Ad Placeholder Image

Ini Dia Penyebab Hemofilia, Darah Kok Susah Membeku?

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   25 Maret 2026

Penyakit ini merupakan gangguan pembekuan darah bawaan yang bersifat kronis dan membutuhkan penanganan seumur hidup.

Ini Dia Penyebab Hemofilia, Darah Kok Susah Membeku?Ini Dia Penyebab Hemofilia, Darah Kok Susah Membeku?

DAFTAR ISI


Hemofilia adalah gangguan pembekuan darah genetik langka yang menyebabkan perdarahan berlangsung lebih lama dibandingkan orang normal.

Kondisi ini terjadi akibat kekurangan protein khusus dalam darah yang disebut faktor pembekuan. Tanpa faktor yang cukup, proses pembekuan darah tidak dapat berjalan sempurna saat terjadi luka atau cedera.

Menurut World Health Organization (WHO), hemofilia merupakan kelainan genetik terkait kromosom X yang mengakibatkan defisiensi faktor pembekuan VIII atau IX, yang memerlukan manajemen komprehensif untuk mencegah perdarahan spontan.

Gangguan ini bersifat permanen namun dapat dikelola dengan bantuan medis yang tepat.

Penyebab Hemofilia dan Faktor Genetik

Penyebab utama hemofilia adalah mutasi atau perubahan pada salah satu gen yang memberikan instruksi untuk membuat protein faktor pembekuan.

Gen-gen ini terletak pada kromosom X. Karena pria hanya memiliki satu kromosom X, satu salinan gen yang bermutasi sudah cukup untuk menyebabkan hemofilia.

Wanita memiliki dua kromosom X, sehingga jika salah satu gen mengalami mutasi, kromosom X lainnya biasanya dapat memproduksi faktor pembekuan yang cukup.

Namun, wanita tersebut menjadi pembawa sifat (carrier) dan berisiko menurunkan gen tersebut kepada keturunannya.

Dalam kasus yang sangat jarang, hemofilia juga dapat terjadi melalui mutasi genetik spontan tanpa riwayat keluarga.

Pahami lebih dalam tentang Apa Itu Gangguan Pembekuan Darah? Gejala dan Pengobatannya berikut ini.

Jenis-Jenis Hemofilia: Perbedaan Tipe A dan B

Terdapat dua jenis utama hemofilia yang dibedakan berdasarkan jenis protein pembekuan darah yang hilang atau berkurang:

  • Hemofilia A (Hemofilia Klasik): Jenis yang paling umum terjadi, disebabkan oleh kekurangan atau defisiensi Faktor Pembekuan VIII.
  • Hemofilia B (Christmas Disease): Jenis yang lebih jarang ditemukan, disebabkan oleh kekurangan atau defisiensi Faktor Pembekuan IX.

Memahami perbedaan jenis ini sangat krusial karena jenis protein yang diberikan dalam terapi penggantian akan berbeda sesuai dengan diagnosis pasien.

Diagnosis yang akurat biasanya dilakukan melalui tes laboratorium khusus untuk mengukur kadar faktor pembekuan dalam darah.

Kamu Punya Pertanyaan Terkait Cek Darah? Hubungi 5 Dokter Ini.

Gejala dan Tanda Klinis Hemofilia

Gejala hemofilia bervariasi tergantung pada tingkat keparahan defisiensi faktor pembekuan dalam tubuh penderita.

Gejala yang paling sering muncul meliputi perdarahan hebat setelah cedera ringan atau prosedur medis sederhana seperti cabut gigi. Selain itu, penderita sering mengalami memar besar yang timbul tanpa sebab yang jelas.

Perdarahan internal juga sering terjadi, terutama pada persendian seperti lutut, siku, dan pergelangan kaki.

Kondisi ini sering ditandai dengan rasa nyeri, pembengkakan, dan sensasi hangat pada area sendi. Gejala lain yang patut diwaspadai adalah mimisan yang sulit berhenti dan adanya darah pada urin atau feses.

Metode Pengobatan dan Terapi Penggantian

Fokus utama pengobatan hemofilia adalah mengganti faktor pembekuan darah yang hilang agar darah dapat membeku secara normal.

Terapi penggantian (replacement therapy) melibatkan penyuntikan konsentrat faktor VIII atau IX ke dalam pembuluh darah vena. Terapi ini dapat dilakukan saat terjadi perdarahan akut atau sebagai langkah pencegahan rutin (profilaksis).

Kementerian Kesehatan RI menyatakan, penderita hemofilia memerlukan pemantauan rutin dan terapi profilaksis untuk mencegah kerusakan sendi permanen serta meningkatkan kualitas hidup.

Dengan kemajuan teknologi medis, saat ini juga tersedia terapi non-faktor dan terapi gen yang sedang dikembangkan untuk memberikan hasil jangka panjang bagi pasien.

Langkah Pencegahan dan Perawatan Mandiri

Meskipun hemofilia tidak dapat dicegah karena faktor genetik, risiko komplikasi perdarahan dapat diminimalisir dengan langkah-langkah praktis.

Penderita sangat disarankan untuk menghindari aktivitas fisik yang memiliki risiko benturan tinggi atau kontak fisik yang keras.

Olahraga yang aman seperti berenang atau bersepeda dengan pelindung sangat direkomendasikan.

Selain itu, penderita dilarang mengonsumsi obat-obatan pengencer darah seperti aspirin atau ibuprofen tanpa pengawasan dokter, karena dapat memperburuk perdarahan.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut juga penting untuk mencegah perlunya tindakan bedah gigi yang berisiko memicu perdarahan gusi yang hebat.

Hubungi Dokter Ini Untuk Informasi Perawatan Hemofilia

Segera konsultasikan dengan dokter spesialis hematologi di Halodoc jika ditemukan gejala memar yang tidak biasa atau nyeri sendi yang persisten. Penanganan yang cepat dapat mencegah kerusakan sendi permanen dan komplikasi yang mengancam jiwa.

  • dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Pengalaman 12 tahun, lulusan Universitas Hang Tuah Surabaya (2012) dan Universitas Sam Ratulangi (2020). Berpraktik di Cikarang, Jawa Barat, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
  • dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Pengalaman 9 tahun, lulusan Universitas Sriwijaya (2015) dan Universitas Hasanuddin (2023). Berpraktik di Lampung Tengah, Lampung, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc.
  • dr. Vera Bahar, Sp.PD: Pengalaman 15 tahun, lulusan Universitas Muslim Indonesia (2008) dan Universitas Hasanuddin (2021). Berpraktik di Wajo, Sulawesi Selatan, anggota PAPDI, dan tersedia di Halodoc

Hemofilia adalah kondisi medis serius namun dapat dikelola dengan manajemen yang tepat. Penderita dapat menjalani hidup yang produktif dan normal asalkan mematuhi rencana pengobatan dan menghindari risiko cedera fisik.

Deteksi dini melalui skrining genetik sangat disarankan bagi keluarga dengan riwayat gangguan pembekuan darah.

Informasi lebih lanjut mengenai gangguan pembekuan darah dapat membantu penderita dalam memahami kondisi kesehatannya secara menyeluruh.

Tunggu apa lagi? Hubungi dokter di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:

NHS Choices UK. Diakses pada 2026. Health A-Z. Haemophilia. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diseases and Conditions. Hemophilia.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What is Hemophilia?
The Health Site. Diakses pada 2026. Hemophilia.
Jurnal Kedokteran Unram. Diakses pada 2026. Hemofilia. 

FAQ

1. Apa penyebab utama hemofilia?

Hemofilia disebabkan oleh mutasi genetik pada kromosom X yang mengakibatkan tubuh kekurangan faktor pembekuan darah VIII atau IX.

2. Apakah hemofilia hanya menyerang pria?

Sebagian besar penderita adalah pria karena faktor kromosom X, namun wanita dapat menjadi pembawa sifat (carrier) dan pada kasus langka bisa memiliki gejala.

3. Bisakah hemofilia disembuhkan?

Saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan hemofilia secara total, namun terapi penggantian faktor pembekuan dapat mengontrol gejala dengan sangat efektif.

4. Apa perbedaan Hemofilia A dan B?

Hemofilia A adalah kekurangan faktor pembekuan VIII, sedangkan Hemofilia B adalah kekurangan faktor pembekuan IX.