Ad Placeholder Image

Ini Ciri-Ciri ISK pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   25 November 2025

Ciri-ciri infeksi saluran kemih (ISK) pada bayi bisa berupa demam, urine berbau tak sedap, hingga nyeri saat buang air kecil. 

Ini Ciri-Ciri ISK pada Bayi yang Perlu DiwaspadaiIni Ciri-Ciri ISK pada Bayi yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi umum yang dapat terjadi pada siapa saja, termasuk bayi. ISK terjadi ketika bakteri masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan infeksi. 

Pada bayi, ISK bisa menjadi kondisi yang serius karena gejalanya sering kali tidak jelas dan sulit dikenali. 

Lantas, apa saja gejala atau ciri ciri ISK pada bayi?

Kenali Ciri-Ciri ISK Pada Bayi

Ciri ciri ISK pada bayi bisa bervariasi dan tidak selalu mudah dikenali. Beberapa bayi mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali, sementara yang lain mungkin mengalami gejala yang lebih jelas. 

Berikut adalah beberapa ciri-ciri ISK pada bayi yang perlu diwaspadai:

  • Demam: Demam adalah salah satu ciri ciri ISK pada bayi yang paling umum. Suhu tubuh bayi bisa mencapai 38 derajat Celsius atau lebih.
  • Rewel dan mudah marah: Bayi yang mengalami ISK mungkin menjadi lebih rewel dan mudah marah dari biasanya.
  • Muntah: Beberapa bayi mungkin mengalami muntah sebagai respons terhadap infeksi.
  • Diare: Diare juga bisa menjadi ciri ciri ISK pada bayi.
  • Penurunan nafsu makan: Bayi mungkin menolak untuk makan atau minum seperti biasanya.
  • Urine berbau tidak sedap: Urine bayi mungkin memiliki bau yang tidak sedap atau menyengat.
  • Urin keruh atau berdarah: Urine bayi mungkin terlihat keruh atau mengandung darah.
  • Nyeri saat buang air kecil: Bayi mungkin menangis atau menunjukkan tanda-tanda kesakitan saat buang air kecil.
  • Mengompol: Pada bayi yang sudah terlatih untuk tidak mengompol, ISK dapat menyebabkan mereka mulai mengompol lagi.

Jika ibu mencurigai adanya ISK pada bayi berdasarkan gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Ibu bisa terapkan, Ini 5 Cara Memilih Popok Bayi untuk Mencegah Ruam Popok. 

Penyebab Infeksi Saluran Kemih pada Bayi

ISK pada bayi umumnya disebabkan oleh bakteri, terutama Escherichia coli (E. coli), yang berasal dari saluran pencernaan. 

Bakteri ini dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra dan menyebabkan infeksi. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko ISK pada bayi meliputi:

  • Kebersihan yang kurang baik: Kurangnya kebersihan di area genital dapat meningkatkan risiko bakteri masuk ke saluran kemih.
  • Penggunaan popok: Penggunaan popok yang tidak sering diganti dapat menciptakan lingkungan yang lembap dan mendukung pertumbuhan bakteri.
  • Kelainan pada saluran kemih: Beberapa bayi mungkin memiliki kelainan bawaan pada saluran kemih yang meningkatkan risiko ISK.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah: Bayi dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap infeksi, termasuk ISK.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih pada Bayi

Pengobatan ISK pada bayi umumnya melibatkan pemberian antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. 

Antibiotik biasanya diberikan secara oral (melalui mulut) atau intravena (melalui infus), tergantung pada tingkat keparahan infeksi dan usia bayi. 

Selain antibiotik, dokter mungkin juga merekomendasikan pemberian obat pereda nyeri untuk mengurangi demam dan rasa tidak nyaman pada bayi. 

Bagi orang dewasa, Ini Obat Infeksi Saluran Kemih yang Umum Diresepkan. 

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih pada Bayi

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk membantu mencegah ISK pada bayi, termasuk:

  • Menjaga kebersihan: Bersihkan area genital bayi secara teratur, terutama setelah buang air besar.
  • Sering mengganti popok: Ganti popok bayi sesering mungkin untuk mencegah penumpukan bakteri.
  • Hindari penggunaan produk yang mengiritasi: Hindari penggunaan sabun, losion, atau bedak yang mengandung bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit bayi.
  • Berikan ASI Eksklusif: ASI mengandung antibodi yang dapat membantu melindungi bayi dari infeksi.
  • Pastikan bayi mendapatkan cukup cairan: Pastikan bayi mendapatkan cukup cairan untuk membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih.

Ibu ketahui, Ini 5 Dampak Bila Anak Tidak Mendapatkan ASI Eksklusif. 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa bayi ke dokter jika menunjukkan ciri ciri ISK seperti 

  • Demam tinggi terus-menerus.
  • Rewel.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Urine berbau menyengat, atau terdapat darah dalam urine. 

Diagnosis dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi serius. Jika ciri ciri ISK pada bayi ibu terlihat, segera konsultasikan dengan dokter spesialis anak di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi: 
Canadian Paediatric Society. Diakses pada 2025. Urinary Tract Infection in Infants and Children. 
JAMA Network. Diakses pada 2025. Guidelines for the Prevention, Diagnosis, and Management of Urinary Tract Infections in Pediatrics and Adults. 
StatPearls. Diakses pada 2025. Urinary Tract Infections in Children.