Ad Placeholder Image

Ini Perbedaan antara Tirzepatide dan Semaglutide dalam Menurunkan Berat Badan

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   21 Januari 2026

Tirzepatide dan Semaglutide sama-sama efektif membantu menurunkan berat badan, tetapi cara kerjanya berbeda.

Ini Perbedaan antara Tirzepatide dan Semaglutide dalam Menurunkan Berat BadanIni Perbedaan antara Tirzepatide dan Semaglutide dalam Menurunkan Berat Badan

DAFTAR ISI


Belakangan ini, obat suntik seperti tirzepatide dan semaglutide sering disebut-sebut sebagai terobosan baru dalam membantu menurunkan berat badan. 

Awalnya digunakan untuk mengontrol diabetes tipe 2, kedua obat ini ternyata juga menunjukkan hasil signifikan dalam menurunkan berat badan, bahkan pada orang tanpa diabetes.

Namun, meskipun sering disamakan, tirzepatide dan semaglutide bukanlah obat yang sama. 

Cara kerja, efektivitas, hingga siapa yang cocok menggunakannya bisa berbeda. Agar tidak salah paham, mari simak pembahasan dua obat ini. 

Mengenal Tirzepatide

Tirzepatide adalah obat suntik yang awalnya dikembangkan untuk membantu mengontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2. 

Hal yang unik dari obat ini, tirzepatide bekerja dengan dua mekanisme hormon sekaligus, yaitu GIP dan GLP-1.

Dalam konteks penurunan berat badan, tirzepatide membantu:

  • Mengurangi rasa lapar
  • Membuat kenyang lebih lama
  • Menurunkan asupan kalori harian secara alami

Karena efek gandanya tersebut, tirzepatide sering disebut sebagai obat dual-action yang memberikan respons metabolik lebih kuat dibanding obat sebelumnya.

Mengenal Semaglutide

Semaglutide juga merupakan obat suntik yang awalnya digunakan untuk diabetes tipe 2. 

Namun, obat ini lebih dulu dikenal luas sebagai terapi penurunan berat badan karena efektivitasnya yang konsisten.

Semaglutide bekerja dengan meniru hormon GLP-1, hormon alami tubuh yang berperan dalam:

  • Mengirim sinyal kenyang ke otak
  • Memperlambat pengosongan lambung
  • Mengurangi keinginan makan berlebih

Karena mekanisme ini, banyak orang mengalami penurunan berat badan yang stabil saat menggunakan semaglutide, terutama jika disertai pola makan sehat.

Pelajari lebih lanjut terkait Semaglutide: Cara Kerja Efektif Turunkan Berat Badan

Perbedaan Mekanisme GIP vs GLP-1

Untuk memahami perbedaan keduanya, penting mengenal dua hormon ini:

  • GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1): Berperan menekan nafsu makan, memperlambat pencernaan, dan membantu mengontrol gula darah.
  • GIP (Glucose-Dependent Insulinotropic Polypeptide): Membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan diduga memperkuat efek GLP-1 dalam pengaturan metabolisme.

Secara sederhana, kedua obat ini bekerja pada pusat pengatur nafsu makan di otak. Saat hormon GLP-1 dan GIP pada tirzepatide diaktifkan, otak akan:

  • Merasa kenyang lebih cepat
  • Mengurangi dorongan makan berlebihan
  • Membantu mengontrol porsi makan

Karena tirzepatide bekerja pada GIP dan GLP-1 sekaligus, efeknya terhadap penurunan berat badan cenderung lebih kuat pada sebagian orang. 

Sementara semaglutide tetap efektif, tetapi dengan mekanisme yang lebih sederhana.

Seberapa Efektif Mereka Menurunkan Berat Badan?

Efektivitas tirzepatide dan semaglutide dalam membantu menurunkan berat badan telah dibuktikan melalui berbagai studi klinis internasional.

  • Semaglutide berdasarkan studi dapat membantu menurunkan berat badan rata-rata sekitar 15 persen dalam waktu satu tahun bila digunakan sesuai anjuran dokter dan disertai perubahan gaya hidup.
  • Tirzepatide berdasarkan studi menunjukkan hasil yang lebih besar, dengan penurunan berat badan rata-rata sekitar 20 hingga 22,5 persen pada dosis tertinggi.

Namun, penting untuk diingat bahwa hasil penurunan berat badan dapat berbeda pada setiap orang. Efektivitas obat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti:

  • Pola makan sehari-hari
  • Tingkat aktivitas fisik
  • Kondisi kesehatan secara keseluruhan
  • Respons tubuh terhadap obat

Karena itu, tirzepatide dan semaglutide bukan solusi instan untuk menurunkan berat badan.

Keduanya merupakan alat bantu medis yang akan bekerja lebih optimal bila dikombinasikan dengan pola hidup sehat dan pemantauan dokter secara berkala.

Yuk, cari tahu Ini Efektivitas GLP-1 pada Pengidap Obesitas yang Perlu Diketahui

Efek Samping yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menggunakan

Seperti obat lainnya, tirzepatide dan semaglutide juga memiliki efek samping, terutama di awal penggunaan. Efek yang paling sering dilaporkan antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare atau sembelit
  • Perut terasa penuh atau kembung

Efek ini biasanya bersifat sementara dan berkurang seiring waktu. Namun, tidak semua orang cocok menggunakan obat ini, sehingga konsultasi dokter sangat penting sebelum memulai terapi.

Dokter akan menilai berdasarkan:

  • Indeks massa tubuh (IMT)
  • Riwayat penyakit
  • Obat yang sedang dikonsumsi
  • Tujuan penurunan berat badan

Lihat juga artikel berikut untuk mempelajari penggunaan: Ini Pedoman WHO tentang Penggunaan GLP-1 untuk Lawan Obesitas.

Itulah penjelasan seputar mounjaro yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait obat ini, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tirzepatide (subcutaneous route) – Side effects & dosage
New England Journal of Medicine (NEJM). Diakses pada 2026. Once-Weekly Semaglutide in Adults with Overweight or Obesity (STEP 1).
The New England Journal of Medicine (NEJM). Diakses pada 2026. Tirzepatide Once Weekly for the Treatment of Obesity (SURMOUNT-1).
drugs.com. Diakses pada 2026. Tirzepatide vs semaglutide: How do they compare?