Advertisement

Ini Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah Tinggi

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   03 November 2025

Mengelola tekanan darah melalui perubahan gaya hidup dan pola makan adalah kunci utama.

Ini Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah TinggiIni Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah Tinggi

DAFTAR ISI


Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang berada pada angka 140/90 mmHg atau lebih secara konsisten.

Kondisi ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengidapnya serta tidak memahami apa saja pantangan darah tinggi.

Padahal, jika tidak dikelola dengan baik, hipertensi dapat menyebabkan kerusakan organ vital seperti jantung, otak, ginjal, dan mata.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia.

Deteksi dini dan pengelolaan dengan menghindari pantangan darah tinggi sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Kenapa Pantangan Makanan Penting untuk Pengidap Darah Tinggi?

Pola makan memainkan peran krusial dalam mengendalikan tekanan darah.

Makanan tertentu dapat meningkatkan tekanan darah, sementara makanan lain dapat membantu menurunkannya.

Dengan mengikuti pantangan darah tinggi yang tepat, pengidap darah tinggi dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Nah, Ini Dokter Spesialis yang Bisa Bantu Mengobati Hipertensi.

Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah Tinggi

Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya dihindari oleh pengidap darah tinggi:

Ini Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Darah Tinggi

Garam dan Natrium

Garam adalah sumber utama natrium, yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Konsumsi garam berlebihan menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga meningkatkan volume darah dan tekanan pada arteri.

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) merekomendasikan konsumsi natrium kurang dari 2 gram per hari, setara dengan 5 gram garam.

Makanan Olahan

Makanan olahan seperti makanan cepat saji, makanan beku, dan makanan ringan kemasan seringkali mengandung tinggi natrium, lemak tidak sehat, dan gula tambahan.

Kandungan natrium yang tinggi pada makanan olahan dapat memicu peningkatan tekanan darah secara signifikan.

Selalu periksa label nutrisi dan pilih produk dengan kandungan natrium rendah.

Daging Merah

Daging merah seperti daging sapi dan daging kambing mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, yang berkontribusi pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Pilih sumber protein tanpa lemak seperti ikan, ayam tanpa kulit, atau kacang-kacangan.

Minuman Manis

Minuman manis seperti soda, jus kemasan, dan minuman energi mengandung gula tambahan yang tinggi.

Konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan obesitas, resistensi insulin, dan peningkatan tekanan darah.

Batasi konsumsi minuman manis dan pilih air putih atau teh tanpa gula sebagai alternatif yang lebih sehat.

Alkohol

Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung. Batasi konsumsi alkohol sesuai dengan rekomendasi kesehatan.

Bagi pria, disarankan untuk tidak mengonsumsi lebih dari dua gelas alkohol per hari, sedangkan bagi wanita, tidak lebih dari satu gelas per hari.

Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan tinggi lemak jenuh seperti gorengan, mentega, dan makanan cepat saji dapat meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah.

Pilih makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, dan kacang-kacangan.

Kafein

Kafein dalam kopi, teh, dan minuman energi dapat menyebabkan peningkatan sementara tekanan darah. Beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap efek kafein daripada yang lain.

Jika kamu memiliki tekanan darah tinggi, perhatikan bagaimana tubuh kamu bereaksi terhadap kafein dan batasi konsumsinya jika perlu.

Acar dan Makanan Fermentasi

Acar dan makanan fermentasi seringkali mengandung kadar garam yang tinggi sebagai bagian dari proses pengawetan.

Konsumsi berlebihan makanan ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Nikmati dalam jumlah sedang atau cari alternatif rendah garam.

Produk Susu Tinggi Lemak

Produk susu tinggi lemak seperti keju dan es krim mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dan tekanan darah. Pilih produk susu rendah lemak atau tanpa lemak sebagai alternatif yang lebih sehat.

Catat, ini Buah-Buahan yang Mampu Meredakan Tekanan Darah Tinggi.

Tips Tambahan untuk Mengontrol Darah Tinggi

Berikut beberapa tips tambahannya:

  • Rutin Berolahraga: Aktivitas fisik membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung.
  • Kelola Stres: Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah. Temukan cara untuk mengelola stres seperti meditasi, yoga, atau kegiatan relaksasi lainnya.
  • Tidur Cukup: Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah. Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam.
  • Berhenti Merokok: Merokok merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter di Halodoc jika kamu mengalami gejala tekanan darah tinggi seperti sakit kepala parah, pusing, penglihatan kabur, nyeri dada, atau sesak napas.

Pemeriksaan rutin tekanan darah juga penting untuk deteksi dini dan pengelolaan yang tepat.

Kamu bisa klik banner di bawah ini untuk hubungi dokter di Halodoc!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. Eating with High Blood Pressure: Food and Drinks to Avoid.
WebMD. Diakses pada 2025. High Blood Pressure Diet.