• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenapa Perempuan Cenderung Idap ISK ketimbang Laki-Laki?

Kenapa Perempuan Cenderung Idap ISK ketimbang Laki-Laki?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kamu pernah mengalami masalah saat berkemih? Misalnya, nyeri saat berkemih atau buang air kecil tidak tuntas? Kemungkinan itu adalah infeksi saluran kemih atau ISK. Gangguan kesehatan ini sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja. Namun dibandingkan pria, wanita lebih berisiko mengalami infeksi saluran kemih. Yuk, cari tahu faktor-faktor yang membuat wanita mudah mengalami ISK di bawah ini.   

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang terjadi di dalam sistem kemih, yaitu ureter, ginjal, kandung kemih, dan juga uretra. Perlu diketahui, saluran kemih dapat dibagi menjadi saluran bagian atas dan saluran kemih bagian bawah. Saluran kemih bagian atas terdiri dari ginjal dan ureter, sedangkan saluran kemih bagian bawah terdiri dari kandung kemih dan uretra. Sebagian besar infeksi saluran kemih biasanya terjadi di saluran kemih bawah, yaitu kandung kemih dan uretra. Namun hati-hati, ISK juga dapat menyerang ginjal.

Baca juga: Ini Bedanya Cystitis dan ISK pada Wanita

Nah, wanita memiliki risiko lebih dari 50 persen terkena infeksi saluran kemih (ISK). Biasanya infeksi ini menyerang wanita usia 20–40 tahun. Berikut alasannya:

1. Bentuk Uretra Wanita Cukup Pendek dan Lurus

Secara anatomis, saluran uretra pada wanita cukup pendek dan lurus, serta dekat dengan anus. Hal ini memudahkan kuman untuk melakukan perjalanan ke kandung kemih, bahkan sampai ke ginjal. Itulah mengapa wanita dianjurkan untuk membilas dari depan ke belakang setiap habis buang air kecil atau buang air besar untuk mencegah bakteri berpindah dari anus ke uretra.

Baca juga: Cara Tepat Menjaga Kebersihan Miss V

2. Menstruasi

Pada sebagian wanita, infeksi saluran kemih berkaitan dengan perubahan kadar hormon yang terjadi dalam tubuh mereka. Hal ini karena saluran kemih lebih mudah terinfeksi karena perubahan hormon. Beberapa wanita lebih berisiko mengalami infeksi pada waktu-waktu tertentu dalam siklus menstruasi mereka, seperti sesaat sebelum menstruasi. 

3. Kehamilan

Selama masa kehamilan, sistem drainase dari ginjal ke kandung kemih melebar, sehingga urine tidak bisa mengalir dengan cepat. Hal ini membuat saluran kemih lebih mudah terinfeksi dan kadang-kadang kuman juga dapat berpindah dari kandung kemih ke ginjal yang akhirnya menyebabkan infeksi ginjal.

Infeksi saluran kemih yang terjadi selama kehamilan dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan kelahiran prematur. Karena itu, ISK saat hamil harus segera diobati.

4. Usia

Pada wanita yang lebih tua, jaringan uretra dan kandung kemih menjadi lebih tipis dan kering seiring bertambahnya usia serta setelah mengalami menopause atau histerektomi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.

Selain penyebab-penyebab di atas, wanita juga lebih berisiko mengalami infeksi saluran kemih berulang bila:

  • Menggunakan spermisida jelly atau diafragma untuk kontrasepsi.

  • Mempunyai pasangan seksual yang baru.

  • Mengalami sembelit.

  • Mengalami infeksi saluran kemih pertama pada atau sebelum usia 15 tahun.

  • Memiliki riwayat keluarga infeksi saluran kemih berulang.

Nah, itulah alasan mengapa perempuan lebih berisiko mengidap ISK daripada laki-laki. Bila kamu mengalami gejala-gejala infeksi saluran kemih seperti berikut ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter:

  • Sering buang air kecil.

  • Urine berwarna keruh, berdarah, atau berbau menyengat.

  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil.

  • Mual dan muntah.

  • Nyeri otot dan sakit perut.

Baca juga: Anyang-Anyangan Jadi Tanda Infeksi Saluran Kemih?

Untuk melakukan pemeriksaan terkait infeksi saluran kemih, kamu juga bisa buat janji temu dengan dokter di rumah sakit terbaik yang dekat dengan domisili kamu melalui Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Kidney Health Australia. Diakses pada 2020. Why Are Urinary Tract Infections More Common in Women?
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about urinary tract infections.