Ini Kondisi Kesehatan yang Memerlukan Penanganan Poli Obgyn

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   02 November 2023

“Seorang wanita perlu mengunjungi dokter obgyn jika mengalami masalah kesehatan wanita atau kondisi yang berkaitan dengan reproduksi wanita. Misalnya saja kehamilan, nyeri menstruasi, hingga menopause.”

Ini Kondisi Kesehatan yang Memerlukan Penanganan Poli ObgynIni Kondisi Kesehatan yang Memerlukan Penanganan Poli Obgyn

DAFTAR ISI

  1. Ini Perbedaan Obstetri dan Ginekolog
  1. Kondisi yang Dapat Ditangani di Poli Obgyn
  2. Tindakan yang Dapat Dilakukan di Poli Obgyn
  3. Kapan Harus ke Poli Obgyn?

Halodoc, Jakarta – Poli obgyn (obstetri dan ginekologi) merupakan bagian layanan dari fasilitas kesehatan atau rumah sakit. Orang yang menjalankan poli obgyn adalah dokter spesialis kandungan atau dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG).

Dokter kandungan atau obgyn adalah dokter yang menangani penyakit dan gangguan pada sistem reproduksi wanita. Misalnya saja kondisi kesehatan yang mempengaruhi menstruasi, kehamilan, persalinan, dasar panggul, dan organ reproduksi interna dan eksternal.

Ini Perbedaan Obstetri dan Ginekologi

Departemen obgyn sebenarnya menggabungkan dua praktik yang terkait, tapi berbeda. Beberapa dokter spesialis obstetri dan ginekologi mengkhususkan diri pada bidang kebidanan, dengan memprioritaskan waktunya menangani kehamilan dan masalah terkait. 

Sementara dokter yang berspesialisasi dalam ginekologi, memfokuskan praktiknya pada kebutuhan wanita yang tidak hamil.

Namun, sebagian besar dokter obgyn menghabiskan waktunya menangani kesehatan wanita secara umum dan sisanya menangani kondisi ibu hamil. 

Apa itu obstetri?

Obstetri adalah cabang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan perawatan medis dan bedah sebelum, selama, dan setelah seorang wanita melahirkan. 

Selain itu, obstetri berfokus pada merawat dan menjaga kesehatan wanita secara keseluruhan selama masa kehamilan. Di antaranya:

  • Kehamilan.
  • Laboratorium.
  • Persalinan.
  • Pasca Persalinan.

Seorang obgyn dapat melayani konsultasi di klinik atau rumah sakit, melakukan operasi, dan membantu persalinan.

Selain di fasilitas kesehatan umum atau rumah sakit, beberapa obgyn juga memberikan layanan melalui praktik mandiri atau pribadi. 

Apa itu ginekologi?

Ginekologi adalah cabang ilmu kedokteran yang berfokus pada tubuh dan kesehatan reproduksi wanita.

Hal tersebut mencakup diagnosa, pengobatan, dan perawatan sistem reproduksi wanita, termasuk:

  • Vagina.
  • Rahim.
  • Ovarium.
  • Saluran tuba. 

Cabang kedokteran ini juga mencakup pemeriksaan dan pengobatan masalah yang berkaitan dengan payudara wanita. 

Dengan kata lain, ginekologi adalah bidang kesehatan wanita yang menyeluruh, mulai dari masa pubertas hingga dewasa.

Mereka dapat mengatasi 7 Masalah Kesehatan yang Sering Terjadi pada Alat Reproduksi Wanita.

Kondisi yang Dapat Ditangani di Poli Obgyn

Seperti yang sudah tertulis sebelumnya, dokter obgyn menangani berbagai kondisi kesehatan medis yang terjadi pada wanita. 

Beberapa kondisi kesehatan yang paling sering dokter obgyn tangani yaitu:

  • Kehamilan dan persalinan. 
  • Perdarahan uterus yang tidak normal.
  • Masalah kesehatan menopause.
  • Vagina.
  • Nyeri panggul.
  • Nyeri pramenstruasi (PMS).
  • Dugaan hamil atau keguguran.
  • Komplikasi kehamilan.
  • Rasa sakit saat berhubungan seks.
  • Nyeri atau gejala lain yang berhubungan dengan buang air kecil.
  • Dugaan infertilitas.

Kamu juga bisa kunjungi halaman ini untuk mendapatkan informasi lanjutan mengenai kesehatan seksual.

Tindakan yang Dapat Dilakukan di Poli Obgyn

Dokter-dokter spesialis di poli obgyn merupakan ahli bedah yang terlatih yang dapat melakukan berbagai prosedur atau tindakan medis di antaranya:

  • Operasi caesar.
  • Persalinan instrumental saat melahirkan. 
  • Histerektomi.
  • Menghilangkan pertumbuhan jaringan abnormal, seperti kista ovarium dan fibroid rahim.
  • Operasi untuk memperbaiki cedera organ panggul.

Selain itu di dokter obgyn juga dapat melakukan berbagai prosedur rutin, termasuk:

  • Pap smear untuk menguji kanker serviks.
  • Pemeriksaan infeksi menular seksual (IMS).
  • Perawatan kesuburan, seperti pengambilan sel telur untuk in vitro fertilization (IVF) atau pembekuan sel telur. 
  • USG panggul untuk memeriksa organ panggul dan memantau kehamilan.
  • Perawatan dan konseling infertilitas.
  • Pengelolaan masalah saluran kemih, seperti infeksi saluran kemih (ISK) dan inkontinensia urine.
  • Mengobati masalah umum, seperti anemia.
  • Pemeriksaan payudara dan manajemen kesehatan payudara, termasuk mammogram dan pemeriksaan kanker payudara lainnya.

Selain itu, obgyn juga dapat menangani kebutuhan kesehatan umum. Seperti, pemeriksaan masalah kesehatan mental, memberikan resep obat untuk penyakit umum, dan melakukan pemeriksaan darah untuk penyakit umum serta merujuk pasien ke dokter spesialis.

Kapan Harus ke Poli Obgyn?

Cara terbaik untuk mengatasi masalah kesehatan adalah dengan perawatan pencegahan. 

Wanita yang sehat dan tidak mengalami masalah kesehatan reproduksi harus melakukan pemeriksaan preventif setahun sekali di poli obgyn.

Pada kunjungan ini, dokter di poli obgyn mungkin akan melakukan evaluasi, imunisasi, atau pemeriksaan laboratorium terhadap penyakit tertentu. 

Dokter juga akan membantu menentukan tes mana yang perlu kamu lakukan sesuai dengan usia saat ini. 

1. Perubahan siklus reproduksi

Selain pemeriksaan tahunan, kamu harus mengunjungi dokter obgyn ketika terjadi perubahan dalam siklus reproduksi. Perubahan ini mungkin bersifat rutin, terencana, atau diharapkan. Perubahan tersebut meliputi:

  • Siklus menstruasi pertama.
  • Kehamilan.
  • Perimenopause.
  • Menopause.

Perubahan ini bisa juga tidak normal, tidak biasa, atau tidak terduga. Hal tersebut termasuk:

  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Kram yang tidak biasa.
  • Nyeri saat berhubungan intim.

2. Telah aktif secara seksual

Saat memutuskan apakah akan mengunjungi dokter di poli obgyn, pertimbangan usia dan tujuan reproduksi.

Misalnya, jika kamu aktif secara seksual, kamu dapat mengunjungi dokter obgyn untuk:

  • Pengendalian kelahiran, kontrasepsi, atau sterilisasi.
  • Tips seks yang aman.
  • Nasihat tentang mencegah atau mengobati infeksi menular seksual atau HIV.
  • Vaksinasi terhadap virus papolloma manusia.
  • Pengobatan dan pencegahan nyeri saat berhubungan seks.
  • Keputihan yang tidak normal. 
  • Infeksi saluran kemih. 

3. Merencanakan program hamil

Jika kamu sedang atau ingin hamil, kamu dapat mengunjungi dokter obgyn untuk:

  • Membantu merencanakan kehamilan.
  • Perawatan sebelum melahirkan.
  • Pengobatan infertilitas.
  • Saran tentang diet.
  • Pilihan persalinan dan melahirkan.
  • Pengujian dan skrining genetik.
  • Nasihat tentang menyusui.
  • Depresi pasca melahirkan.

Cari tahu juga 4 Tips Memilih Dokter Kandungan yang Tepat.

4. Mengalami kondisi terkait menstruasi

Jika kamu mengalami nyeri sebelum atau selama menstruasi, kamu dapat mengunjungi poli obgyn dengan pertanyaan mengenai:

  • Meredakan ram.
  • Pendarahan yang tidak teratur atau tidak normal.
  • Perubahan suasana hati.
  • Nasihat tentang sindrom pramenstruasi.
  • Kista dan fibroid.
  • Masalah dukungan panggul.

5. Kondisi terkait menopause

Jika kamu sedang mengalami menopause atau telah mengalami menopause, kamu dapat mengunjungi dokter obgyn untuk mengatasi:

  • Libido rendah.
  • Kekeringan vagina.
  • Hot flashes.
  • Pengeroposan tulang.
  • Inkontinensia urine.
  • Terapi penggantian hormon. 

Itulah yang perlu kamu ketahui tentang poli obgyn. Jika kamu memiliki masalah kesehatan wanita, jangan ragu untuk menghubungi dokter obgyn di Halodoc.✔️

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2023. Faces of Healthcare: What’s an OB-GYN?
Medical News Today. Diakses pada 2023. What is an OB-GYN?
University of Medicine and Health Science. Diakses pada 2023. What is an OB GYN and what do they do?

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan