karena berpuasa selama belasan jam dapat membuat kadar gula darah dalam tubuh menurun, sehingga kamu perlu mengembalikannya dengan makan-makanan atau minuman yang manis.

Namun ingat, batasi asupan gula yang kamu konsumsi.

Terlalu banyak makan-makanan atau minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak oleh tubuh dan kemudian menaikkan berat badanmu. 

Jadi, sebaiknya pilihlah makanan berkarbohidrat kompleks untuk menambah energi setelah berpuasa, seperti buah, sayur, dan nasi merah.

3. Hindari makan berlebihan

Tips diet selama puasa selanjutnya adalah menghindari makan berlebihan.

Meskipun kamu tidak makan dan minum seharian, bukan berarti kamu boleh “balas dendam” saat berbuka puasa. Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula secara drastis.

Padahal, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika kamu berpuasa. Kelebihan gula pun akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.

Jadi, kamu tetap harus menjaga porsi makan saat sahur dan buka puasa. Supaya kamu tidak tergoda untuk makan berlebihan, cobalah menggunakan pikiran yang ukurannya lebih kecil untuk makan.

Selain itu, kamu juga bisa sahur atau berbuka puasa dengan makanan yang bisa bikin cepat kenyang, seperti sup.

4. Hindari makan gorengan

Setelah menahan lapar seharian, gorengan adalah salah satu makanan yang tampak menggiurkan untuk disantap waktu berbuka puasa.

Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang kaya dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat kamu mengalami kenaikan berat badan. 

Jadi, sebaiknya hindari gorengan dan makanan berlemak lainnya agar berat badan saat puasa bisa berkurang.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, gantilah lemak jenuh dengan lemak tidak jenuh yang lebih baik untuk kesehatan.

Ini karena lemak tidak jenuh tidak meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kamu bisa mendapatkan asupan lemak tidak jenuh dari alpukat, ikan, dan kacang-kacangan.

5. Cukupi kebutuhan air putih

Tips diet saat puasa yang lainnya adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuhmu selama berpuasa dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.

Kamu bisa menggunakan rumus 2-2-2-2, yaitu dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah salat Tarawih, dan dua gelas sebelum tidur.

Menurut penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen.

Ini baik untuk menurunkan berat badan, karena semakin cepat metabolisme tubuh kamu bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang bisa dibakar oleh tubuh.

6. Tidur yang cukup

Jika kamu ingin menurunkan berat badan saat puasa, kamu perlu mencukupi waktu tidur yang diperlukan tubuhmu.

Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme kamu. Akibatnya, tubuh tidak bisa membakar timbunan lemak secara efektif.

Kurang tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Ini bisa menyebabkan kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak saat berbuka puasa.

Itulah beberapa tips diet saat puasa yang bisa kamu ikuti.

Sementara itu jika kamu merasa tips yang sedang kamu jalani tidak membuahkan hasil seperti yang kamu inginkan, sudah saatnya kamu beralih ke program diet yang tepat dan aman, seperti Halofit by Halodoc.

Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit

Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?

Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.

Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.

Program ini dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan 10-12 kg* dalam 2 bulan dengan cara yang sehat dan aman, di bawah pengawasan dokter dan dietisien. 

Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:

1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Paket Halofit Advanced - obat diet ampuh

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari.

Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.

2. Halofit Transform –  Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Paket Halofit Transform - obat diet ampuh

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.

Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.

Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.

Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.

Tunggu apa lagi?  Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Top Tips for Healthy Eating During Ramadan.
British Nutrition Foundation. Diakses pada 2026. A Healthy Ramadan.
Cornell Health. Diakses pada 2026. Tips for Healthy Ramadan Fasting.